Bogordaily.net – Pendaftaran CPNS melalui sekolah kedinasan 2026 sebentar lagi dibuka.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan pendaftaran seleksi sekolah kedinasan 2026 berlangsung mulai 18 hingga 30 Agustus 2026.
Informasi tersebut disampaikan BKN melalui akun Instagram resminya. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN milik BKN.
Calon peserta sebaiknya tidak terburu-buru mengisi formulir.
Baca lebih dulu syarat masing-masing sekolah kedinasan. Sebab, setiap instansi bisa memiliki ketentuan yang berbeda.
Jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Tahapan awal seleksi sudah disusun BKN. Berikut jadwalnya:
* Pengumuman seleksi: 15-24 Agustus 2026
* Pendaftaran seleksi: 18-30 Agustus 2026
* Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
* Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2-3 September 2026
Setelah lolos administrasi, peserta akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya sesuai ketentuan masing-masing sekolah kedinasan.
Pemerintah Siapkan 4.770 Formasi
Tahun ini pemerintah menyiapkan 4.770 formasi CPNS melalui seleksi sekolah kedinasan.
Seleksi tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan penggunaan CAT ditujukan untuk menjaga proses seleksi agar berlangsung transparan dan berdasarkan kemampuan peserta.
“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Ada pesan lain yang tidak kalah penting.
Peserta diminta tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.
“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” kata Rini.
Rincian Formasi Sekolah Kedinasan 2026
Sebanyak 4.770 formasi tersebut tersebar di sejumlah sekolah kedinasan.
Rinciannya:
* Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN): 1.410 formasi
* 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi
* Politeknik Keuangan Negara STAN: 1.000 formasi
* Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi
* Politeknik Statistika STIS: 564 formasi
* Politeknik Pengayoman Indonesia: 250 formasi
* Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi
* Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG): 130 formasi
* Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): 100 formasi
Jumlah formasi terbesar berada di IPDN, disusul PKN STAN dan sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Bagi calon peserta CPNS sekolah kedinasan 2026, waktu pendaftaran sebenarnya cukup panjang, yakni 18-30 Agustus.
Tetapi jangan menjadikan 30 Agustus sebagai hari untuk mulai bergerak.
Dokumen perlu disiapkan sejak sekarang. Persyaratan harus dibaca satu per satu. Portal pendaftaran juga sebaiknya tidak baru dibuka ketika batas waktu tinggal beberapa jam.
Kesalahan kecil dalam administrasi bisa membuat peserta gagal sebelum berhadapan dengan soal CAT.
Rini juga mengingatkan peserta untuk mempersiapkan kompetensi, menjaga integritas, dan mengikuti seluruh tahapan sesuai aturan.
Orang tua pun diharapkan memberikan dukungan. Bukan mencarikan jalan pintas, melainkan membantu anak menghadapi seleksi dengan sehat dan percaya diri.
Sebab dalam seleksi sekolah kedinasan 2026, yang dicari bukan sekadar orang yang ingin menjadi ASN.
Yang dibutuhkan adalah calon aparatur yang siap belajar, disiplin, kompeten, dan memiliki integritas.***
