Monday, 6 April 2026
HomeBeritaSerunya Ngalun 17-an di Katulampa

Serunya Ngalun 17-an di Katulampa

BDN – Usai salat Jumat, ratusan warga Kampung Warna-Warni, RT 04/09, Katulampa, Bogor Timur, berbondong-bondong mema­dati lokasi lapangan dekat wisata ‘ngalun’. Mereka nampak begitu an­tusias menyambut ‘Pesta Rakyat’ yang gelar Pemerintah Kota Bogor itu.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pe­jabat, mulai dari Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekda Ade Sarip Hidayat, kepala dinas, camat dan lurah.

Bima Arya dan sang istri, Yane Ardian, yang datang mengendarai mobil klasik pabrikan 1937 menjadi daya tarik ter­sendiri bagi warga untuk mengabadikan momen itu.

Para tamu undangan kemu­dian disambut grup marawis warga setempat. Dalam sam­butan di panggung yang ter­letak di atas Sungai Kalibaru, Bima Arya menyatakan rasa bangganya bisa merayakan HUT RI bersama warga Katu­lampa.

“Saya bangga ada di sini ka­rena ini adalah kelurahan ter­baik se-Indonesia. Kampung yang penuh dengan warna. Di hari kemerdekaan ini, Insya Allah wali kota, wakil, sekda, camat, lurah dan semuanya yang merayakan di sini men­gucapkan terima kasih kepada warga Katulampa yang luar biasa karena banyak prestasi­nya,” ungkap Bima.

Bima pun mengadu kemam­puan tinju air di atas bambu. Setelah berduel hampir satu menit, politisi PAN itu mampu menumbangkan warga setem­pat. Seorang warga, Asep, mengaku senang bisa bertemu dan berduel permainan tinju air langsung dengan wali kota Bogor tersebut. Momen itu pun jadi momen langka yang belum tentu bisa diulang.

“Sangat senang lah, kapan lagi bisa bermain dan saling memukul wali kota. Waktu itu kurang seimbang, jadi pas di­pukul terus langsung jatuh ke air. Tenaga pak wali cukup lu­mayan lah,” katanya.

Lalu, Ketua Panitia Pesta Ra­kyat Taufik mengatakan, sejak awal pesta rakyat digilir tiap tahunnya, di enam kecamatan se-Kota Bogor. Untuk tahun ini berlangsung di Kecamatan Bogor Timur. Kelurahan Katu­lampa pun dipilih berdasarkan beberapa kriteria. Di antaranya keberadaan kampung warna-warni dan ngalun di Sungai Kalibaru.

“Paling disukai ya main di sungai itu, makanya dominan main di air. Lomba ngalun dan adu bantal atau tinju air, yang paling favorit,” kata Taufik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here