Bogordaily.net – Lapangan padel meledak. Pagi itu masih gelap. Sekitar pukul 05.20 WIB. Warga Desa Ciangsana, Gunung Putri, Bogor, belum sepenuhnya bangun. Tiba-tiba dentuman terdengar. Tidak biasa. Tidak kecil.
Beberapa detik kemudian, video mulai beredar. Dari ponsel ke ponsel. Dari grup ke grup. Isinya sama: puing-puing berserakan. Bangunan lapangan padel porak-poranda.
Lapangan padel meledak bukan hanya merusak arena olahraga itu. Dampaknya merambat. Sebuah Sekolah Dasar di dekat lokasi ikut terdampak. Kaca-kacanya pecah. Plafonnya runtuh sebagian. Seperti ikut merasakan getaran yang sama.
Warga berdatangan. Pagi yang seharusnya tenang berubah jadi ramai. Mereka melihat langsung sisa-sisa kejadian. Ada yang merekam. Ada yang hanya berdiri, diam, mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi.
Belum ada jawaban pasti.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby, membenarkan peristiwa itu. Ia memastikan satu hal penting: tidak ada korban jiwa. Tidak ada luka-luka.
“Benar ada ledakan. Nihil korban,” katanya singkat.
Itu kabar baik di tengah situasi yang belum jelas.
Namun pertanyaan utama masih menggantung: apa yang sebenarnya meledak?
Polisi belum bisa memastikan. Penyebabnya masih diselidiki. Belum ada kesimpulan. Belum ada arah pasti.
Lapangan padel meledak. Tiga kata itu kini jadi pembicaraan. Bukan karena olahraganya. Tapi karena dentuman yang datang tiba-tiba. Di waktu yang tak diduga.
Dan seperti biasa, ketika jawaban belum ditemukan, spekulasi mulai bermunculan.***
