Bogordaily.net – Lembaga Filantrophy Dompet Dhuafa mendistribusikan lebih dari 27 ribu hewan kurban pada hari pertama Idul Adha 1447 Hijriah di 28 Provinsi diseluruh Indonesia.
Pelaksanaan penyemebelihan hewan kurban secara simbolis berlangsung di Zona Madina Dompet Dhuafa, Desa jampang Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor pada Rabu 27 Mei 2026.
Giat penyembelihan hewan kurban itupun disaksikan Presiden Institute for Social Entrepreneurship in Asia (Regional)atau disingkat ISEA , Miss Lisa.
ISEA adalah sebuah jaringan organisasi regional non pemerintah yang berfokus pada pengembangan dan edukasi mengenai kewirausahaan sosial guna mengentaskan kemiskinan di Asia Pasifik.
Pada kesempatan tersebut Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaeni menjelaskan, tema kegiatan kurban yang diselenggarakan Dompet Dhuafa pada tahun 2026 ini adalah “Kurban Series”.
“hewan kurban yang diberikan para donatur ini perumpamaannya menjadi kendaraan menuju surga,” ungkap Ahmad Djuwaeni.
Dompet Dhuafa melalui platform digitalnya memberikan kemudahan masyarakat untuk berkurban dengan mendistribusikan donasi daging kurban ke seluruh mitra di Indonesia menjangkau penerima manfaat dalam program tersebut.
“Selain didistribusikan ke berbagai provinsi di Indonesdia, daging kurban yang dikelola Dompet Dhuafa juga didistribusikan ke beberapa negara luar, termasuk Palestina,” ungkapnya.
Sementara Presiden ISEA melalui translatornya mengungkapkan jika lembaganya memiliki konsern pada pemberdayaan kewirausahaan dan bisnis untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
“Fokusnya ada pada menurunkan angka kemiskinan di satu negara seperti Filipina dan Indonesia melalui kerjasama riset dan akademis pada bidang ekonomi, Kesehatan serta transformasi digital,” jelasnya.
Sebagai informasi Dompet Dhuafa adalah lembaga penerima Ramon Magsaysay Award. Penghargaan tahunan yang diakui secara internasional sebagai “Hadiah Nobel versi Asia Pasifik” pada 2016 lalu.
ISEA menjadi pemberi referensi Dompet Dhuafa dalam program pemberdayaan masyarakat dan upaya menurunkan kemiskinan melalui kemandirian dan peningkatan ekonomi keluarga melalui UMKM.
(Muhammad Irfan Ramadan)
