SELATAN

Truk BBM Terbakar di Jagorawi, Seperti Ini Lalin di Puncak Bogor

Truk BBM Terbakar di Jagorawi, Seperti Ini Lalin di Puncak Bogor

BOGOR AREA, SELATAN
BOGORDAILY - Pasca terbakarnya truk tangki di KM 11 Tol Jagorawi Minggu (26/2/2017) pagi, lalu lintas dari arah Jakarta ke Puncak Bogor tak seramai biasanya dan relatif lebih sedikit. Seperti biasanya, sistem satu arah atau one way kembali diberlakukan di wilayah Puncak Bogor. “One way sudah dilakukan dari pukul 09.23 WIB. Pemberlakuan jalan normal akan dilakukan dengan melihat kondisi dan volume kendaraan yang melintas,” jelas Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena. Ia menambahkan, lalu lintas Puncak hari ini ramai lancar. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan hati-hati dalam berkendaraan. Terutama dalam mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. “Pengemudi diharap selalu jaga jarak antar kendaraan agar selamat selama perjalanan,” imbaunya. Lalu
Dini Hari Tadi 106 Warga Asing Ilegal Diangkut dari Vila di Bogor dan Cianjur

Dini Hari Tadi 106 Warga Asing Ilegal Diangkut dari Vila di Bogor dan Cianjur

BOGOR AREA, HEADLINE, SELATAN
BOGORDAILY- Sebanyak 106 Warga Negara Asing (WNA) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur diamankan Petugas Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Pusat, Rabu (22/2/2017) dini hari tadi. Hal itu dibenarkan Kepala Imigrasi Kelas I Bogor, Herman Lukman. Menurut Herman, penangkapan tersebut dilakukan saat Dirjen Imigrasi pusat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pendataan serta penindakan terhadap WNA ilegal di Kota Bunga Kabupaten Cianjur dan Puncak Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. "Sidak dilakukan mulai pukul 01.00 WIB, dalam kegiatan itu Imigrasi Bogor hanya fasilitator karena tempatnya ada di Bogor," ujarnya. Herman mengatakan, WNA yang terjaring merupakan WNA yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat keimigrasiannya. "Dari 106 WNA ada yang dokumen...
Curah Hujan Tinggi, Kota Bogor Waspadai Ancaman Bencana Longsor

Curah Hujan Tinggi, Kota Bogor Waspadai Ancaman Bencana Longsor

BOGOR AREA, SELATAN
BOGORDAILY - Cuaca buruk masih menghantui Kota Hujan. Kemarin (16/2) longsor kembali terjadi di Kelurahan Rancamaya, Bogor Selatan. Akibatnya, halaman rumah milik Muhammad Amid (44), warga Gang Dodol RT 03/10, Rancamaya, ambles kurang lebih tiga meter. Kini, nasib keluarga Amid dalam bahaya. Pasalnya, longsoran tanah makin mendekat ke rumahnya. Ditemui di lokasi, Amid menuturkan, longsor di halaman depan rumahnya terjadi bertahap. “Dari pagi kemarin saya sudah khawatir, karena hujan terus. Halaman saya juga sudah retak-retak, kurang lebih 70 cm retakannya,” ujarnya kepada Radar Bogor. Makin sore, ia perhatikan retakan tersebut semakin memanjang hingga satu meter. “Nah, sekitar pukul 19.30, dari dalam rumah saya mendengar suara keras seperti petir dari depan rumah,” ucap Ami
Semakin Pedas Sekali! Harga Cabai Rawit Tembus Rp180.000 per Kilogram

Semakin Pedas Sekali! Harga Cabai Rawit Tembus Rp180.000 per Kilogram

BARAT, BOGOR AREA, BOGOR CITY, HEADLINE, SELATAN, TIMUR, UTARA
Bogordaily - Hingga saat ini pemerintah belum bisa menurunkan harga cabai. Bahkan, di beberapa daerah harga cabai semakin pedas. Baru-baru ini harga cabai rawit merah di Pasar Glodok menembus Rp180.000/kg. Lalu, apa sebenarnya yang membuat harga cabai rawit merah semakin mahal? Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia Dadi Sudiana mengatakan, memang alasan pertama kenaikan harga cabai karena stok barangnya tidak ada. “Petani kan lebih memilih tanam cabai besar daripada cabai rawit merah. Itu karena aspek output, rawit merah sedikit, belum lagi risikonya. Jadi barang murah,” ucap Dadi, seperti melansir Okezone (9/2). Pihaknya menjelaskan, jika dalam luasan lahan yang sama menanam cabai 1 kg bibit cabai, cabai besar mendapatkan 80—90 buah cabai. Adapun rawit merah hanya 11 bua
Video: Longsor di Jalan Raya Puncak Bogor, Satu Warung Tertimbun

Video: Longsor di Jalan Raya Puncak Bogor, Satu Warung Tertimbun

BOGOR AREA, HEADLINE, SELATAN
BOGORDAILY- Hujan terus mengguyur kawasan Bogor dan sekitarnya. Longsor pun mulai menghantui. Salah satunya, di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Minggu (12/2/2017) siang ini, badan Jalan Raya Puncak, di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, tertutup longsor. Titik longsoran berada di sekitar Riung Gunung dan di sekitar Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden longsor ini. Namun, satu warung warga tertimbun material longsoran. Kasatlantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum agar tanah longsoran tidak menutup jalan. "Sudah dievakuasi, saat ini sudah bisa dilintasi lagi oleh kendaraan dari kedua arah," ujarny...
Ada Apa? Megamendung Mencekam, Desa Kuta Dijaga FPI.

Ada Apa? Megamendung Mencekam, Desa Kuta Dijaga FPI.

SELATAN
BOGORDAILY - Markaz Syariah Pesantren Agrokultural, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor tampak dijaga sekumpulan massa di sejumlah titik Sejak Jumat (10/2) hingga Sabtu (11/2) pagi. Beberapa kendaraan roda dua tak hentinya berseliweran di sekitar markaz. Massa yang beberapa di antaranya mengenakan baju putih-putih itu diduga merupakan pendukung Front Pembela Islam (FPI). Ada pula kelompok yang menggelar api unggun kecil di titik masuk markaz pesantren asuhan Imam Besar FPI, Habib Rizeq Syihab tersebut. Massa dengan pakaian serba putih itu juga terkonsetrasi di beberapa lokasi, seperti di Simpang Gadog, Simpang Pasir Muncang, dan sepanjang Jalan alternatif Pasirmungcang, Megamendung maupun Cisarua. Penjagaan ini dikabarkan tak terlepas dari adanya isu penjemputan paksa ...
Massa FPI Jaga Ketat Kediaman Habib Rizieq di Megamendung Bogor

Massa FPI Jaga Ketat Kediaman Habib Rizieq di Megamendung Bogor

BOGOR AREA, HEADLINE, SELATAN
BOGORDAILY- Kediaman Habib Rizieq Shihab di Megamendung Bogor di jaga ketat ratusan massa Front Pembela Islam (FPI). Massa datang dengan mengendarai motor maupun mobil. Awak media hanya memantau dari jarak sekitar 1 Km saat massa beriringan menuju Pondok Pesantren Alam dan Agrokultural Markaz Syariah, Kecamatan Megamendung Bogor Jumat (10/2) malam. Pantauan hingga pukul 01.30 WIB Sabtu (11/2), massa yang mengenakan baju koko dan peci serba putih, masih berkonvoi melintas di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Simpang Pasir Angin. Sesekali, mereka terdengar menerikan takbir terhadap sejumlah pengendara yang melintas di jalur tersebut. “Takbir, Takbir” teriak salah seorang massa yang berkumpul di tepi jalan. Sebelumnya, beredar informasi bahwa akan ada penjemputan oleh pihak Polda Jawa B
Angin Kencang Disertai Hujan, Waspada Pohon Bertumbangan di Puncak!!

Angin Kencang Disertai Hujan, Waspada Pohon Bertumbangan di Puncak!!

BOGOR AREA, HEADLINE, SELATAN
BOGORDAILY- Bagi Anda yang ingin menuju jalur Puncak Bogor sebaiknya waspada. Angin kencang disertai hujan membuat sejumlah pohon kawasan wisata ini tumbang. Kamis (9/2/2017) pagi ini, sebuah pohon besar tumbang sehingga jalan tertutup dan arus lalulintas di kawasan ini tersendat. Petugas Polsek Cisarua ditengah guyuran hujan, turun lokasi dan melakukan evakuasi batang dan ranting pohon dari bahu jalan, guna menormalkan kembali arus lalulintas. Kapolsek Cisarua, AKP Sujito dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pohon tumbang hingga menutup bahu jalan terjadi sekitar pukul 07.20 WIB, saat wilayah ini sedang dilanda hujan sejak subuh. Pohon tumbang ini terjadi di Jalan Raya Puncak Kampung Cibulao RT 02 RW 06 Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, tepatnya di dekat R...
Soal Lahan Pesantren Habib Rizieq, Ini Pernyataan Kades Kuta Megamendung Bogor!!

Soal Lahan Pesantren Habib Rizieq, Ini Pernyataan Kades Kuta Megamendung Bogor!!

BOGOR AREA, HEADLINE, SELATAN
BOGORDAILY- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dilaporkan karena diduga menyerobot lahan milik PTPN VIII HGU Gunung Mas. Kepala Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, M Rohmatul Falahudin, mengaku heran dan kaget mendengar kabar tersebut. “Kalau ada warga yang lahannya diserobot atau lahan Ponpes dan Markaz Syariah milik beliau masih sengketa dengan pihak lain sudah pasti kami tahu,” kata Rahmatul, Rabu (1/2/ 2017). Rohmatul mengatakan, hingga saat ini aparat Desa Kuta belum menerima aduan atau warga yang datang mengeluh dan melaporkan tanahnya diserobot oleh pihak pesantren pimpinan Habib Rizieq. “Kalau ada warga yang tanahnya diserobot oleh beliau pasti kami aparat desa yang pertama kali mereka datangi,” kata Rohmatul. Rohmatul mengaku tidak menge
Video: Heboh Ceramah Habib Rizieq Soal Dirinya Dituduh Merampas Tanah Negara

Video: Heboh Ceramah Habib Rizieq Soal Dirinya Dituduh Merampas Tanah Negara

BOGOR AREA, HEADLINE, SELATAN
BOGORDAILY- Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab akhirnya buka suara soal latihan pasukan Brimob di dekat pesantren miliknya di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Tak hanya itu, habib juga menjelaskan kronologis asal-usul tanah pesantren yang dipersoalkan sejumlah pihak sehingga melaporkannya ke polisi. Dia membantah tanah yang kini di atasnya berdiri pesantren itu adalah hasil dari menyerobot tanah negara. "Tanah di wilayah Megamendung ini tanah garapan rakyat. Jangankan sampai 40 hektar, sejengkal tanah saja anda serobot dibisa diuber-uber pacul sama petani," ungkap Habib dalam ceramahnya yang diunggah ke media sosial Youtube, pada 27 Januari 2017. (bd) Berikut video selengkapnya: https://www.youtube.com/watch?v=I_lgziEOr0Q