Bogordaily.net – Kesbangpol DKI Jakarta memperkuat sinergi pembinaan ideologi Pancasila dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI melalui audiensi bersama sejumlah mitra strategis.
Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama BPIP RI, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 3, Jakarta Pusat, Rabu, 23 September 2026, pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.
Audiensi menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas penguatan program pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di wilayah DKI Jakarta.
Dari BPIP RI, audiensi diterima Wakil Kepala BPIP RI Dr. Rima Agustina, Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama Prof. Muhammad Fahrulrozi, S.Sos., M.Si., serta Direktur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Dr. Fuad Luthfi.
Sementara itu, Kesbangpol DKI Jakarta diwakili Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Herlina Suswita serta Ketua Subkelompok Ideologi Negara Muhammad Syafei.
Pertemuan tersebut juga melibatkan sejumlah mitra strategis, yakni Pusat Pengkajian Wawasan Kebangsaan (PPWK) DKI Jakarta, Rumah Kebangsaan Pancasila (RKP) DKI Jakarta, serta unsur media pembangunan dari Persatuan Jurnalis Pembangunan Indonesia Raya (PJPI).
PPWK DKI Jakarta diwakili Surya Muhammad Nur, Dr. Hamri Gusman Zakaria, M.Si., dan Dr. Asep Kusnadi. Sementara RKP DKI Jakarta hadir melalui Ketua Iqbal Prawira Delaroza, Bendahara Sri Utami, dan Sekretaris Imam Munandar.
Dari unsur media, hadir Ketua Umum DPP PJPI Abdul Haris, S.IP., MT., yang juga merupakan praktisi media dan pengelola jaringan media Forum Asistensi Media Nasional (AsMEN).
Wakil Kepala BPIP RI Rima Agustina mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam audiensi tersebut. Menurut dia, komposisi tersebut sejalan dengan konsep Jejaring Panca Mandala yang dikembangkan BPIP.
“Kita benahi di lingkungan terdekat dulu. Indonesia ini luas, apalagi mendunia. Kehadiran dari Kesbangpol Pemprov DKI Jakarta beserta jajarannya ini menunjukkan ada kolaborasi dan kerja sama yang baik yang bisa kita lakukan,” ujar Rima.
Rima juga menyoroti ruang publik sebagai salah satu sarana untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila. Ia mencontohkan dua ruang publik Car Free Day (CFD) di kawasan Rasuna Said yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosialisasi Pancasila.
BPIP, kata Rima, siap memberikan arahan, pendampingan, sekaligus membuka ruang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“DKI Jakarta adalah etalase Indonesia, harus menjadi contoh implementasi nilai Pancasila,” tegasnya.
Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama BPIP RI Prof. Muhammad Fahrulrozi dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya standardisasi materi wawasan kebangsaan.
Menurut dia, materi sosialisasi yang digunakan perlu mengacu pada Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila serta modul resmi BPIP.
Sementara itu, Direktur Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka BPIP RI Dr. Fuad Luthfi mendorong pembinaan berkelanjutan terhadap Purna Paskibraka DKI Jakarta yang telah berperan sebagai Duta Pancasila.
Pembinaan tersebut diharapkan dapat menjangkau 44 kecamatan dan 267 kelurahan di wilayah DKI Jakarta.
Herlina Suswita menyambut positif arahan BPIP. Ia menilai masukan tersebut dapat menjadi bekal dalam memperkuat program pembinaan ideologi dan wawasan kebangsaan di Jakarta.
“Arahan, ide dan gagasan dari BPIP RI hari ini sangat kami butuhkan sebagai bekal untuk memajukan program pembinaan ideologi dan wawasan kebangsaan khususnya di Provinsi DKI Jakarta,” ujar Herlina.
Kesbangpol DKI Jakarta menyatakan siap menindaklanjuti arahan BPIP bersama PPWK, RKP, dan PJPI yang bekerja sama dengan jaringan media Forum AsMEN.
Hasil audiensi kemudian akan ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana kerja bersama. Salah satu agenda yang dibahas adalah sosialisasi nilai-nilai Pancasila di ruang publik serta pemanfaatan jaringan media untuk memperluas jangkauan edukasi kebangsaan.
Dengan kolaborasi tersebut, program pembinaan Pancasila diharapkan tidak hanya berlangsung dalam forum formal, tetapi juga hadir di ruang publik dan berbagai kanal informasi yang dekat dengan masyarakat.***
