Bogordaily.net – Skybridge Bojonggede yang sudah beroperasi bagi para pengguna Krl Commuterline, mendapat tanggapan dari para supir angkutan kota (angkot).
Salah satu sopir angkot 117 dengan trayek Bojonggede-Parung, Roni mengungkapkan, untuk saat ini masih perlu adanya sosialisasi kepada para penumpang mengenai pintu masuk utama di Sky Bridge Bojonggede.
Menurut Roni, masih banyak masyarakat yang masih masuk melalui pintu selatan sehingga dapat menimbulkan kemacetan.
“Masih ribet, penumpangnya rata-rata belum pada tau tapi kalo untuk turun naik turun penumpang si udah enak. Kalau dari kami pengen pintu selatan itu ditutup jadi penumpang beralih kesini (Sky Bridge) semua,” kata Roni kepada Bogordaily.net, Senin 11 Desember 2023.
Menurutnya, untuk keberadaan Skybridge sendiri membuat para supir angkot lebih nyaman, pasalnya saat turun dari Sky Bridge, para penumpang bisa langsung menaiki angkutan kota (angkot) secara tertib dan tidak menimbulkan kemacetan.
“Kalo untuk titik disini lebih nyaman, mungkin sosialisasi penumpang nya ajah yang belum ramai. Kalau untuk macet si udah ngga paling yang di arah gaperi,” jelasnya.
Ia mengatakan, untuk jam operasional angkot di Sky Bridge Bojoggede dimulai sekira pagi hari hingga malam hari saat kereta terakhir.
“Kalo untuk disini mungkin dari pagi jam 8 udah mangkal sampai jam 10 malem dan kalau bisa disuruh sampai habis kereta. Kalau petugas ada juga yang ngejagain,” ujar Roni.
Ia menambahkan, untuk saat ini tingkat pendapatan supir angkot imbas dari adanya Sky Bride belum mengalami kenaikan signifikan, dan para supir angkot mengaku perlu adanya sosialisasi lebih dari PT KAI mengenai adanya Sky Bridge Bojonggede.
“Untuk segi pendapatan sebenarnya malah turun, karena masih belum banyak penumpang yang tau, dan masih perlu sosialisasi,” ungkapnya.
Sebelumnya diketahui, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi beserta jajaran PT KAI, Commuter, BPTJ, Bupati Bogor, dan Walikota telah meresmikan Sky Bridge Bojonggede pada Sabtu 9 Desember 2023.
Adapun Sky Bridge atau jembatan penyebrangan ini menghubungkan antara Terminal Bojongede dengan Stasiun KRL Commuter Line Bojonggede.***
(Albin Pandita)
