BOGOR DAILY – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bogor hanya menargetkan di tahun 2020 ini bisa mengumpulkan zakat sebesar Rp10 miliar.
Ketua Baznas Kabupaten Bogor Lesmana juga mengklaim, bahwa pengumpulan zakat di tahun 2020 ini sudah tercapai.

Menurut Lesmana, dirinya juga sudah sepenuhnya memanfaatkan potensi zakat yang ada. Salah satu contohnya zakat profesi pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bogor.
“Dari total ASN yang ada di Kabupaten Bogor, kita baru mampu menjaring 47 persen saja. Hal tersebut lantaran sifat zakat ASN hanya bersifat instruksi. Kita belum bisa maksimal, karena sifatnya baru instruksi Bupati, belum jadi Peraturan Daerah (Perda). Dan target pengumpulan zakat kita tahun ini di angka Rp 10 miliar,” katanya kepada wartawan, usai rapat kordinasi Baznas di Hotel Renotel Sentul, Selasa (25/8/2020).
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan meminta, kepada pengurus Baznas Kabupaten Bogor agar bisa menggali potensi zakat diluar ASN.
“Saya harap bisa maksimal, intinya harus meyakinkan masyarakat bisa percaya kepada Baznas. Bagaimana menanamkan kepercayaan kepada masyarakat, yang susah itu kan kepercayaan. Makanya kita bangun di UPZ itu harus dipercaya orang,” pintanya.
Rapat ini juga kata Politisi Gerindra itu, bagaimana Baznas memaksimalkan potensi sumber daya dari UPZ agar ketika ada pembinaan dan pelatihan bisa maksimal. (Andi)
