Punya Orang Bogor Nih, Pajero Berplat RI 1 Nekat Terobos Mabes Polri

Menu

Mode Gelap
Rincian Harga Emas di Pegadaian Senin, 26 September 2022 Cepat dan Mudah, Berikut Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor Hari Ini Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah Bertambah, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Capai 1.411 Pasien 5 Penyakit yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Headline · 25 Nov 2020 21:04 WIB

Punya Orang Bogor Nih, Pajero Berplat RI 1 Nekat Terobos Mabes Polri


 Punya Orang Bogor Nih, Pajero Berplat RI 1 Nekat Terobos Mabes Polri Perbesar

BOGOR DAILY – Pintu masuk Mabes Polri Jakarta diterobos sebuah mobil berplat RI 1 yang tercatat milik warga Bogor.

Suasan pun langsung heboh. Polisi langsung mengamankan mobil dengan pelat nomor polisi palsu tersebut.

Kasat Patwal Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Argo Wiyono membenarkan adanya insiden itu. Dia menyebut insiden itu terjadi pada siang hari tadi.

“Iya betul kejadiannya siang ini ada kendaraan yang menggunakan pelat RI 1 diamankan jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya,” kata Kompol Argo kepada wartawan, Rabu (25/11/2020) seperti dikutip dari indozoneid.

Argo menyebut insiden itu bermula dari adanya informasi sebuah mobil yang nekat memaksa masuk ke gedung Mabes Polri. Provost pun langsung mengamankan mobil tersebut.

“Kronologis awal adanya informasi kendaraan yang menggunakan pelat RI 1 akan masuk ke Mabes Polri sehingga ditahan oleh Piket Provost. Selanjutnya dilimpahkan ke Satwil Lantas Jaksel yang selanjutnya diserahkan ke piket Satpamwal,” beber Argo.

Argo menyebut orang yang berada di dalam mobil itu mengaku tergabung dalam ormas bernama Kumpulan Penghimpun Organ Rakyat Indonesia (KPORI). Mobil itu sendiri juga disebutnya menggunakan pelat palsu RI 1.

“Identitas pemilik mobil berinisial M alamat Tanah Sereal, Bogor. Pelat aslinya dengan nomor DD 577 PT,” kata Argo.

Saat ini, mobil tersebut sudah diamankan ke Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Untuk sopir sendiri dikenakan Pasal 280 junto Pasal 68 ayat 1 UU 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan terkait penggunaan TNKB tidak sah dengan ancaman denda Rp500 ribu rupiah.

“Saat ini pengemudi maupun pemilik kendaraan sedang dilakukan pendalaman di Subdit Gakkum untuk mengetahui modus operandinya sedangkan untuk kendaraan sementara diamankan di Subdit Gakkum,” pungkas Argo.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

 
Baca Lainnya

Mantapkan Pendidikan Keislaman, STAI Al Hidayah Rekrut Dosen Wanita Baru

26 September 2022 - 12:54 WIB

Dosen Baru STAI Al-Hidayah

Daftar Jenderal yang Dimutasi Kapolri!

26 September 2022 - 12:35 WIB

Viral, Warung Super Mahal, Teh Rp25 Ribu, Bakso Semangkok Rp100 Ribu

26 September 2022 - 12:10 WIB

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

26 September 2022 - 09:39 WIB

Program Uji Coba Kompor Listrik

Waduh, Akun Media Sosial Redaksi Narasi Kena Hack

26 September 2022 - 09:33 WIB

redaksi Narasi kena hack

Rangkaian Kronologis Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

26 September 2022 - 09:22 WIB

Trending di Nasional