Bogordaily.net – Pembangunan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Barat yang berlokasi di Kelurahan Sindangbarang dan Cilendek Barat, Kota Bogor, kini memasuki tahap pematangan lahan atau cut and fill serta pembuatan jalan. Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 12 persen dengan deviasi sebesar 3 persen.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung lokasi pembangunan GOM Bogor Barat untuk memastikan pemerataan fasilitas olahraga di wilayah Kota Bogor.
Berdiri di atas lahan seluas sekitar 1,5 hektare, kawasan ini direncanakan menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat yang dibangun secara bertahap.
Dedie mengatakan, pembangunan GOM Bogor Barat merupakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang tidak hanya terpusat di tengah kota, tetapi juga menjangkau masyarakat di wilayah barat.
“Kita ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya di tengah kota. GOM Bogor Barat ini akan kita bangun secara bertahap dengan berbagai fasilitas olahraga yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dedie.
Sejumlah fasilitas olahraga direncanakan hadir di kawasan tersebut, mulai dari lapangan minisoccer, bola voli, bulu tangkis, bola basket, hingga sarana olahraga bela diri. Pemkot Bogor juga akan menyediakan fasilitas yang dapat digunakan oleh atlet difabel.
Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada pematangan lahan dan pembangunan lapangan minisoccer. Dedie menargetkan lapangan tersebut memiliki ukuran 60 x 40 meter sesuai standar yang direncanakan, sehingga nantinya dapat digunakan untuk kegiatan latihan maupun penyelenggaraan kejuaraan.
“Untuk tahun 2026, kita fokus pada pematangan lahan dan menargetkan lapangan minisoccer terlebih dahulu dengan ukuran 60 x 40 meter. Harapannya, jika ada kejuaraan dengan persyaratan ukuran lapangan tersebut, GOM Bogor Barat bisa dimanfaatkan sebagai salah satu lokasi pertandingan,” jelasnya.
Selain fasilitas olahraga, kawasan GOM Bogor Barat juga akan dilengkapi kolam retensi untuk mendukung pengelolaan air. Dedie menegaskan, keberadaan mata air di lokasi pembangunan harus tetap dijaga dan tidak boleh terganggu oleh proses pembangunan.
Ia menyebut, kawasan tersebut berbatasan langsung dengan lingkungan permukiman, rumah sakit, masjid, serta gereja. Karena itu, pembangunan diharapkan tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan keberadaan fasilitas umum di sekitarnya.
Dari sisi anggaran, Pemkot Bogor mengalokasikan dana sebesar Rp6 miliar untuk pembangunan GOM Bogor Barat pada 2026. Sementara itu, anggaran sebesar Rp11 miliar direncanakan untuk melanjutkan pembangunan pada 2027.
Dengan pembangunan secara bertahap, GOM Bogor Barat diharapkan dapat menjadi fasilitas olahraga yang representatif bagi masyarakat sekaligus mendukung pembinaan atlet di Kota Bogor, termasuk atlet difabel.***
Mfik

