Tuesday, 14 April 2026
HomeEkonomiRupiah Indonesia ke Dollar Melemah ke Rekor Terendah

Rupiah Indonesia ke Dollar Melemah ke Rekor Terendah

Bogordaily.net – Rupiah Indonesia ke dollar kembali mencatatkan tekanan signifikan dengan menyentuh level Rp17.142 per dolar AS pada pukul 10.40 WIB, Selasa (14/4). Posisi ini menjadi yang terlemah sepanjang sejarah, setelah mata uang Garuda turun 37 poin atau sekitar 0,22% dari pembukaan perdagangan.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengonfirmasi bahwa level tersebut melampaui rekor sebelumnya di Rp17.090 per dolar AS, dengan pergerakan intraday sempat berada di kisaran Rp17.130.

“Betul, ini terendah sepanjang sejarah Rp17.142,” ujarnya.

Menariknya, pelemahan rupiah Indonesia ke dollar kali ini tidak sepenuhnya dipicu oleh faktor global. Lukman menilai, di tengah tren penguatan sejumlah mata uang regional dan global terhadap dolar AS serta penurunan harga minyak dunia, rupiah justru bergerak berlawanan arah.

Menurutnya, kondisi ini mengindikasikan bahwa tekanan lebih banyak berasal dari faktor domestik. Sentimen pasar dinilai masih rapuh, terutama terkait kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan prospek ekonomi nasional.

Ia menyoroti sejumlah indikator yang menjadi perhatian pelaku pasar, mulai dari defisit anggaran yang melebar, potensi penurunan outlook pertumbuhan ekonomi, hingga cadangan devisa yang terus tergerus. Selain itu, surplus perdagangan yang kian menyempit turut memperbesar tekanan terhadap mata uang domestik.

Di sisi lain, Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, sebelumnya menyebut tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia yang kembali menembus US$100 per barel.

Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan dolar AS untuk impor energi, mengingat Indonesia masih bergantung pada pasokan minyak dari luar negeri. Dengan kebutuhan impor mencapai 800-900 ribu barel per hari, permintaan dolar pun ikut terdongkrak.

“Hal ini yang membuat Rupiah mengalami pelemahan,” jelas Ibrahim.

Ia memperkirakan tren rupiah Indonesia ke dollar masih akan berada dalam tekanan sepanjang April, bahkan berpotensi melemah hingga menyentuh Rp17.400 per dolar AS. Faktor ketidakpastian geopolitik serta lonjakan harga minyak disebut menjadi katalis utama, terutama setelah upaya gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan belum mencapai kesepakatan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here