Bogordaily.net – Aldio Oekon tiba-tiba menjadi nama yang ramai dicari. Bukan karena hasil balapan kali ini. Bukan pula karena sebuah podium.
Kali ini karena sebuah lamaran.
Aktris Yoriko Angeline mengumumkan pertunangannya pada Rabu, 2 September 2026. Dalam unggahan di Instagram, Yoriko memperlihatkan momen ketika Aldio berlutut dan menyodorkan cincin.
“Found my plus-one for life.”
Begitu tulis Yoriko.
Kalimat pendek itu cukup untuk membuat publik penasaran. Siapa Aldio Oekon? Apa pekerjaannya? Berapa umurnya? Dan yang paling banyak dicari: Aldio Oekon anak siapa?
Jawabannya membawa kita ke dunia yang berbeda dari industri hiburan.
Aldio dikenal sebagai pebalap dan pereli Indonesia. Ia sudah cukup lama berada di lintasan, baik dalam kompetisi nasional maupun ajang internasional.
Namanya pernah muncul dalam European Touring Car Championship, Porsche Sprint Challenge Indonesia, Kejuaraan Nasional Rally hingga Asia Pacific Rally Championship.
Pada Porsche Sprint Challenge Indonesia 2024, Aldio memperkuat tim sport super car Rocket Racing Bali. Ia menutup musim tersebut dengan posisi ketiga klasemen umum.
Kariernya kemudian semakin menonjol di ajang reli.
Pada FIA Asia Pacific Rally Championship 2025 di Sumatera Utara, Aldio berpasangan dengan navigator Respati Adhi. Mereka mengendarai Hyundai i20 N Rally2 milik DMO Garage.
Hasilnya bukan sekadar finis.
Aldio dan Respati menjadi pemenang putaran ketiga APRC 2025. Mereka menyelesaikan 12 special stage dengan keunggulan 45,1 detik atas pesaing di posisi kedua.
Pada 2026, kiprahnya berlanjut.
Di seri pembuka Kejurnas Rally 2026, pasangan Aldio-Respati kembali naik podium dengan menempati posisi kedua.
Di APRC Sumatera Utara pada Agustus 2026, perjalanan mereka sempat mengalami drama. Mobil yang dikendarai Aldio terbalik pada Leg 1.
Mobil diperbaiki.
Mereka kembali ke lintasan.
Dan akhirnya menyelesaikan perlombaan di posisi keempat.
Begitulah dunia balap. Tidak selalu tentang siapa yang paling cepat. Kadang tentang siapa yang masih bisa kembali ke lintasan.
Menariknya, kehidupan Aldio tidak hanya berada di balik kemudi mobil balap.
Ia juga tercatat aktif dalam dunia usaha yang berkaitan dengan keberlanjutan.
Aldio pernah dipercaya sebagai Chief Operating Officer Daun+. Ia juga mendirikan Lestari Bhumi Abadi dan DMO Garage Jakarta.
Bidang yang digelutinya cukup beragam. Mulai strategi lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan, energi terbarukan, biomassa, sampai pengelolaan pembangkit listrik tenaga mikrohidro.
Jadi, lintasan balap hanyalah salah satu bagian dari kehidupannya.
Jalur pendidikan Aldio juga tidak langsung mengarah ke motorsport.
Ia menyelesaikan pendidikan di Institut Teknologi Bandung pada 2019 di bidang perencanaan wilayah dan kota.
Setelah itu, Aldio melanjutkan studi ke Inggris.
Pada 2021-2022, ia menempuh Master of Science Real Estate Management di Birmingham City University.
Dari sana terlihat bahwa dunia Aldio memang cukup lebar: otomotif, bisnis, lingkungan dan properti.
Sejumlah profil terbaru mencatat Aldio Oekon lahir pada 14 Februari 1997.
Artinya, pada September 2026 usianya 29 tahun.
Sementara Yoriko Angeline lahir pada 23 Agustus 2002 dan kini berusia 24 tahun.
Ada selisih usia sekitar lima tahun di antara keduanya.
Hubungan mereka sendiri disebut sudah berjalan sejak sekitar awal 2025. Selama itu, keduanya relatif tidak banyak membawa hubungan tersebut ke ruang publik.
Sampai akhirnya datang sebuah lamaran.
Aktivitas Aldio juga dapat dilihat melalui media sosial.
Akun Instagram yang digunakan adalah @aldiokn.
Unggahannya banyak berkaitan dengan aktivitas balap, DMO Garage, pekerjaan serta kehidupan pribadinya.
Kini akun tersebut ikut menjadi perhatian setelah kabar pertunangannya dengan Yoriko Angeline muncul ke publik.
Pertanyaan Aldio Oekon anak siapa akhirnya membawa nama Dony Maryadi Oekon.
Aldio merupakan putra Dony Maryadi Oekon, politikus PDI Perjuangan yang pada periode 2024-2029 menjabat Wakil Ketua Komisi XII DPR RI.
Dony merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat XI yang mencakup Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya.
Hubungan ayah dan anak ini juga memiliki cerita panjang di dunia motorsport.
Dony sebelumnya aktif dalam olahraga balap. Dari sang ayah pula, Aldio mengenal lebih dekat dunia yang kemudian menjadi bagian penting dalam kariernya.
Dalam sebuah wawancara pada 2017, Dony pernah menggambarkan proses tersebut sebagai estafet.
“Jadi, gue berhenti dan anak yang lanjutkan.”
Namun ada syarat yang diberikan Dony.
Balap boleh ditekuni, tetapi pendidikan tidak boleh ditinggalkan.
Nasihat tersebut tampaknya dijalankan Aldio. Ia tetap menyelesaikan pendidikan hingga jenjang master sambil membangun karier di lintasan.
Dukungan keluarga juga terlihat dalam perjalanan karier Aldio.
Pada 2019, ia berhasil menjadi Juara Nasional ETCC 2000 Pro untuk kedua kalinya secara beruntun.
Prestasi tersebut tidak ia rayakan sendirian.
Aldio menyebut hasil itu dipersembahkan untuk kedua orang tuanya.
Di sinilah cerita Aldio Oekon menjadi lebih menarik.
Ia bukan sekadar anak seorang politikus.
Ia juga tumbuh dari keluarga yang memiliki hubungan dengan dunia motorsport. Sang ayah pernah berada di lintasan, sementara sang anak kemudian meneruskan perjalanan tersebut dengan caranya sendiri.
Kini, publik mengenalnya bukan hanya sebagai pebalap.
Namanya juga melekat pada satu cerita baru: Aldio Oekon dan Yoriko Angeline.
Untuk identitas ibu Aldio Oekon, hingga 3 September 2026 belum terdapat keterangan publik yang cukup kuat untuk memastikan namanya. Karena itu, informasi tersebut sebaiknya tidak dituliskan sebagai fakta sebelum ada sumber yang benar-benar terverifikasi.
Pada akhirnya, sebuah lamaran membuat nama Aldio kembali ramai.
Dari lintasan balap, ia masuk ke halaman hiburan.
Dan dari sana, publik mulai mencari tahu siapa sebenarnya lelaki yang berlutut di hadapan Yoriko Angeline itu.***
