Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menggelar pertemuan dan berdiskusi bersama Bupati Gayo Lues Suhaidi, Wakil Bupati Gayo Lues Maliki, beserta seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Gayo Lues di Pendopo Bupati Gayo Lues, Aceh, Jumat (17/04/2026).
Wamenkop menjelaskan pertemuan tersebut membahas perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, khususnya di wilayah Gayo Lues, Aceh. Pihaknya ingin memastikan juga bahwa meskipun sempat ada musibah banjir, tapi kini sudah mulai proses pemulihan. Bahkan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) ikut mengawal terus dalam proses pemulihannya.
Karena itu, Wamenkop mengapresiasi kepada masyarakat dan jajaran pemerintahan setempat yang telah mendukung, sehingga pembangunan Koperasi Desa Merah Putih bisa terwujud di wilayah Gayo Lues, Aceh.
Wamenkop menjelaskan bahwa di wilayah Gayo Lues, Aceh tersebut ada sebanyak 24 titik pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Operasional Kopdes Merah Putih tersebut akan diresmikan oleh Presiden pada bulan Agustus. “Sekali lagi semua warga desa punya hak untuk menjadi anggota Kopdes Merah Putih di desanya,” ujar Wamenkop.
Karena itu, Wamenkop Farida mengajak seluruh warga di wilayah Gayo Lues, Aceh, untuk mendukung dan menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Nantinya, kata Wamenkop setiap Koperasi Desa akan dilengkapi dengan mobil boks, pickup, motor roda tiga. Fisiknya ada, gudangnya ada, transportasinya ada, jadi harapannya bisa menjadi alat untuk menggerakkan ekonomi yang ada di desa.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini adalah keberpihakan Presiden Prabowo dan kecintaannya kepada masyarakat desa. “Artinya, Kopdes Merah putih sebagai alat penggerak perekonomian rakyat. Nanti operasionalnya dan keuntungan kegiatannya terus berputar di masyarakat pedesaan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi mengatakan bahwa diharapkan Koperasi Desa Merah Putih bisa berdampak pada ekonomi masyarakat. Kemudian selanjutnya, dengan program-program yang lain, pihaknya selalu sosialisasi kepada masyarakat. Selain dari Koperasi Desa Merah Putih juga ada program makan bergizi gratis (MBG). Nah, ini mungkin sudah hampir 100 persen yang sudah berjalan di wilayahnya.
“Sekali lagi saya dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas program yang akan dijalankan di wilayahnya, yakni program Koperasi Desa Merah Putih. Semoga program yang akan dijalankan tersebut bisa bermanfaat dan membantu perekonomian rakyat,” paparnya.***
