HomeNasionalSunday Wellness Carnival Sentul City Hadirkan Trekking Bareng Anabul hingga Yoga

Sunday Wellness Carnival Sentul City Hadirkan Trekking Bareng Anabul hingga Yoga

Bogordaily.net – Aktivitas akhir pekan di kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, semakin beragam dengan hadirnya Sunday Wellness Carnival di Spring City, Sentul City.

Kegiatan yang mengusung gaya hidup sehat ini menawarkan sejumlah aktivitas menarik, mulai dari trekking bersama anabul atau hewan peliharaan, yoga, hingga aeroboxing.

Pada Minggu ini, trekking bersama anabul menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian para peserta. Selain berolahraga dan menikmati suasana alam, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pemilik hewan peliharaan untuk mengajak anabul beraktivitas di ruang terbuka.

Penanggung jawab Sunday Wellness Carnival, Khoirul Fuad, mengatakan kegiatan yang diselenggarakan setiap akhir pekan tersebut dirancang untuk menghadirkan alternatif aktivitas sehat bagi warga Sentul City dan masyarakat di sekitarnya.

Menurut Fuad, pemilihan yoga sebagai salah satu agenda kegiatan juga menyesuaikan dengan tren olahraga yang tengah diminati masyarakat.

“Kalau yoga lagi ngetren saat ini, jadi kita ikutan ngetren di Sentul City,” ujar Fuad, Minggu 25 Oktober 2026.

Selain yoga, trekking bersama anabul juga menjadi pilihan yang diminati. Tren kegiatan luar ruang tersebut dinilai memberikan pengalaman berbeda karena peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga dapat menikmati pemandangan alam yang asri di kawasan Sentul City.

Fuad menyebutkan, peserta trekking tidak hanya berasal dari lingkungan Sentul City, tetapi juga datang dari sejumlah daerah lain, seperti Tangerang dan Jakarta.

“Peminat trekking makin banyak, bahkan bukan dari warga Sentul City saja, ada yang dari Tangerang, Jakarta dan sekitarnya,” katanya.

Salah seorang peserta asal BSD, Inggit, mengaku senang mengikuti trekking bersama anabul untuk pertama kalinya. Menurutnya, jalur yang dilalui cukup aman bagi hewan peliharaan, sementara suasana alam membuat pengalaman tersebut terasa menyenangkan.

“Wah, seru banget! Ini pengalaman pertama,” kata Inggit.

Ia menilai anabulnya tetap dapat menikmati kegiatan tersebut meskipun kemungkinan merasa lelah setelah menempuh jalur trekking.

Inggit pun mengajak para pemilik hewan peliharaan lainnya untuk mencoba aktivitas serupa agar anabul tidak terus-menerus berada di dalam ruangan.

“Boleh nih dicoba supaya anabul tuh jangan di indoor mulu. Jadi eksplor juga. Ini pengalaman yang seru sih,” ujarnya.

Meski memberikan pengalaman positif, Inggit menyarankan penyelenggara memperhatikan aspek keselamatan di sejumlah titik jalur trekking, terutama pada bagian jalan yang menanjak dan bukit dengan kemiringan cukup curam.

Menurutnya, penambahan pagar pembatas atau pengaman di titik-titik tertentu dapat memberikan rasa aman lebih bagi peserta, khususnya mereka yang baru pertama kali mengikuti trekking atau memiliki ketakutan terhadap ketinggian.

“Tadi kan ada jalanan, ada bukit yang agak curam, kayaknya boleh lebih dipasang pagar atau olah pengaman. Soalnya kalau untuk yang pemula agak, apalagi kalau yang takut tinggi, kayaknya menakutkan juga,” tuturnya.

Secara keseluruhan, ia menilai lokasi kegiatan cukup nyaman dan menarik untuk dijadikan pilihan aktivitas akhir pekan bersama hewan peliharaan.

“Overall lokasinya sih enak sih,” pungkasnya.***

Albin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here