Bogordaily.net – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memastikan kabar merger antara Partai Gerindra dan Partai NasDem tidak benar. Ia menegaskan, tidak pernah ada pembicaraan apa pun terkait rencana penggabungan kedua partai politik tersebut.
“Seperti yang disampaikan oleh NasDem, kami tidak pernah ada pembicaraan seperti itu (merger antara Partai Gerindra dan Partai NasDem),” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Dasco mengaku heran dengan munculnya isu merger tersebut. Namun, ia memilih tidak banyak berkomentar karena pihak NasDem telah lebih dahulu memberikan klarifikasi kepada publik.
“Kami juga bingung sebenarnya kabar itu muncul dari mana. Tapi, karena NasDem sudah lebih dulu menjelaskan, kami rasa itu sudah cukup,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh juga telah membantah tegas isu merger dengan Partai Gerindra. Ia menilai kabar tersebut sebagai kesimpulan yang terlalu dini.
“Sudah pasti tidak ada. Itu barangkali terlalu cepat menyimpulkan, tapi saya pikir wajar,” kata Paloh dalam acara halalbihalal Forum Pemimpin Redaksi di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (16/4/2026) malam.
Lebih lanjut, Paloh menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, pada pertengahan Februari 2026 tidak membahas soal merger. Pertemuan tersebut, menurutnya, lebih difokuskan pada kondisi bangsa serta tantangan ke depan, termasuk bagi partai-partai dalam koalisi pemerintahan.
“Termasuk bagaimana menghadapi tantangan ke depan bagi seluruh partai koalisi. NasDem berada dalam posisi itu,” jelasnya.***
