HomeOpiniPrediksi Piala Dunia, Militansi Bikin Dua Tuan Rumah Berpotensi Menang Tipis

Prediksi Piala Dunia, Militansi Bikin Dua Tuan Rumah Berpotensi Menang Tipis

Oleh M. Syahran W. Lubis
Penulis buku Para Jawara Piala Dunia (2014) serta Piala Dunia, 96 Tahun Penuh Sesak Drama & Kontroversi dan 13 Kisah Tragis Sepakbola_ (2026). IG InformanBola.

PIALA Dunia 2026 memasuki hari kedua. Di Grup B tuan rumah Kanada menghadapi Bosnia-Herzegovina pada Sabtu, 13 Juni pk. 02.00 WIB, dilanjutkan dengan 6 jam kemudian tuan rumah lainnya, Amerika Serikat, jumpa Paraguai di Grup D.

Kita telisik sejenak pertandingan Kanada vs Bosnia yang akan digelar di BMO Field, Toronto. Harapan tinggi disematkan kepada Jesse Marsch—pelatih berkebangsaan Amerika Serikat pertama yang menangani Timnas Kanada—dan para pemainnya.

Ini ketiga kalinya Kanada bermain di putaran final Piala Dunia setelah 1986 dan 2022. Tantangan terbesar bagi skuat berjuluk Si Merah justru tekanan akibat bermain di kandang meskipun diimbangi dukungan penuh semangat dari suporter tuan rumah dengan tujuan awal setidaknya lolos ke babak knock out, hal yang belum pernah mereka nikmati dalam dua Piala Dunia sebelumnya.

Kanada belum memainkan pertandingan kompetitif selama hampir setahun, tetapi hanya kalah satu kali dalam periode tersebut yaitu 0–1 dari Australia pada Oktober tahun lalu.

Di dua laga uji coba awal Juni ini, Kanada menundukkan Uzbekistan 2–0 dan imbang 1–1 lawan Republik Irlandia.
Kanada pantas diprediksi membuka turnamen dengan kemenangan di grup yang sangat mudah dengan dua kontestan lainnya adalah Swiss dan Qatar.

Meski demikian, Bosnia tak boleh diremehkan terutama mengingat Edin Dzeko dan kawan-kawan lolos ke putaran final Piala Dunia kedua mereka ini dengan menyingkirkan juara dunia empat kali Italia.

Satu hal yang mesti diwaspadai Bosnia adalah rasa puas mereka berhasil masuk putaran final Piala Dunia dengan mengeliminasi tim hebat. Jika rasa puas itu terus bercokol, skuat Naga tak akan mampu bermain dengan mengeluarkan kemampuan lebih dari 100 persen dari yang mereka miliki.

Bosnia menjalani dua uji coba awal bulan ini, keduanya imbang, 1–1 vs Panama dan 0–0 vs Makedonia Utara.
Walaupun Kanada dipastikan bertarung habis-habisan, Bosnia dapat menimbulkan masalah. Edin Dzeko yang berusia 40 tahun dikelilingi beberapa talenta muda yang menjanjikan dan lima hasil imbang berturut-turut dalam waktu normal menggarisbawahi sifat keras kepala mereka.

Dengan mempertimbangkan kondisi terakhir dengan hasil uji coba serta juga melihat posisi Rankng FIFA Kanada 30 dan Bosnia 64, sangat mungkin hasil pertandingan memihak Kanada dengan kemenangan tipis.

Yang menarik, semangat menyala Kanada di hadaan pendukungnya beradu dengan keras kepala para pemain Bosnia.
Bagaimana dengan pertandingan Amerika Serikat melawan Paraguai di Grup D yang juga dihuni Australia dan Turki? Laga ini digelar di Stadion SoFi di Inglewood, Los Angeles.

AS kini menemati posisi ke-17 Ranking FIFA, sedangkan Paraguai 41. Dengan AS lolos sebagai tuan rumah, di sisi lain Paraguai membuat kejutan dengan akhirnya lolos ke putaran final setelah melalui awal kualifikasi zona Amerika Selatan dengan tertatih-tatih, hanya sekali menng dalam tujuh laga pertama.

AS adalah kekuatan sejak awal Piala Dunia digelar pada 1930 dengan finis sebagai semifinalis meskipun dalam hitungan beberapa dasawarsa berikutnya lebih banyak tersingkir di babak lebih awal. Sementara itu, prestasi tertinggi Paraguai adalah 8 besar edisi 2010.

Dalam dua uji coba awal Juni ini AS menundukkan Senegal 3–2 dan kalah 1–2 dari Jerman, sedangkan Paraguai hanya satu kali beruji coba menjelang turnamen dengan melumat Nikaragua 4–0.
Kedua tim telah bertarung tujuh kali dengan AS menang empat kali, Paraguai dua, satu sisanya seri.

Melihat kondisi terkini dan memoertimbangkan bahwa AS bakal tampil militan di hadapan pendukungnya, kemenangan tipis AS atas Paraguai adalah hasil paling mungkin.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here