HomeKota BogorJemaah Haji Kloter JKS 10 Kota Bogor Matangkan Persiapan Armuzna, Ketua Kloter:...

Jemaah Haji Kloter JKS 10 Kota Bogor Matangkan Persiapan Armuzna, Ketua Kloter: Semoga Semua Jemaah Mabrur

Bogordaily.netLangit Makkah mulai terasa berbeda. Ribuan jemaah haji dari berbagai negara bersiap menghadapi fase paling menentukan dalam ibadah haji: Armuzna.

Di tengah suasana itu, Kloter JKS 10 Kota Bogor memilih tidak lengah.

Mereka menggelar rapat final koordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian puncak ibadah haji berjalan tertib, aman, dan lancar. Rapat berlangsung di Masjid Hotel 905, Sektor 9, Makkah Al Mukarramah, Kamis pagi waktu Arab Saudi.

Ketua Kloter JKS 10 Kota Bogor, H. Syamsul Bahri, memimpin langsung rapat tersebut. Ia didampingi Pembimbing Ibadah Ustadz H. Hafidz, tim TKHK dr. Rahma, serta Siti Maryam.

Rapat berlangsung sekitar satu jam. Hadir pula seluruh kepala rombongan dan kepala regu yang akan mendampingi total 445 jemaah haji asal Kota Bogor.

Fokus pembahasan tidak ringan.

Mulai dari pola pergerakan jemaah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina, pembagian tugas pendamping, pengawasan kesehatan jemaah lanjut usia, hingga antisipasi kepadatan saat lempar jumrah.

Puncak ibadah haji tahun ini dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 25 Mei 2026 hingga Sabtu, 30 Mei 2026.

Bagi petugas kloter, fase Armuzna bukan sekadar perpindahan lokasi ibadah. Ini adalah ujian manajemen, kesabaran, sekaligus kekompakan.

“Doa terbaik semoga semua proses Armuzna berjalan baik, mudah, lancar dan mabrur,” ujar Syamsul Bahri di hadapan peserta rapat.

Suasana rapat berlangsung serius, tetapi tetap hangat. Para kepala regu terlihat aktif mencatat setiap detail teknis yang disampaikan petugas kloter.

Mereka memahami satu hal penting: di Armuzna, keterlambatan kecil bisa berdampak besar bagi kenyamanan jemaah.

Karena itu, koordinasi menjadi kunci utama.

Kloter JKS 10 Kota Bogor sendiri termasuk rombongan dengan jumlah jemaah cukup besar. Mayoritas merupakan jemaah reguler asal Kota Bogor dengan rentang usia yang beragam.

Petugas kesehatan juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik jemaah menjelang puncak haji. Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi masih menjadi tantangan utama yang harus diantisipasi seluruh peserta haji Indonesia.

Dari Makkah, persiapan terus dimatangkan.

Semua berharap perjalanan Armuzna tahun ini bukan hanya lancar secara teknis, tetapi juga menjadi perjalanan spiritual yang meninggalkan jejak mendalam bagi seluruh jemaah haji Kota Bogor.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here