Ismed Sofyan Lapang Dada Gajinya Dipotong 75 Persen

  • Whatsapp

BOGORDAILY – Ismed Sofyan tak keberatan gaji pemain Persija Jakarta dipotong 75 persen, walaupun sejatinya dia juga lebih berharap potongan cuma sebesar 50 persen saja.

PSSI telah menyatakan status force majeure untuk Shopee Liga 1 dan Liga 2 sejak Maret hingga Juni 2020. Hal tersebut akibat dari pandemi virus Corona.

Read More

Situasi ini membuat roda kompetisi berhenti total. Klub-klub pun tak punya pendapatan seperti dari tiket pertandingan sampai sponsor.

Persija Jakarta pun mengambil sikap terkait pemotongan gaji pemain. Manajemen Macan Kemayoran ikut arahan PSSI, yakni memeberikan pemain gaji 25 persen saja dari ketentuan kontrak awal.

“Sebagian sih sudah (dibicarakan). Karena klub juga berpatokan kepada PSSI, yah. PSSI juga sudah keluarkan keputusannya dengan status seperti sekarang ini bagaimana kewajiban klub kepada pemain. Saya pikir klub yang main di Liga 1, kebanyakan mematuhi aturan PSSI,” kata bek Persija, Ismed Sofyan.

“Kalau dibilang setuju nggak juga, Dibilang nggak (setuju) harus setuju. Kan ada plus minusnya. Kita berharap di tengah-tengah, jadi 50 persen. Soalnya, kita di rumah, tidak keluar rumah otomatis ibaratnya tidak ada pemasukan, yang ada hanya pengeluaran,” sambungnya.

“Tapi di satu sisi klub pemasukannya juga tidak ada. Seperti tak ada penonton karena pertandingan setop. Kita harus lihat ke sana juga. Jadi yang saya bilang tadi, di satu sisi kita tak setuju, satu sisi lagi harus setuju,” Ismed menegaskan.

Loading...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *