Jalan Di Sukajaya Dibiarkan Rusak

BDN – akses jalan poros kabupaten di Desa Kiarapandak menuju Kiarasari yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Sukajaya dibiarkan rusak parah. Pasalnya, sudah hampir empat tahun jalan tersebut tak kunjung diperbaiki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Warga sekitar, Agus (38), mengatakan bahwa sudah hampir empat tahun akses jalan yang di Desa Kiarapandak menuju Kiarasari itu rusak parah. Jalan poros kabupaten sepanjang 3 kilometer lebih itu belum juga diperbaiki Pemkab Bogor melalui Dinas PUPR.

”Jika hujan, jalanan itu berubah seperti kolam ikan. Jalan itu sangat vital karena salah satu fasilitas warga, terutama untuk akses perekonomian masyarakat di empat desa di wilayah Kecamatan Sukajaya,” ujarnya, (29/7). Ia menuturkan, hingga kini pemerintah maupun pihak terkait belum memperbaiki maupun merawat jalan tersebut. Masyarakat yang setiap hari melintasi jalan itu pun sering mengeluh dan mempertanyakan kapan jalan poros kabupaten itu dibangun.

”Sejauh ini belum ada kabar kapan jalan itu akan diperbaiki. Mudah-mudahan yang berwenang dan Dinas PUPR segera memperbaiki akses jalan tersebut,” harapnya. Pengawas UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Cigudeg Idis mengatakan, akses jalan itu memang tidak masuk daftar pembangunan 2018. ”Memang tahun ini jalan poros kabupaten di Desa Kiarapandak menuju Kiarasari itu belum ada kabar untuk perencanaan pembangunan jalan tersebut. Mungkin 2019 nanti baru masuk perbaikan maupun pembangunan jalannya ke Dinas PUPR,” katanya.

Terpisah, Kepala Desa Kiarapandak Iwan Setiawan menuturkan, pengusulan akses jalan poros kabupaten itu sudah diajukan dalam rapat musrenbang kecamatan. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan itu sudah masuk musrenbang tingkat kecamatan pada 2018. ”Saya sangat mengharapkan akses jalan tersebut segera dibangun Pemkab Bogor. Karena itu statusnya jalan kabupaten, kewenangannya ada di Pemkab Bogor. Akses jalan tersebut otomatis akan berdampak pada lemahnya peningkatan ekonomi masyarakat, sebab jalan tersebut akses satu-satunya yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Sukajaya,” ungkapnya