BOGORDAILY – Polisi masih mendalami kasus bullying atau perundungan yang melibatkan sejumlah bocah perempuan dan videonya viral di Solo. Ternyata para pelaku masih duduk di bangku SD.
Diketahui video yang viral sejak Jumat (14/8) itu menghebohkan warga warganet yang menontonnya. Dalam video tampak sekelompok bocah melakukan perundungan atau bullying hingga menampar bocah perempuan lainnya.
Terlihat dalam video berdurasi 30 detik itu, lokasi kejadian diidentifikasi terjadi di Alun-alun Kidul, Pasar Kliwon, Solo. Diketahui, peristiwa terjadi pada Senin (10/8) lalu
“Kami mengidentifikasi ada delapan pelaku. Semuanya masih SD atau masih di bawah umur,” kata Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, Sabtu (15/8/2020).
Karena pelakunya masih anak-anak, kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Solo. Tim penyidik masih membuat konstruksi hukum untuk kasus tersebut.
“Penyidik masih membuat konstruksi hukum dari kasus itu. Karena anak-anak, kita harus mematuhi undang-undang,” katanya.
Terkait peluang damai, Ade Safri mengatakan masih ada. Namun proses damai harus dilakukan atas inisiatif pelaku dan korban
“Yang jelas Polri tidak akan memaksakan itu (damai). Silakan kedua pihak kalau mau melakukan mediasi,” pungkasnnya.
