Bogordaily.net – Persib Bandung pulang dari Stadion Pakansari, Cibinong, dengan membawa tiga poin. Caranya tidak mudah. Garudayaksa FC sudah memberi perlawanan, bahkan sempat membuat skor kembali imbang. Tetapi, pada akhirnya, satu nama menjadi pembeda: Adam Alis.
Golnya pada masa injury time memastikan Persib menang 2-1 atas Garudayaksa dalam lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027, Minggu, 25 Oktober 2026.
Bagi Persib, ini kemenangan yang melegakan. Bagi Garudayaksa, ini kekalahan yang menyakitkan. Sebab, pertandingan sudah hampir selesai ketika harapan untuk mencuri satu poin itu buyar.
Persib sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Tuan rumah mencoba bermain dengan tempo tinggi sejak menit pertama. Tekanan dilancarkan untuk mengganggu permainan tim tamu.
Namun, Persib perlahan mampu keluar dari tekanan. Menit ke-16, gawang Garudayaksa akhirnya jebol.
Prosesnya berawal dari tembakan Luciano Guaycochea yang membentur Uilliam Barros. Bola kemudian mengarah kepada Mariano Peralta. Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, pemain asal Argentina itu menuntaskannya menjadi gol.
Persib unggul 1-0.
Peralta kembali mendapat peluang pada menit ke-24. Tetapi, pertahanan Garudayaksa masih mampu menutup ruang tembaknya. Peluang itu hanya menghasilkan sepak pojok.
Hingga babak pertama berakhir, skor tidak berubah.
Memasuki babak kedua, Persib masih terlihat dominan. Garudayaksa lebih banyak dipaksa bertahan. Tetapi, sepak bola memang tidak selalu dimenangkan oleh tim yang paling lama menguasai bola.
Menit ke-65 menjadi buktinya.
Garudayaksa melancarkan serangan balik cepat. Carlos Iury membawa bola dari sisi kanan, lalu mengirimkan umpan tarik ke depan gawang. Jayro Jean menyambutnya dengan penyelesaian yang tepat.
Gol.
Skor berubah menjadi 1-1.
Pertandingan pun kembali terbuka. Garudayaksa mulai lebih berani meladeni permainan Persib. Sementara itu, Maung Bandung terus mencari jalan untuk merebut kembali keunggulan.
Menit ke-70, Thom Haye memperoleh peluang melalui tendangan bebas. Namun, kiper Dominik Holec masih sigap menepis bola.
Holec kembali menjadi penghalang ketika Persib mendapat tendangan bebas setelah pertandingan memasuki fase akhir. Kiper Garudayaksa itu melakukan penyelamatan penting, menjaga timnya tetap bertahan dalam skor imbang.
Tetapi, situasi Garudayaksa semakin sulit setelah Aleksandar Busnic mendapat kartu merah melalui peninjauan VAR. Pelanggaran terhadap Berguinho yang terjadi pada menit ke-81 berujung keputusan pengusiran, yang kemudian tercatat pada menit ke-85.
Bermain dengan sepuluh orang membuat pekerjaan Garudayaksa semakin berat.
Persib terus menekan. Ketegangan meningkat menjelang berakhirnya waktu normal. Pelatih Persib, Igor Tolic, bahkan mendapat kartu kuning.
Lalu datanglah menit-menit yang menentukan.
Pada masa injury time, Beckham Putra mengirimkan umpan kepada Adam Alis. Adam melepaskan tembakan yang mengarah ke pojok kiri gawang.
Holec kali ini tak mampu menyelamatkannya.
Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 untuk Persib. Sekaligus mengakhiri perlawanan Garudayaksa.
Tiga poin pun dibawa pulang Maung Bandung dari Pakansari.
Kemenangan ini membuat Persib mengoleksi 13 poin dan menempati peringkat kelima klasemen sementara. Garudayaksa masih berada di posisi ke-14 dengan lima poin.
Bagi Garudayaksa, hasil ini tentu menjadi pekerjaan rumah. Mereka mampu menyamakan kedudukan dan bertahan cukup lama dari tekanan Persib. Namun, kartu merah dan gol pada menit-menit terakhir membuat semua usaha itu tidak menghasilkan poin.
Bagi Persib, pertandingan ini menunjukkan satu hal: kemenangan kadang baru datang ketika kesabaran diuji sampai detik terakhir.
Di Pakansari malam itu, Adam Alis menjadi orang yang memastikan kesabaran tersebut berbuah tiga poin.***

