HomeKabupaten BogorPesta Rakjat Banyumas di Tanabambu, Hadirkan Suasana Kampung Halaman Ditengah Kawasan Jabodetabek

Pesta Rakjat Banyumas di Tanabambu, Hadirkan Suasana Kampung Halaman Ditengah Kawasan Jabodetabek

Bogordaily.net – Pesta Rakjat Banyumas di Tanabambu menghadirkan suasana Banyumasan di tengah kawasan Jabodetabek sebagai ruang berkumpul bagi masyarakat Banyumas Raya, sekaligus mengenalkan kekayaan kuliner dan budaya Banyumasan kepada masyarakat luas.

Mengusung tagline “Guyub Rukun Sesarengan”, Pesta Rakyat Banyumas berlangsung mulai 1–31 Agustus 2026 di Tanabambu, Jalan Letda Nasir 36A, Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Acara ini menghadirkan berbagai pengalaman khas Banyumasan, mulai dari festival kuliner, pertunjukan seni tradisional, gelar budaya, lomba, hingga bazar UMKM.

Seluruh rangkaian acara dapat dinikmati masyarakat secara gratis, termasuk akses masuk ke area Kampung Jawa Tanabambu. Menghadirkan Rasa Kampung Halaman di Jabodetabek bagi masyarakat Banyumas Raya yang tinggal di Jabodetabek.

Pesta Rakyat Banyumas dirancang sebagai ruang untuk kembali merasakan atmosfer kampung halaman, mulai dari makanan, kesenian, hingga suasana guyub yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banyumasan.

Sejumlah kuliner khas Banyumasan akan hadir dalam rangkaian festival, di antaranya sroto, mendoan, dawet, getuk, pecel, serabi, serta berbagai sajian tradisional lainnya.

Pada hari kerja, pengunjung tetap dapat menikmati beberapa kuliner khas seperti dawet, getuk, dan serabi, sementara setiap akhir pekan suasana akan semakin meriah dengan kehadiran bazar UMKM Banyumasan.

Sekitar 10–15 tenant UMKM yang berasal dari masyarakat Banyumas Raya turut ambil bagian dalam kegiatan ini, sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat
Jabodetabek.

Dari Calung hingga Ebeg, Budaya Banyumasan Hadir Setiap Akhir Pekan

Tidak hanya menghadirkan kuliner, Pesta Rakyat Banyumas juga membawa kekayaan seni tradisional Banyumasan ke Tanabambu.

Setiap akhir pekan, pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan seni dan budaya yang melibatkan komunitas seni, paguyuban, dan sanggar dari kawasan Jabodetabek.

Rangkaian pertunjukan antara lain menghadirkan Calung, Ebeg Banyumasan, sendratari, keroncongan, serta berbagai kesenian tradisional
lainnya.

Setiap Sabtu juga akan diisi dengan gelar budaya, sementara berbagai perlombaan turut memeriahkan rangkaian acara, mulai dari lomba seni tradisional hingga lomba makan dan lomba mendoan.

Puncak rangkaian Pesta Rakjat Banyumas akan berlangsung pada 29 Agustus 2026 dalam acara penutupan yang menjadi
perayaan bersama seluruh pengunjung, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat yang terlibat.

Bersamaan dengan Pesta Rakjat Banyumas, Dawet Tanabambu Resmi Hadir di Lippo Icon Cibubur Momentum Pesta Rakjat Banyumas juga menjadi momen penting bagi Tanabambu dengan hadirnya Dawet Tanabambu di Lippo Icon Cibubur.

Pada 27 Agustus 2026, Dawet Tanabambu resmi membuka gerai pertamanya di pusat perbelanjaan, setelah sebelumnya hadir sebagai salah satu flagship kuliner di Tanabambu.

Kehadiran Dawet Tanabambu di Lippo Icon Cibubur menjadi langkah Tanabambu untuk membawa cita rasa khas yang selama ini menjadi bagian dari pengalaman di Tanabambu ke ruang yang lebih dekat dengan masyarakat urban.

Dengan tetap mempertahankan karakter tradisionalnya, Dawet Tanabambu dihadirkan sebagai representasi kuliner khas Tanabambu yang dapat dinikmati masyarakat dalam suasana yang lebih
modern.

Pembukaan gerai di Lippo Icon Cibubur sekaligus menjadi bagian dari pengembangan Tanabambu dalam memperluas jangkauan produk kulinernya, sekaligus memperkenalkan kembali minuman tradisional kepada masyarakat yang lebih luas.

Gratis dan Terbuka untuk Masyarakat Pesta Rakyat Banyumas terbuka bagi masyarakat umum dan dapat dinikmati tanpa tiket masuk.

Dengan target kunjungan sekitar 15.000–20.000 pengunjung selama satu bulan, Tanabambu berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi destinasi rekreasi keluarga, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan pertemuan bagi masyarakat
Banyumas Raya di Jabodetabek.

Setiap akhir pekan, jumlah pengunjung ditargetkan dapat mencapai sekitar 3.000–4.000 orang, dengan rangkaian kegiatan yang terus berganti dan memberikan pengalaman Banyumasan yang berbeda.

Antusiasme Tinggi, Pesta Rakyat Banyumas Diperpanjang hingga September Tingginya antusiasme masyarakat terhadap rangkaian Pesta Rakyat Banyumas mendorong Tanabambu untuk memperpanjang suasana Banyumasan hingga 30 September 2026.

Perpanjangan ini dilakukan setelah tingginya minat pengunjung yang masih mencari dan menanyakan berbagai kuliner serta aktivitas Banyumasan, bahkan setelah rangkaian kuliner harian berakhir.

Dekorasi dan atmosfer Banyumasan di Tanabambu akan tetap dipertahankan selama periode perpanjangan, sehingga masyarakat masih dapat menikmati suasana Kampung Jawa dengan sentuhan Banyumasan hingga akhir September.

“Pesta Rakyat Banyumas kami hadirkan bukan hanya sebagai sebuah event, tetapi sebagai ruang untuk menghadirkan kembali rasa kampung halaman. Kami ingin masyarakat Banyumas Raya di Jabodetabek bisa berkumpul, menikmati makanan yang familiar, melihat kesenian yang mengingatkan mereka pada rumah, dan merasakan kembali suasana guyub dan rukun,” ujar Jeje, perwakilan Tanabambu.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kebudayaan daerah kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Semangat tersebut sejalan dengan visi Tanabambu untuk menghadirkan berbagai tema budaya Nusantara secara berkelanjutan.

Setelah Banyumasan, ke depan Tanabambu terbuka untuk menghadirkan tema budaya dari daerah lain di Indonesia sebagai bagian dari pengalaman Kampung Jawa dan ruang apresiasi budaya.

Sementara itu, melalui Pesta Rakyat Banyumas, Tanabambu mengajak masyarakat untuk datang, makan, menikmati seni, berkumpul, dan merasakan kembali hangatnya kampung halaman tanpa harus meninggalkan Jabodetabek.(Albin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here