Bogordaily.net – Ponsel itu terus berbunyi. Bukan panggilan masuk. Bukan pula pesan singkat.
Sebuah notifikasi muncul berulang kali. Ada perangkat asing yang bergerak mengikuti arah perjalanan.
Nama perangkat itu membuat penasaran: PBX Finder.
Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, awalnya mengira ada kesalahan sistem. Namun rasa curiga muncul ketika notifikasi tersebut terus muncul dan menunjukkan perangkat yang sama bergerak bersamanya.
Tiyo kemudian memeriksa mobil pribadinya secara menyeluruh.
Hasilnya mengejutkan.
Sebuah alat pelacak ditemukan terpasang di bagian bawah kendaraan yang ia gunakan sehari-hari.
Temuan itu terjadi setelah dirinya mengikuti aksi di kawasan Gejayan, Yogyakarta. Lokasi yang selama ini dikenal sebagai ruang berkumpulnya mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi publik.
Tiyo mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang memasang perangkat tersebut. Hingga kini belum ada penjelasan mengenai asal-usul maupun tujuan pemasangan alat pelacak itu.
Namun ia memiliki dugaan.
Menurutnya, keberadaan perangkat tersebut bisa menjadi bentuk intimidasi terhadap individu atau kelompok yang aktif menyuarakan kritik di ruang publik.
Alih-alih merasa gentar, Tiyo justru memilih menyampaikan temuan itu secara terbuka.
Melalui akun media sosial pribadinya pada Sabtu, 13 Juni 2026, ia mengunggah video dan penjelasan terkait alat pelacak yang ditemukan di mobilnya.
Pesan yang disampaikan cukup tegas.
Tekanan, pengawasan, maupun bentuk teror lainnya, kata Tiyo, tidak akan menghentikan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan suara masyarakat.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet. Banyak yang mempertanyakan bagaimana alat pelacak itu bisa terpasang tanpa diketahui pemilik kendaraan. Sebagian lainnya meminta aparat terkait melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan perangkat tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai siapa pemasang alat pelacak yang ditemukan di mobil mantan Ketua BEM UGM tersebut.***
