HomeKota BogorPolpat Cup 6 Digelar Jadi Ajang Bina Atlet Sejak Dini

Polpat Cup 6 Digelar Jadi Ajang Bina Atlet Sejak Dini

Bogordaily.net– Turnamen bola basket Polpat Cup 6 resmi digelar di The Bucketlist, Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada 6-14 November 2026.

Kompetisi tahunan ini menjadi salah satu ajang pembinaan sekaligus wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga basket sejak dini.

Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang hanya melibatkan siswa sekolah dasar (SD), Polpat Cup 6 mulai membuka kesempatan bagi pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Tahun ini, sebanyak 59 tim dari berbagai sekolah turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Koordinator Kesiswaan SD Polisi 4, Lilik Herawati, mengatakan penambahan jenjang SMP menjadi salah satu perkembangan dalam penyelenggaraan Polpat Cup tahun ini.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya, mulai dari Polpat Cup 1 sampai 5 itu pesertanya hanya dari jenjang SD. Nah, sekarang kita mulai menambah ke tingkat SMP,” ujar Lilik.

Ia menjelaskan, jumlah peserta yang terdaftar mencapai sekitar 59 tim. Jumlah tersebut berasal dari sejumlah sekolah yang mengirimkan lebih dari satu tim untuk mengikuti kompetisi.

“Data dari panitia ada sekitar 59 tim, karena memang ada satu sekolah yang mengirimkan dua tim, bahkan ada juga yang tiga tim,” jelasnya.

Menurut Lilik, tujuan utama penyelenggaraan turnamen ini bukan hanya mencari atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter para pelajar melalui kegiatan olahraga, khususnya basket.

Melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi, para siswa diajarkan untuk bekerja sama, membangun kekompakan, serta memahami tanggung jawab dalam sebuah tim.

“Tujuan awalnya kita ingin membentuk karakter anak. Dari kegiatan ekstrakurikuler basket ini, mereka tidak hanya belajar untuk individu, tetapi juga bagaimana bekerja sama dalam tim agar bisa memperoleh hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu sarana pendukung pendidikan di luar pembelajaran akademik di kelas. Dengan begitu, siswa memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki.

Lilik juga mengapresiasi dukungan para orang tua terhadap perkembangan ekstrakurikuler basket. Menurutnya, antusiasme peserta terus meningkat sejak pertama kali kegiatan tersebut dibentuk.

“Alhamdulillah, dukungan orang tua luar biasa. Saya ikut terlibat sejak awal pembentukan ekstrakurikuler basket ini dan melihat perkembangannya sangat luar biasa. Dari yang awalnya pesertanya sedikit, sekarang jumlahnya semakin bertambah hingga mencapai ratusan anak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, turut mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Ia menilai fasilitas yang digunakan untuk pertandingan di The Bucketlist cukup representatif untuk mendukung kegiatan olahraga pelajar.

“Saya beberapa kali hadir di kejuaraan, baik voli maupun basket yang digelar di sekolah. Saya melihat fasilitas di sini sangat proper. Ini salah satu lapangan terbaik, kualitasnya juga sangat baik,” ujar Herry.

Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga yang memadai dapat memberikan motivasi tambahan bagi para pelajar untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada tahun-tahun berikutnya.

Ia berharap Polpat Cup dapat terus menjadi agenda positif yang mendorong perkembangan olahraga basket di kalangan pelajar sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet potensial dari Kota Bogor.***

Mfik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here