BOGOR DAILY – Kebijakan-kebijakan pemerintah pusat dalam menaggulangi permasalahan Covid-19 sudah banyak di kritik oleh banyak pihak, setelah adanya dua warga Indonesia pada awal bulan Maret 2020 kemarin mengumumkan dua kasus pasien terinfeksi Virus Korona
Kali ini kritikan itupun datang dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang merupakan kader dari PDI Perjuangan, Asyanti Rozana Thalib. Menurutnya, pemerintah pusat telah gagal dalam antisipasi adanya Covid-19 yang pertama melanda Kota Wuhan Cina.
“Seharusnya pemerintah harus mengantisipasi adanya wabah tersebut, yang pertama ada di Cina. Tapi saya menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai menyepelekan atas hal tersebut,” katanya, Senin (6/4/2020).
Politisi PDIP itu juga menjelaksan, jika sebelumnya pemerintah pusat fokus kepada pencegahan pada bulan Februari 2020 kemarin, mungkin kondisi Indonesia saat ini tidak seperti keadaan sekarang.
“Coba kalau dulu Indonesia sadar akan bahayanya virus itu, tentunya peralatan tenaga medis dicukupi tidak akan seperti ini yang kesusahan untuk mencari ssalah satunya Alat Pelindung Diri (APD),” jelasnya.
Sebelumnya juga kata Asanti, tiki-taka kebijakan pemerintah RI dalam mengatasi pandemi korona sudah lama dikritik oleh Ikatan Dokter Indonesia.
Dirinya juga berharap, pemerintah pusat segera belajar penanganan pandemi Wabah Sars tahun 2002-2004 dan flu burung pada tahun 2004 lalu.
“Saya berharap ada trobosan baru nantinya untuk kebaikan Indonesia, sebelum wabah Virus Covid-19 melanda di berbagai daerah yang ada di Tanah Ari tercinta ini,” harapnya. (Andi).
