HomeKota BogorPemkot Bogor Juara Padel Raya, Taklukkan SMI di Partai Final

Pemkot Bogor Juara Padel Raya, Taklukkan SMI di Partai Final

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor keluar sebagai juara pertama dalam turnamen Padel Raya yang digelar di Klub Bogor Raya Padel, Sabtu, 15 Agustus 2026. Tim Pemkot Bogor memastikan gelar juara setelah mengalahkan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan skor telak 6-2 pada partai final.

Kemenangan tersebut menjadi puncak perjalanan Pemkot Bogor yang sebelumnya tampil konsisten sejak babak penyisihan. Dari 12 peserta korporasi yang mengikuti kompetisi, Pemkot Bogor berhasil menyapu bersih 11 pertandingan pada fase liga dan mengoleksi 33 poin, sekaligus menempati posisi teratas untuk melaju ke babak delapan besar.

Memasuki fase gugur, tim Pemkot Bogor kembali menunjukkan performa solid dengan melewati perempat final dan semifinal sebelum akhirnya berhadapan dengan SMI di partai puncak. Tim Pemkot Bogor diperkuat tiga pemain, yakni Danjen, Linggar, dan Rendra.

Asisten Pemerintahan Kota Bogor, Eko Prabowo, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi tim sejak babak penyisihan hingga final.

“Alhamdulillah, perkembangan padel sih ini bagus sekali, dalam konteks kalau kita ingin olah raga. Ya artinya ada olahraga prestasi ada olahraga yang fun aja, padel juga menyajikan itu,” kata Eko.

Menurutnya, sebagian pemain yang memperkuat Pemkot Bogor memiliki latar belakang olahraga tenis. Dengan semakin berkembangnya fasilitas padel di Kota Bogor, para atlet maupun penghobi olahraga raket kini dapat mengembangkan kemampuan di dua cabang tersebut.

Eko juga melihat menjamurnya lapangan padel di Kota Bogor sebagai peluang untuk mengembangkan sport tourism. Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga yang semakin beragam dapat menarik wisatawan sekaligus membuka potensi pendapatan daerah.

“Ya ini bisa menjadi sport tourism, jadi sarana prasarananya suda banyak ini ya, lapangan padel khususnya, dan lapangan mini soccer juga sudah banyak, mudah mudaha ini bisa jadi saya tarik wisatawan ke kkota bogor,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelola lapangan padel perlu menghadirkan berbagai kegiatan, termasuk turnamen, agar bisnis olahraga tersebut mampu bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Sementara itu, Direktur PT Sejahtera Eka Graha (SEG), Leo Khadafi, menjelaskan Padel Raya digelar dalam rangka memperingati ulang tahun ke-36 PT SEG sekaligus menjadi bagian dari grand launching Klub Bogor Raya Padel.

Turnamen berlangsung pada 1, 2, 8, 9, hingga partai final pada 15 Agustus 2026. Kompetisi diawali dengan format liga yang diikuti 12 peserta. Seluruh peserta saling berhadapan sebelum delapan tim terbaik melanjutkan perjuangan ke babak knock out, perempat final, semifinal, hingga final.

“Ini salah satu dalam rangka grand opening dari padel raya ini. Padel court ini memang kita khususkan untuk keluarga kementerian keuangan, ada perusahaan perusahaan dibawah kementerian keuangan,” kata Leo.

Selain Pemkot Bogor dan SMI, turnamen tersebut turut melibatkan sejumlah stakeholder, termasuk Bank Jakarta dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Pada perebutan posisi ketiga dan keempat, LPEI berhasil mengalahkan Bank Jakarta.

Leo menyebut Padel Raya menjadi agenda perdana yang digelar di fasilitas tersebut dan direncanakan berlangsung secara rutin, minimal satu kali dalam setahun. Konsep Klub Bogor Raya Padel juga dirancang sebagai venue turnamen dengan fasilitas tribun dan ruang VIP.

Tak hanya menyediakan lapangan padel, Klub Bogor Raya Padel dikembangkan sebagai sport hub yang mengintegrasikan berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi, mulai dari kolam renang, sport club, kafe dan gazebo, lapangan tenis, hingga lapangan basket. Ke depan, pengelola juga berencana menghadirkan lapangan pickleball.

“Sebetulnya tempat kita ini kan sport hub ya, jadi selain lapangan padel, disini juga terintegrasi dengan kolam renang, dengan sport club, cafe gazebo, lapangan tenis, ada lapangan basket, nanti ke depan kita juga mau buat lapangan pickle ball, jadi one stop sport,” jelasnya.

Atas keberhasilannya menjadi juara, Pemkot Bogor berhak membawa pulang hadiah uang tunai Rp20 juta. Sementara juara kedua memperoleh Rp15 juta dan juara ketiga Rp10 juta, dengan total hadiah uang tunai mencapai Rp45 juta.

Kemenangan Pemkot Bogor sekaligus memperlihatkan bahwa perkembangan olahraga padel di Kota Bogor tidak hanya didorong oleh bertambahnya fasilitas, tetapi juga mulai berkembang ke arah kompetisi dan olahraga prestasi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here