Bogordaily.net — Pesantren Pertanian Darul Fallah (PPDF), Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar, dan Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permata Bank Syariah bersinergi dalam mengembangkan peternakan domba melalui program Kandang Komunal Domba di Unit Peternakan Pesantren Pertanian Darul Fallah, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Program tersebut resmi diresmikan pada Sabtu (15/8/2026) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren sekaligus mendorong kemandirian masyarakat melalui sektor peternakan.
Melalui program ini, Pesantren Pertanian Darul Fallah mendapatkan fasilitas kandang komunal seluas 105 meter persegi serta bantuan 42 ekor domba, yang terdiri atas 34 domba jantan dan 8 domba betina.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas peternak, mengembangkan usaha peternakan secara berkelanjutan, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesantren dan lingkungan sekitarnya.
Direktur Utama Lembaga Amil Zakat dan Wakaf (LAZWaf) Al Azhar, Drs. H. Ali Subechan, M.A., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama UPZDK Permata Bank Syariah. Ia berharap keberadaan kandang komunal dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua UPZDK Permata Bank Syariah, Awaludin Gumbira, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kolaborasi bersama tiga pihak ini, kami berharap ke depan taraf dan kualitas hidup masyarakat, khususnya masyarakat pesantren ini dapat meningkat. Sehingga para penerima manfaat dapat berkembang dari mustahik menjadi muzaki,” tuturnya.
Ketua Umum Yayasan Pesantren Pertanian Darul Fallah (YPPDF), Dr. Ir. H. Naufal Mahfudz, MBA, MM, menyampaikan terima kasih kepada LAZ Al Azhar dan UPZDK Permata Bank Syariah atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin.
Menurut Naufal, keberadaan kandang komunal bukan sekadar penyediaan fasilitas peternakan, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan dan ekonomi produktif di lingkungan pesantren.
“Kandang komunal ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan juga laboratorium dan pusat pembelajaran serta pengembangan ekonomi produktif bagi santri, guru, dan warga sekitar pesantren,” ungkap Naufal.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat menjadi katalisator bagi tumbuhnya kemandirian ekonomi pesantren di masa depan.
Peresmian Kandang Komunal Domba ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pesantren, lembaga zakat, dan perbankan syariah dalam mengembangkan peternakan produktif berbasis pesantren, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat menuju kehidupan yang lebih mandiri dan berdaya.***
