Thursday, 23 April 2026
HomeKabupaten BogorSantri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Akselerasi Bahasa Melalui Program Symposium of...

Santri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Akselerasi Bahasa Melalui Program Symposium of Language

Bogordaily.net – Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami secara masif mempercepat peningkatan kemampuan linguistik santri melalui program “Symposium of Language”.

Program ini difokuskan pada akselerasi dan akuisisi Bahasa Arab serta Inggris bagi santri kelas 1 dan kelas 1 PK (Persiapan Khusus).

Program yang diprakarsai oleh Tim Akselerasi dan Akuisisi Bahasa ini dirancang sebagai fondasi utama dalam menumbuhkan ekosistem lingkungan berbahasa (bi’ah lughawiyyah) yang kuat di lingkungan pesantren.

Langkah strategis ini diawali dengan tahap simulasi pada November 2026 yang melibatkan sampel satu kamar putra dan satu kamar putri. Setelah melalui fase evaluasi yang mendalam, program ini resmi diterapkan secara menyeluruh kepada seluruh santri kelas 1 dan 1 PK, baik putra maupun putri, mulai Januari hingga saat ini.

Salah satu peserta simulasi, Thalita dari kelas 1 F, menyatakan antusiasmenya terhadap intensitas pembelajaran yang diberikan. Menurutnya, program ini sejalan dengan motivasi utamanya menuntut ilmu di pesantren modern.

“Saya sangat senang dengan adanya program ini karena bisa memiliki waktu belajar bahasa lebih banyak. Memang itulah tujuan saya sekolah di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami,” ujar Thalita.

Selain fokus pada peserta didik, program ini juga memberdayakan santri lainnya sebagai tutor pendamping. Alya, santriwati kelas 4 yang diamanahkan menjadi tutor, mengaku mendapatkan manfaat ganda melalui keterlibatannya dalam program ini.

“Saya merasa senang dilibatkan karena melalui program ini saya bisa belajar kembali. Keahlian berbahasa saya juga terasa meningkat setelah mendampingi adik-adik kelas 1,” ungkap Alya.

Di sisi lain, Koordinator Asrama Santri Baru, Ustadzah Wafa Shobariah, memberikan apresiasi atas dampak positif yang terlihat secara signifikan di lapangan. Ia menyebutkan bahwa para santri baru menunjukkan progres yang cepat dalam memahami serta mempraktikkan bahasa asing dalam percakapan sehari-hari.

“Anak-anak sangat antusias dan menjadi lebih cepat mengetahui serta mempraktikkan bahasa di pesantren. Kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan nantinya dapat diterapkan kepada seluruh santri agar lingkungan berbahasa terus hidup di pesantren ini,” jelas Ustadzah Wafa.

Implementasi “Symposium of Language” ini diharapkan menjadi standar baru dalam pendidikan bahasa di lingkungan Ummul Quro Al-Islami, sekaligus memastikan setiap santri memiliki kompetensi global yang mumpuni melalui penguasaan Bahasa Arab dan Inggris sejak dini.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here