HomeNasionalGarut International Kite Festival 2026 Resmi Digelar, Layang-layang, Kopi, hingga Budaya Bersatu...

Garut International Kite Festival 2026 Resmi Digelar, Layang-layang, Kopi, hingga Budaya Bersatu di Kaki Gunung Papandayan

Bogordaily.net – Ada yang berbeda di lereng Gunung Papandayan pekan ini. Bukan hanya warna-warni layang-layang yang akan menghiasi langit Garut.

Aroma kopi khas pegunungan juga ikut menguar, berpadu dengan pertunjukan seni budaya hingga kajian Islami.

Itulah konsep yang diusung dalam Garut International Kite Festival 2026.

Festival yang berlangsung mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini dipusatkan di Agrowisata Tepas Papandayan, kawasan Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan dan Balewangi, Kabupaten Garut.

Mengusung konsep perpaduan olahraga rekreasi, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif, acara ini tidak hanya menjadi ajang menerbangkan layang-layang, tetapi juga memperkenalkan kopi Garut kepada pasar yang lebih luas.

Diawali Workshop Layang-layang

Rangkaian kegiatan hari pertama dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan pembukaan resmi oleh pembawa acara.

Selanjutnya peserta diajak mengikuti workshop mewarnai layang-layang yang menjadi salah satu aktivitas favorit bagi anak-anak maupun keluarga.

Suasana kemudian berlanjut dengan pengalaman menyeduh kopi secara interaktif yang memperkenalkan cita rasa kopi khas Garut kepada para pengunjung.

Talkshow Bahas Peluang Kopi Garut

Salah satu agenda utama Garut International Kite Festival 2026 adalah talkshow mengenai peluang kopi Garut di pasar nasional maupun global.

Diskusi tersebut menghadirkan pembahasan mengenai potensi kopi lokal agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Setelah jeda istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan musik dan seni budaya yang menjadi bagian dari Festival Kopi.

Pada sesi berikutnya, digelar talkshow mengenai pola budidaya kopi berbasis agroforestri di kawasan perhutanan sosial.

Materi ini menjadi ruang berbagi pengalaman tentang pengembangan kopi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Seni Budaya Hingga Kajian Islami

Memasuki malam hari, panggung festival kembali dihidupkan dengan penampilan seni budaya.

Acara dilanjutkan dengan pertunjukan Islami berupa nasyid dan hadroh sebelum ditutup dengan kajian Islami yang menjadi penutup rangkaian kegiatan hari pertama.

Atraksi Layang-layang Nasional dan Internasional

Selain berbagai kegiatan edukatif dan budaya, Garut International Kite Festival 2026 juga menghadirkan penampilan pelayang lokal.

Atraksi kemudian dilanjutkan dengan penerbangan layang-layang skala nasional yang menjadi salah satu daya tarik utama festival.

Selama lima hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati perpaduan panorama alam Papandayan, budaya Sunda, kopi Garut, hingga atraksi layang-layang dari berbagai daerah.

Festival ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Garut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan produk kopi lokal kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here