Thursday, 5 March 2026
HomeKota BogorHMI Kota Bogor Gelar Aksi Solidaritas di Depan Pintu Istana

HMI Kota Bogor Gelar Aksi Solidaritas di Depan Pintu Istana

Bogordaily.net-Puluhan aktivis yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar aksi solidaritas di depan Pintu 1 Istana Bogor, Kamis, 5 Maret 2026.

Dalam aksi tersebut, mereka mengecam keras eskalasi agresi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran serta mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil peran lebih dominan dalam stabilitas geopolitik global.

Massa aksi membawa berbagai atribut dan poster tuntutan sebagai bentuk protes atas tindakan militer yang dinilai mencederai prinsip hukum internasional. 

Mereka menilai Indonesia harus segera mengevaluasi posisi strategisnya guna memastikan perdamaian dunia tetap terjaga.

Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor, Moeltazam, menegaskan bahwa kehadiran mereka di depan Istana Bogor merupakan panggilan moral untuk mengingatkan negara agar tetap berpijak pada konstitusi. 

Menurutnya, aksi ini bukan sekadar simbol perlawanan, melainkan dorongan agar Indonesia konsisten menjalankan amanat UUD 1945.

“Kami menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik dan agresi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran. Tindakan militer yang mengancam kedaulatan suatu negara dan berpotensi menimbulkan korban sipil adalah preseden berbahaya bagi stabilitas global,” tegas Moeltazam di tengah kerumunan massa.

Moeltazam juga menyoroti bahwa dunia saat ini sedang berada dalam ancaman perang baru yang merusak. 

Ia menjelaskan secara tidak langsung bahwa yang dibutuhkan dunia saat ini bukanlah angkat senjata, melainkan kepemimpinan moral yang kuat serta keberanian diplomasi untuk menghentikan kekerasan yang terus meluas.

Lebih lanjut, HMI Kota Bogor menuntut Presiden Republik Indonesia untuk tidak bersikap pasif atau ambigu dalam menyikapi dinamika geopolitik ini. 

Moeltazam menekankan pentingnya politik luar negeri yang benar-benar bebas dan aktif, serta mendesak pemerintah untuk mengevaluasi keanggotaan dan peran Indonesia di berbagai organisasi internasional, termasuk Board of Peace, agar lebih efektif dalam menyuarakan keadilan.

“Indonesia tidak boleh bersikap pasif. Politik luar negeri bebas dan aktif harus diwujudkan dalam sikap yang tegas, independen, dan berkeadilan. Kami mendesak Presiden untuk menyatakan sikap tegas sesuai dengan prinsip konstitusi kita,” tambahnya.

Dalam aksi tersebut, HMI Cabang Kota Bogor secara resmi menyampaikan empat tuntutan utama:

1. Mengutuk keras segala bentuk agresi militer yang mengancam kedaulatan negara dan keselamatan warga sipil.

2. Mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengeluarkan resolusi gencatan senjata tanpa syarat.

3. Mendesak Pemerintah RI mengambil langkah konkret melindungi dan mengevaluasi seluruh WNI di wilayah terdampak.

4. Mendesak Presiden RI bersikap tegas dan independen sesuai prinsip politik luar negeri bebas-aktif.

5. Mendesak evaluasi menyeluruh terhadap keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), guna memastikan konsistensi kebijakan luar negeri Indonesia dengan nilai perdamaian dan kedaulatan bangsa.

Aksi yang berlangsung tertib ini dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Massa menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi global dan langkah diplomasi yang diambil oleh Pemerintah Indonesia dalam waktu dekat.***

Muhammad Irfan Ramadan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here