Bogordaily.net – Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial MRS (83) terserempet kereta api di kawasan RT 01 RW 02, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa 3 November sekitar pukul 09.45 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di bantaran rel kereta api yang berada tepat di belakang Gedung DPRD Kota Bogor. Korban diketahui merupakan warga RT 01 RW 11, Kelurahan Kebon Pedes, Kota Bogor.
Kapolsek Tanah Sareal, Sonson, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari warga terkait adanya seorang pria yang mengalami kecelakaan di sekitar jalur kereta api.
“Setelah mendapatkan informasi dari warga, kami langsung melakukan pengecekan dan ternyata benar telah terjadi peristiwa tersebut. Kami kemudian berkoordinasi dengan Inafis dan warga setempat untuk melakukan evakuasi serta menghubungi pihak keluarga korban,” ujar Sonson.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban saat itu tengah berjalan di bantaran rel kereta api. Namun, dari arah Bogor menuju Jakarta melintas sebuah kereta hingga korban terserempet.
Sonson menegaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari saksi, korban bukan tertabrak secara langsung, melainkan terserempet kereta yang melintas.
“Jadi, berdasarkan keterangan saksi, korban sedang berjalan di bantaran rel. Kemudian ada kereta dari arah Bogor menuju Jakarta dan korban terserempet. Jadi, bukan tertabrak, tetapi terserempet kereta,” jelasnya.
Ia menambahkan, korban merupakan warga asli Pondok Rumput yang lahir pada 1943. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga dan warga sekitar, korban juga diketahui mengalami gangguan pendengaran.
Sementara itu, Ketua RW 02, Sumardi, mengatakan bahwa korban sebelumnya kerap terlihat berjalan tanpa tujuan di sekitar kawasan rel kereta api. Meski demikian, menurutnya, korban biasanya berada di area yang berbeda dari lokasi kejadian kali ini.
“Korban memang sering terlihat luntang-lantung di sekitar area rel kereta api, tetapi bukan di titik lokasi kejadian seperti sekarang,” ungkap Sumardi.
Setelah proses evakuasi dan koordinasi dengan pihak keluarga, korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga dan dipersiapkan proses pemakaman.***

