Monday, 16 February 2026
HomePolitikDari Partai Demokrat ke Golkar, TGB Zainul Majdi Kini Gabung Perindo

Dari Partai Demokrat ke Golkar, TGB Zainul Majdi Kini Gabung Perindo

Bogordaily.net–  Tuan Guru Banjang (TGB) Muhammad Zainul Majdi memilih mundur dari posisinya sebagai anggota Partai Golkar. Ia kemudian bergabung dengan Partai Perindo. Ini bukan pertama kalinya pria Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut lompat-lompat Partai. Dilansir Suara.com, berikut perjalanan karier politik TGB Zainul Majdi.

TGB Zainul Majdi dikenal sebagai ulama dan politikus yang lahir di Pancor, Selong, NTB pada 31 Mei 1972. Ayah TGB Muhammad Zainul Majdi merupakan seorang pensiunan biroktat Pemda NTB, sedangkan kakeknya adalah tokoh Islam dan pendiri ormas Nahdlatu Al-Wathan.

Sejak tahun 1999, Zainul Majdi menjadi seorang dai yang kemudian bergabung dalam ormas Islam Nahdlatu Al-Wathan hingga menjadi Ketua Umum PB Nahdlatu Al-Wathan. Zainul Majdi juga pernah menjabat sebagai Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi Selong.

Perjalanan karier Zainul Majdi selain terjun dalam dunia dakwah dan pendidikan, juga terjun dalam dunia politik yang berawal dari ia bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB) yang kemudian menjadi anggota DPR periode 2004-2009 yang berposisi di Komisi X.

Periode keanggotaannya menjadi anggota DPR berhenti pada tahun 2008, karena ia memilih untuk mencalonkan diri pada pemilihan gubernur NTB diusung oleh PKS dan PBB. TGB Zainul Majdi lalu terpilih menjadi gubernur NTB periode 2008-2013 pada usia 36 tahun yang berpasangan dengan Badrul Munir.

Ia kembali mencalonkan diri dalam pemilihan gubernur NTB 2013 diusung oleh partai Demokrat. Zainul Majdi kembali terpilih menjadi gubernur NTB periode 2013-2018 yang berpasangan dengan Muhammad Amin.

Setelah menjabat sebagai gubernur NTB selesai, Zainul Majdi mundur dari posisinya sebagai anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat lantaran pribadi. Bahkan ia sempat digadang-gadang akan menjadi salah satu calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi dalam pemilihan presiden tahun 2019, tetapi Jokowi akhirnya memilih Ma’ruf Amin sebagai cawapres pendampingnya.

TGB Zainul Majdi kemudian ditetapkan sebagai salah satu Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar yang menjadi ketua Korbid Keumatan sekaligus menjadi Wakil Ketua Pemenangan Pemilu dan Pilpres.

Zainul Majdi menyatakan alasannya keluar dari Partai Golkar lantaran ia sudah lama tidak aktif di Golkar dan menyampaikan keputusannya untuk bergabung dengan Partai Perindo kepada Airlangga Hartanto sebagai Ketua Umum Golkar.

Zainul Majdi pun resmi dilantik menjadi Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Hary Tanoesoedibjo sebagai Ketua Umum Partai Perindo.

Ia mengungkapkan ingin membangun kolaborasi saat bergabung dengan Partai Perindo.

“Prinsipnya bangun kolaborasi, gotong royong. Komponen bangsa harus bekerja sama,” kata Zainul Majdi.

“Tak usah ditanya seperti apa prosesnya, intinya adalah semua kelompok yang mungkin beda latar belakang dan profesi. Akan tetapi, kalau sudah bicara Indonesia, kita harus bangun bersama,” sambungnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here