Bogordaily.net – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor melalui UPTD Infrastruktur Jalan dan Jembatan (IJJ) Kelas A Wilayah V (Leuwiliang) berhasil menangani kerusakan jalan akibat amblas di ruas Jalan Jambu–Gobang STA 5+600, Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin.
Kerusakan terjadi akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan gorong-gorong lama (existing) yang telah tertimbun tanah tidak lagi berfungsi optimal. Kondisi tersebut mengakibatkan genangan air meresap ke badan jalan hingga memicu amblesnya jalan sepanjang sekitar 30 meter dengan kedalaman mencapai 3 hingga 4 meter.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, penanganan permanen diperlukan melalui pemasangan gorong-gorong baru yang dilengkapi dengan perkuatan bahu jalan menggunakan struktur bronjong guna mencegah longsor susulan.
Hasil asesmen tersebut kemudian dilaporkan oleh Kepala UPTD Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah V kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor melalui Nota Dinas tertanggal 28 Januari 2026. Laporan tersebut juga ditembuskan kepada Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan sebagai dasar pelaksanaan penanganan melalui anggaran Reaktif Jalan pada DPA APBD Kabupaten Bogor.
Melalui program tersebut, Dinas Pekerjaan Umum melaksanakan pemasangan bronjong sebagai penguatan lereng sekaligus mengembalikan stabilitas badan jalan yang sebelumnya mengalami ambles.
Proses penanganan berlangsung cepat sehingga kondisi jalan kembali aman untuk dilalui masyarakat. Ruas Jalan Jambu–Gobang merupakan jalur penghubung strategis antara Kecamatan Leuwisadeng dan Kecamatan Rumpin yang memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa.
Keberhasilan penanganan bencana melalui kegiatan Reaktif Jalan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga persentase jalan mantap, yaitu jalan dengan kondisi baik maupun sedang. Pemeliharaan infrastruktur secara cepat dan tepat diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, kenyamanan pengguna jalan, sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.***

