Sudah Empat Hari Warga Cibuluh Bogor Krisis Air Bersih

BOGOR DAILY-Warga RT 01, 02 dan 04/02, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, mengalami krisis air. Akibatnya, warga terpaksa mengambil air dari sumur yang tidak layak.

Menurut Ketua RT 04/02 Nur Qodarachman, air PDAM di tiga RT yang berada di wilayah RW 02 tidak menyala sejak Selasa (8/8) sekitar pukul 19:00 WIB. “Itu RT 01, 02 dan 04 air mati. Awalnya hujan deras terus tiba-tiba air keruh kemudian air mati total,” ujarnya, Kamis (10/8).

Selain itu, warga mengaku kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sampai-sampai mengambil air dari sumur yang tidak layak pakai. “Iya Kang, kita antre di sumur untuk mandi dan masak,” ujar Jodi (64), warga Cibuluh RT 04/02.

Hal itu dibenarkan Nur. Saking terbatasnya air yang didapat, mereka terpaksa harus menggunakan sumur yang tidak layak. “Selama dua hari warga memakai sumur yang tidak layak, yang bisa membahayakan kesehatan mereka,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Operator PDAM Tirta Pakuan Novi Mulyadi mengakui pasokan air ke wilayah Cibuluh diduga tersendat selama beberapa hari terakhir. “Tim PDAM masih mencari masalahnya. Diduga karena ada yang tersangkut sehingga airnya macet,” ungkapnya.

Hingga kini PDAM Tirta Pakuan mengirimkan pasokan air bersih menggunakan tanki air sebanyak 8.000 liter. “Pasokan diberikan kepada warga hingga pipa air di wilayah tersebut kembali normal,” ujar Novi.

Ketua RW 02 Dody Rochyadi Rachman berharap kesulitan air yang dialami warga di wilayahnya bisa teratasi dalam waktu dekat. “Alhamdulillah, saya bersyukur PDAM sudah tanggap dalam musibah ini meskipun telat dan semoga segera bisa ditemukan pipa yang rusak,” ujarnya.