HomeKabupaten BogorKKN Kelompok 21 UIB Desa Kalong Sawah Gelar Literasi Keuangan Digital, Cegah...

KKN Kelompok 21 UIB Desa Kalong Sawah Gelar Literasi Keuangan Digital, Cegah Generasi Muda Terjerat Judol dan Pinjol

Bogordaily.net – Kelompok KKN 21 Desa Kalong Sawah dari Universitas Islam Bogor (UIB) Ummul Quro Al-Islami University menggelar kegiatan literasi keuangan digital bagi generasi muda.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Meningkatkan Literasi Keuangan Digital sebagai Upaya Pencegahan Judi Online di Kalangan Generasi Muda”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya mengelola keuangan secara bijak sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko di ruang digital, termasuk judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).

Ketua KKN Kelompok 21 Desa Kalong Sawah, Fazbahillah, dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi keuangan digital dikenalkan kepada remaja sejak dini.

Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar generasi muda memiliki kemampuan mengambil keputusan keuangan secara tepat dan mampu menghindari berbagai dampak negatif di kemudian hari.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Program Studi SMK Giri Taruna, Eva F. S.Sos.I.

Ia menilai literasi keuangan bagi remaja sangat relevan dengan kondisi saat ini, terutama karena SMK Giri Taruna memiliki jurusan keahlian administrasi keuangan.

“Kegiatan literasi keuangan di kalangan remaja ini sangat relevan dengan keadaan. Apalagi di sekolah kami terdapat kejuruan keahlian administrasi keuangan, sehingga acara ini sangat bermanfaat untuk anak-anak siswa SMK Giri Taruna,” ujarnya.

Eva juga mengapresiasi kehadiran narasumber dari perguruan tinggi yang dinilai memiliki kompetensi di bidang ekonomi dan literasi keuangan.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan fokus agar materi yang disampaikan dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi utama disampaikan Dr. C. Jamaluddin, MEI, dosen tetap Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Islam Bogor sekaligus Direktur Pusat Studi Islam UIB.

Dalam pemaparannya, Jamaluddin menjelaskan pentingnya literasi keuangan digital sebagai salah satu cara melindungi generasi muda dari jeratan judi online dan pinjaman online ilegal.

Ia mengingatkan peserta agar mampu mengenali berbagai ciri tautan, aplikasi, situs web, gim online, maupun iklan yang mengarah ke situs judi online.

Langkah berikutnya adalah melakukan pengecekan legalitas sebelum menggunakan layanan keuangan digital.

Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memastikan apakah sebuah lembaga atau layanan telah terdaftar secara legal atau justru beroperasi secara ilegal.

Selain mengenali layanan ilegal, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan.

Kemampuan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mengelola keuangan. Dengan memahami prioritas, anak muda diharapkan dapat memitigasi risiko dan tidak mudah tergoda menggunakan pinjaman online hanya untuk memenuhi keinginan konsumtif.

Jamaluddin juga mengingatkan peserta agar tidak sembarangan membagikan data pribadi di ruang digital.

Data seperti NIK, nomor rekening, maupun informasi pribadi lainnya harus dijaga dan tidak diberikan kepada pihak yang tidak jelas.

Sebab, data pribadi yang tersebar berpotensi disalahgunakan oleh pihak lain untuk berbagai kepentingan, termasuk aktivitas pinjaman online.

Dalam literasi keuangan digital, sikap kritis menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki generasi muda.

Peserta diingatkan untuk tidak mudah percaya terhadap tawaran yang muncul melalui media sosial, pesan pribadi, tautan, iklan, maupun platform digital lainnya.

Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan atau diduga merupakan modus penipuan, generasi muda juga dianjurkan segera meminta pendampingan kepada orang tua, wali, maupun guru yang dipercaya.

Kedekatan dengan orang-orang terdekat dinilai penting agar anak tidak menghadapi persoalan digital seorang diri.

Kegiatan tersebut dipandu Nurinsi dan Syifan, serta dimoderatori Risya. Ketiganya merupakan mahasiswa UIB yang tengah menjalankan program KKN di Desa Kalong Sawah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 21 berharap pemahaman mengenai **literasi keuangan digital untuk mencegah judi online dan pinjaman online** dapat menjadi bekal bagi para pelajar dalam menghadapi perkembangan dunia digital yang semakin pesat.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here