Bogordaily.net – Kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan kembali dilakukan oleh pengurus Masjid Al-Ikhlas bersama Yayasan Al Ikhwan Taman Sari Persada, Bogor. Pada Sabtu 7 Maret 2026 panitia menyalurkan sebanyak 700 paket sembako gratis kepada warga dan para pekerja yang beraktivitas di sekitar kawasan Taman Sari Persada, Cibadak.
Pembagian sembako yang merupakan program rutin tahunan ini ditujukan bagi masyarakat yang sehari-hari berinteraksi dengan warga komplek, seperti asisten rumah tangga (khadimat), petugas kebersihan, petugas keamanan, sopir, pedagang keliling hingga pekerja bangunan di lingkungan tersebut.
Panitia kegiatan, Agus Hermansyah, mengatakan bahwa kegiatan berbagi sembako ini merupakan bentuk kepedulian masjid kepada masyarakat sekitar, sekaligus menjadi sarana menyalurkan amanah dari para donatur di bulan Ramadan.
“Alhamdulillah di bulan Ramadan ini kita kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan dari program masjid yaitu berbagi sembako. Sasarannya adalah mereka yang sehari-hari berinteraksi dengan warga di sekitar komplek, seperti khadimat, petugas kebersihan, sopir, pedagang keliling hingga pekerja bangunan,” ujar Agus.
Menurutnya, pada tahun ini jumlah paket yang dibagikan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika tahun lalu hanya sekitar 600 hingga 650 paket, kini jumlahnya meningkat menjadi 700 paket sembako berkat tingginya antusiasme para donatur dan muhsinin.
Setiap paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan mi instan, yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam proses pendistribusian, panitia juga menerapkan sistem pendataan dan verifikasi agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Pendataan dilakukan melalui koordinasi dengan warga dan RT setempat, kemudian diverifikasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima.
“Pendataannya dilakukan bersama warga dan RT setempat, kemudian diverifikasi oleh panitia melalui NIK KTP. Setelah data cocok, barulah penerima bisa mengambil paket sembako,” jelas Agus.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al Ikhwan Taman Sari Bogor, Malik Kamil, menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, yayasan memiliki berbagai program sosial yang bertujuan membantu kebutuhan masyarakat, mulai dari sunatan massal, program sembako subsidi, santunan anak yatim, hingga bantuan pendidikan berupa pembayaran SPP bagi anak-anak yatim.
“Sekarang masjid harus memberikan dampak yang riil bagi masyarakat. Kita berusaha mencari tahu apa yang dibutuhkan masyarakat, lalu berupaya membantu semampu kita,” kata Malik.
Ia menambahkan, seluruh program sosial tersebut didukung oleh para jemaah yang secara sukarela memberikan donasi.
Kunci keberlangsungan program ini, lanjutnya, adalah transparansi dalam pengelolaan dana sehingga para donatur mengetahui dengan jelas penyaluran bantuan yang diberikan.
Selain program tahunan Ramadan, Yayasan Al Ikhwan juga rutin mengadakan pembagian sembako mingguan bagi kaum dhuafa dan pekerja sekitar seperti petugas keamanan, dengan jumlah sekitar 50 paket setiap minggu.
Melalui berbagai program sosial tersebut, pengurus masjid berharap keberadaan masjid dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta mampu menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, khususnya di bulan suci Ramadan.(Abizar)
