Remaja 15 Tahun Saksikan Ayahnya Tewas Disambar Petir di TNGP

Menu

Mode Gelap
Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka Diduga Nikah Sirih, Viral Tersebar Buku Nikah Al Ghazali dan Pacar

TERKINI · 13 Nov 2017 11:08 WIB

Remaja 15 Tahun Saksikan Ayahnya Tewas Disambar Petir di TNGP


 Remaja 15 Tahun Saksikan Ayahnya Tewas Disambar Petir di TNGP Perbesar

BOGOR DAILY-Hujan deras disertai petir menerjang kawasan Cipanas akhir pekan kemarin, mengakibatkan Karmiatun (45) warga Puri Indah Blok H No 203, Jalan Semarang 4, Tangerang gosong tersambar petir.

”Ya, Karmiatun tewas tersambar petir di Kawasan Perkemahan Mandala Wangi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Sabtu (11/11/2017) sore hari,” ujar Wakapolsek Pacet AKP Falahudin.

Diakuinya korban tengah mengikuti acara family gathering. Ketika rombongan family gathering yang berada di masing-masing tenda tengah diabsen. Selang beberapa waktu kemudian hujan turun disertai petir.

”Korban yang saat itu tengah beres-beres di luar tenda, langsung terkena petir. Akibatnya tubuh korban menderita luka bakar dan saat itu juga meninggal dunia di lokasi kejadian,” paparnya.

Diakuinya kejadian ini cukup mengiris hati karena ketika korban tersambar petir, Wildan (15) seorang anak korban dan saksi bernama Babay (35) melihat langsung bagaimana tubuh korban disambar petir.

”Mendapat laporan kami langsung mendatangi lokasi kejadian. Kami sudah melakukan visum dan menyerahkan jenazah korban kepada keluarganya,” jelasnya.

Tokoh masyarakat sekitar Ujar Supriatna mengaku hujan deras kerap mengguyur wilayah Cimacan sehingga masyarakat harus waspada. Seharusnya jangan sampai ketika cuaca buruk mereka kemping.

”Karena dataran tinggi berpotensi adanya petir dan angin kencang menerjang. Seharusnya pengawasan di kawasan wisata lebih ketat oleh masing-masing pengola wisata. Jangan sampai adanya korban jiwa kembali,” tukasnya.

Sementara itu, Dirut RSUD Cimacan, Darmawan mengatakan, warga beserta jajaran petugas Polsek Pacet melarikan korban ke RSUD Cimacan. Namun, akibat luka dan kondisi fatal yang dialami korban membuat pihaknya tak bisa berbuat banyak.

Pasalnya, korban dinyatakan sudah meregang nyawa di lokasi kejadian sesaat setelah tersambar petir. Akhirnya, pihak keluarga memutuskan untuk segera membawa pulang jenazah ke kampung halamannya.

”Korban langsung dibawa pulang ke Tangerang,” ujarnya

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Pemerintah Kecamatan Parung Panjang Bogor Perbaiki Jalan Berlubang

17 Mei 2022 - 16:20 WIB

Komisi I Ingatkan Pemkot Bogor Segera Terbitkan 103 Perwali

17 Mei 2022 - 15:16 WIB

Hari Hipertensi Sedunia, Puskesmas Leuwisadeng Bogor Cek Kesehatan Gratis

17 Mei 2022 - 14:52 WIB

Jokowi ke Pasar Gunung Batu Bogor, Arus Lalu Lintas Macet

17 Mei 2022 - 14:30 WIB

Heboh, Pasar Gunung Batu Bogor Dijaga Tentara Bersenjata Laras Panjang

17 Mei 2022 - 13:56 WIB

Emak-emak Menyemut Tunggu Jokowi di Pasar Cibinong Bogor

17 Mei 2022 - 13:45 WIB

Trending di Kabupaten Bogor