BOGORDAILY – Komandan Regu (Danru) 1 Damkar Kabupaten Bogor , Alan Bastyan sebut korban hanyut di aliran sungai Cisadane, Ciseeng akibat tidak dapat berenang.
Alan menjelaskan bahwa korban hanyut tersebut ingin mencari batu untuk akuarium yang dimilikinya.
“Jadi tadi saya berbincang dengan perangkat desa di sini. Mereka mengatakan korban baru pertama main di sungai Cisadane. Mereka bilang korban ingin mencari batu untuk akuarium,” ujarnya, Kamis (20/8/2020).
Lebih lanjut, Alan memebebrkan bahwa korban sempat ditolong temannya namun sayangnya korban kembali hanyut.
“Jadi temannya sempat menolong dengan menarik bagian kepala korban. Tapi korban panik dan temannya tersebut takut ikut tercebur sehingga korban terbawa arus sungai. Korban memang tidak bisa berenang,” jelasnya.
Sementara itu, warga sekitar sungai Cisadane di Desa Putat Nutug, Ciseeng, Kabupaten Bogor , Nana berhasil mengevakuasi seorang korban hanyut.
Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 16.48 WIB, korban berhasil di evakuasi oleh warga dan juga tim SAR gabungan dari Dinas Pemadam Kabupaten Bogor, BPBD Kabupaten Bogor, Tagana, TNI dan Polri.
Nana mengatakan bahwa jasad korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 3 sampai 4 meter.
“Tadi berhasil ketemu sekitar pencarian sekitar dua jam setengah. Korban tewas tersebut tersangkut di bambu pencarian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nana membeberkan bahwa korban tersebut hanyut lantaran berenang di aliran sungai Cisadane.
“Tadi itu dia berenang bersama teman lainnya. Tapi korban hanyut dan temannya berhasil selamat. Kalau hanyutnya tidak terlalu jauh tempat di mana korban berenang,” jelasnya.
Diketahui, korban tewas merupakan warga Cibeteung Muara RT 03 RW 05 Kampung Pabuaran Besar, bernama Ibnu usia 15 tahun.
