Bogordaily.net – Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menekankan pentingnya memastikan 10 Program Pokok PKK benar-benar berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat evaluasi dan penilaian lomba 10 Program Pokok PKK di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, Kamis (29/10/2026).
Ia menegaskan, sebagus apa pun program dan inovasi yang dijalankan, semuanya akan sia-sia jika tidak memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jadi 10 Program Pokok PKK harus menyasar betul di masyarakat. Seperti terkait kesehatan atau pendidikan, jika sering turun ke wilayah pastinya tahu dan terlihat apakah programnya sudah menyebar betul ke masyarakat,” tegas Yantie Rachim.
Ia menjelaskan, pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter, pola pikir, pola asuh, dan aspek lainnya. Meskipun tidak selalu terlihat secara kasatmata, aspek-aspek tersebut merupakan bagian penting dari pembangunan.
Yantie Rachim juga menekankan pentingnya dukungan dan pemahaman terhadap 10 Program Pokok PKK dari seluruh pihak, termasuk pengurus TP PKK di wilayah, camat, dan lurah. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat dipahami dan dipantau secara menyeluruh, terutama saat proses evaluasi dan penilaian berlangsung.
Monitoring secara berkala, lanjutnya, diperlukan untuk memastikan program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat.
Selain mengingatkan pentingnya manfaat program, Yantie Rachim menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kelurahan Sindangrasa yang terpilih mewakili Kecamatan Bogor Timur dalam lomba 10 Program Pokok PKK tingkat Kota Bogor. Apresiasi tersebut diharapkan menjadi dorongan dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program.
“Apresiasi untuk TP PKK Kelurahan Sindangrasa karena dipilih perwakilan Kecamatan Bogor Timur mengikuti lomba 10 Program Pokok PKK. Semoga Kelurahan Sindangrasa menjadi salah satu pilihan terbaik dan siap mengikuti lomba,” katanya.***

