HomeNasionalSuasana Haru Warnai Serah Terima Sepuluh Rumah Tukang Bangunan di Wilayah Jawa

Suasana Haru Warnai Serah Terima Sepuluh Rumah Tukang Bangunan di Wilayah Jawa

Bogordaily.net – Sepuluh tukang bangunan yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten diselimuti rasa haru ketika menerima rumah barunya yang sudah selesai dibangun oleh Semen Tiga Roda melalui program Bangun Rumah Tukangku.

Acara serah terima rumah dilakukan secara berurutan mulai dari Desa Nambo dan Desa Leuwikaret, Kabupaten Bogor (6 April 2026), Kabupaten Sukabumi (7 April 2026), Kabupaten Garut (9 April 2026), Kabupaten Brebes (15 April 2026), Pekalongan (16 April 2026), Kabupaten Kebumen (17 April 2026), Kota Sidoarjo (24 April 2026), Kabupaten Tangerang (27 April 2026), dan Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor (5 Mei 2026).

Bapak Endang – tukang bangunan dari Desa Nambo, bercerita dengan haru, “Rumah saya sebelumnya tidak layak dipakai, lantai retak, atap bocor, banyak sarang tawon, sekarang sudah bagus dan bisa dipakai.”

Bapak Marta – tukang bangunan di Desa Leuwikaret, sejak awal sudah merasa
sangat bahagia karena rumah impian yang selama puluhan tahun bekerja sebagai tukang bangunan belum bisa diwujudkannya sendiri, akhirnya terwujud melalui program “Bangun Rumah Tukangku” dari Semen Tiga Roda.

Pak Marta bersama dengan istrinya, Ibu Itoh, selama ini tinggal di rumah panggung yang kondisinya cukup
memprihatinkan. Di usia mereka yang sudah tidak muda, beraktivitas di rumah itu sering sekali berbahaya, khususnya untuk Pak Marta yang sudah kesulitan berdiri dan berjalan.

Ibu Itoh berkali-kali menitikkan air mata sambil tersenyum bahagia dan
menyampaikan rasa terima kasih.

Bapak Abdul Rahman – tukang bangunan di Sukabumi, merasa sangat terharu karena rumah yang ditempati bersama istri dan anak-anaknya yang sebagian juga berprofesi sebagai tukang, akhirnya bisa menjadi tempat berkumpul yang nyaman dan kokoh bagi keluarga besarnya.

Bapak Aep, tukang bangunan di Garut menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas bantuan renovasi rumah yang diterima. Istrinya, Ibu Siti Khodijah, yang ikut mendampingi tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan kebahagiaannya.

“Akses menuju rumah kami susah, hanya bisa dilalui dengan jalan kaki atau motor. Jauh dari jalan utama. Rumah kami tidak memiliki toilet, jadi kalau ke toilet harus menumpang ke Masjid. Suami kalau lagi kerja, saya hanya tinggal berdua dengan anak saya. Malam-malam kalau ke toilet susah. Terima kasih Semen Tiga Roda sudah membangun rumah kami jadi lebih layak dan bagus.”

Tukang Bangunan di Brebes, Bapak Jamroni, tersenyum bahagia sepanjang acara serah terima rumahnya yang telah selesai direnovasi.

Keluarga, Kepala Desa, dan Tetangga sekitar Bapak Jamroni turut merasakan kebahagiaannya.

“Terima kasih Semen Tiga Roda sudah membantu Pak Jamroni. Rumahnya menjadi bagus. Pak Jamroni warga saya bisa tinggal di rumah yang jauh lebih kokoh dan nyaman,” ujar Lukman, Kepala Desa setempat.

Tidak jauh berbeda, Bapak Casto – tukang bangunan di Pekalongan, didampingi istri dan anaknya, tersenyum haru karena selama ini keinginannya untuk bisa membangun rumahnya sendiri jadi lebih baik akhirnya bisa diwujudkan.

Casto adalah tukang bangunan yang keahliannya tidak perlu diragukan lagi, namun kekurangan biaya menjadi penghalang untuk membangun rumahnya sendiri.

Impian itu akhirnya bisa dicapai dan menggoreskan senyum bahagia di wajah Casto serta keluarganya. Sama halnya dengan Bapak Turijan, Tukang Bangunan di Kebumen, merasa terharu karena rumahnya sudah berubah jadi lebih layak dan bisa ditempati dengan nyaman
bersama istri dan anak-anaknya.

Hal serupa disampaikan oleh Rani, rekomendator rumah Turijan, dengan air mata bahagia Rani mengungkapkan rasa syukurnya setelah melihat hasil renovasi rumah Tukang Bangunan yang direkomendasikannya.

“Senang bisa membantu, dan hasilnya sangat bagus,” ujarnya.

Sedikit berbeda dari Tukang lainnya yang merupakan ayah atau kepala keluarga, Bapak Arjuna adalah seorang anak yang berprofesi sebagai Tukang Bangunan dan ingin membahagiakan ibunya.

Lewat program Bangun Rumah Tukangku, salah satu kebahagiaan itu bisa diberikan kepada Ibu yang sangat ingin memiliki rumah yang layak bagi keluarganya.

Bapak Arjuna merasa terharu karena Semen Tiga Roda memberi kesempatan baginya untuk mewujudkan mimpi Ibunya.

Bapak Welo, Tukang Bangunan di Tangerang, merasa senang karena rumahnya yang hampir roboh sekarang dapat berdiri kokoh dan bisa ditempati lagi. Sebelumnya rumah tersebut sudah tidak bisa ditempati dan memaksa Welo beserta kakaknya tinggal menumpang di rumah tetangga.

Dengan rasa haru Bapak Welo berterima
kasih kepada Semen Tiga Roda karena memberi tempat tinggal yang kokoh untuknya.

Rasa haru dan bahagia juga menyelimuti acara serah terima rumah Tukang Bangunan Bapak Dodi di Cisarua. Dodi beserta istri mendapat kebahagiaan berlimpah, di tengah kehamilan istrinya, Dodi bisa memiliki rumah yang diimpikannya. “Rejeki Ibu hamil,”
begitu Dodi mengungkapkannya sambil tersenyum bahagia.

Setiap rumah punya cerita berbeda, namun membawa harapan yang sama bagi pemiliknya, yaitu rumah yang nyaman dan aman. Semen Tiga Roda melalui program Bangun Rumah Tukangku berhasil mewujudkan harapan itu bagi 32 Tukang Bangunan yang tersebar dari Sumatera hingga Sulawesi.

Menanggapi proses serah terima rumah dalam program Bangun Rumah Tukangku
Direktur Indocement produsen Semen Tiga Roda Troy D. Saputro menyatakan, “Ini adalah bentuk rasa terima kasih dari kami untuk pahlawan konstruksi Indonesia, para tukang bangunan. Kami ingin mewujdukan harapan mereka yang sudah membangun rumah banyak orang, bosa merasakan kenyamanan rumah mereka sendiri.”

Sejak Maret hingga awal Mei 2026 sudah 13 rumah yang selesai dibangun maupun
direnovasi dan telah diserah terimakan, selanjutnya 19 rumah dalam proses
pembangunan dan akan melukis senyum bahagia bagi para Tukang Bangunan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here