Tag: berita kriminal

PN Makassar Vonis Bebas Bandar 3,4 Kg Sabu yang Sempat Buron

PN Makassar Vonis Bebas Bandar 3,4 Kg Sabu yang Sempat Buron

HEADLINE, NASIONAL
  BOGORDAILY - Terdakwa kasus bandar sabu seberat 3,4 kg, Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang Bin Hamid, dijatuhkan vonis bebas Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Kijang dinyatakan tidak bersalah atas dakwaan yang dituduhkan kepadanya, terkait kepemilikan sabu tersebut. "Menyatakan terdakwa Syamsul Rijal alias Rijal alias Kijang tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan pertama, kedua dan dakwaan ketiga," seperti dikutip di laman putusan PN Makassar, pada Selasa (12/2/19). Selain dinyatakan tak bersalah, Kijang juga diperintahkan untuk segera dikeluarkan dari tahanan, memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya, juga membebankan biaya perkara kepada Negara.
Kasasi Ditolak, Bos First Travel Terbukti Cuci Uang Jemaah Rp 905 Miliar

Kasasi Ditolak, Bos First Travel Terbukti Cuci Uang Jemaah Rp 905 Miliar

HEADLINE, NASIONAL
  BOGORDAILY - Mahkamah Agung (MA) tetap menolak kasasi kasus pencucian uang First Travel dengan terdakwa Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki. Alhasil, aset First Travel juga dirampas negara. "Menolak kasasi Andika Surachman dkk," demikian lansir panitera MA, Senin (11/2/19). Putusan itu diadili ketua majelis Andi Samsan Nganro dengan anggota Margono dan Eddy Ermy. Andika-Anniesa diadili dalam nomor perkara 3096 K/Pid.Sus/2018 dan Kiki dengan nomor 3095 K/Pid.Sus/2018. Kasus itu masuk kualifikasi pencucian uang. Atas putusan itu, Andika Surachman tetap divonis 20 tahun penjara, sedangkan istrinya, Anniesa, divonis 18 tahun penjara. Keduanya juga dihukum membayar denda masing-masing Rp 10 miliar subsider 8 bulan kurungan. Adapun Kiki divonis 15 tahun penjara. B...
Suami Inneke Bayar Rp 700 Juta, Huni Sel Mewah Lapas Sukamiskin

Suami Inneke Bayar Rp 700 Juta, Huni Sel Mewah Lapas Sukamiskin

HEADLINE, NASIONAL
  BOGORDAILY - Praktik jual-beli sel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin akhirnya terungkap. Narapidana ternyata bisa memesan sel sebelum dieksekusi. Hal itu dialami Fahmi Darmawansyah napi tipikor sekaligus terdakwa kasus suap izin keluar Lapas Sukamiskin. Suami dari aktris inneke Koesherawati ini mengaku membayar sel hingga Rp 700 juta kepada broker yang juga napi di Lapas Sukamiskin. Praktik jual-beli sel mewah itu diungkapkan Fahmi saat menjadi saksi untuk terdakwa eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen dalam lanjutan persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (6/2/19). Dalam persidangan, Fahmi menyebut awalnya menerima informasi dari penasihat hukum bahwa kamar atau sel di Lapas Sukamiskin itu berebut. Untuk mendapatkan...
2 Pelaku Curanmor di Tambora Ditembak Polisi

2 Pelaku Curanmor di Tambora Ditembak Polisi

NASIONAL
  BOGORDAILY - Polisi menembak dua orang pencuri kendaraan bermotor di Tambora, Jakarta Barat. Dua pelaku pria berinisial HI (33) dan AI (22) itu sudah berulang kali mencuri di kawasan Tambora. "Kedua pelaku sengaja datang dari Banten dengan kereta api ke Stasiun Duri kemudian mencari sasaran curanmor yang ada di wilayah Tambora, Jakarta Barat," ujar Kapolsek Tambora, Kompol Iver Manossohdalam keterangannya, Sabtu (2/1/19). Kejadian terakhir terjadi pada Kamis (31/1) sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Duri Bangkit, Tambora. Mereka membobol motor dengan kunci leter T. "Tidak butuh waktu lama, tiga jam setah kejadian polisi langsung menangkap pelaku yang masih menggunakan motor hasil curian," ucap Iver. Iver menjelaskan, kedua pelaku melawan saat akan ditang...
3 Tersangka Pembunuhan Dufi Jalani Sidang Perdana

3 Tersangka Pembunuhan Dufi Jalani Sidang Perdana

BOGOR AREA
BOGORDAILY -Tiga terdakwa pelaku pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, 43 tahun, yang mayatnya dimasukkan dalam drum, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Cibinong Kelas I A Kabupaten Bogor, Selasa (29/1/19). Sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Ben Ronald dengan hakim anggota Niluh Sukmarini dan Andri Falahandika mengagendakan pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi-saksi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Ada tiga orang saksi tadi yang dihadirkan yakni pihak kepolisian, istri korban dan adik korban,” kata Ben Ronald yang juga menjabat sebagai Humas PN Cibinong tersebut usai persidangan. Ben mengatakan, para terdakwa yakni Nurhadi, Sari dan Dasep tidak ada yang menolak keterangan para saksi-saksi yang dihadirkan. “Mereka (terdakwa) membenarkan s
Polisi Masih Kesulitan Tangkap Pembunuh Siswi SMK di Bogor

Polisi Masih Kesulitan Tangkap Pembunuh Siswi SMK di Bogor

NASIONAL
  BOGORDAILY - Polisi menyelidiki terkait tewasnya siswi SMK di Bogor Andriana Yubella Noven Cahya (18). Hingga kini, total 28 saksi diperiksa. "Kita sudah periksa 28 orang saksi," ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (25/1/19). Saksi yang diperiksa terdiri dari saksi internal dan eksternal. Mulai dari saksi rekan sekolah hingga ke saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian pembunuhan itu. "Tapi dari semuanya, belum ada yang menjurus kepada pelaku. Kita masih analisa keterangan-keterangan saksi," kata Truno. Pemeriksaan ini juga dilakukan untuk melihat sosok pelaku guna nantinya dibuatkan sketsa wajah. Sebab dari rekaman CCTV yang didapat polisi, wajah pelaku tak terlihat jelas. "Memang untuk wajah p...
BNN Temukan Pil Ekstasi Jenis Baru

BNN Temukan Pil Ekstasi Jenis Baru

NASIONAL
    BOGORDAILY - Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Inspektur Jenderal Arman Depari mengatakan, mereka menemukan narkoba pil ekstasi jenis baru. Barang itu diyakini memiliki pengaruh cukup tinggi bagi yang mengonsumsinya. "Pil ekstasi itu, baru dua kali ditemukan di Indonesia, yakni pertama pada 2014 dan kedua pada 2019 ini," kata Arman saat pemaparan penangkapan narkoba di Kantor BNN Sumatera Utara, Kamis (24/1/19). Pil ekstasi jenis baru ini, menurut dia sangat jarang masuk ke Indonesia dan cukup banyak peminatnya. "Pil ekstasi itu jauh berbeda dengan pil-pil ekstasi lainnya yang masuk ke Indonesia," ujar Arman seperti dikutip Antara. Ia menyebutkan, pil ekstasi yang terdiri dari beberapa warna ini juga dicampur dengan bahan BMMA, serta me
KPK Tahan Bupati Mesuji Tersangka Suap Proyek Infrastruktur

KPK Tahan Bupati Mesuji Tersangka Suap Proyek Infrastruktur

NASIONAL
  BOGORDAILY - KPK menahan Bupati Mesuji Khamami, yang merupakan tersangka kasus dugaan proyek infrastruktur di wilayahnya. Dia ditahan selama 20 hari pertama. Khamami keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/19) sekitar pukul 01.30 WIB mengenakan rompi tahanan warna oranye. Tangan Khamami terlihat diborgol. Dia hanya diam saat dibawa ke mobil tahanan. "KHM (Khamami) ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. KPK menduga Khamami menerima suap senilai total Rp 1,58 miliar sebagai fee proyek pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Suap itu diterima Khamami secara bertahap. Selain itu, KPK menetapkan empat orang tersangka lainnya dalam kasus ini, yaitu Taufik Hidayat sebagai adik dari Khamami; W
Polisi Tangkap Pria Penista Agama

Polisi Tangkap Pria Penista Agama

NASIONAL
  BOGORDAILY - Polisi menangkap SP (57), warga Bengkalis, Riau, karena diduga melakukan penistaan agama. Sangkaan penistaan agama dilakukan SP lewat akun Facebook (FB). "Pelaku dugaan penistaan agama ini ditangkap tim Opsnal Polsek Mandau. Penangkapan dilakukan Rabu (16/1/19)," kata Kapolres Bengkalis Yusup Rahmanto kepada wartawan, Sabtu (19/1/19). Pelaku ditangkap di bengkel miliknya di Kelurahan Titian Antuai, Kecamatan Pinggir. Tim menyita handphone dan tiga lembar capture posting-an tentang penghinaan terhadap agama. "Dugaan penghinaan agama tersebut di-posting di akun FB-nya. Posting-annya dinilai penghinaan penistaan agama Islam," kata Sigit. Dalam pemeriksaan sementara, pelaku mengakui membuat posting-an tersebut pada Minggu (13/1/19). "Dia mengaku hanya 
Polri: Kasus Narkoba Meningkat pada Pekan Kedua Januari 2019

Polri: Kasus Narkoba Meningkat pada Pekan Kedua Januari 2019

HEADLINE, NASIONAL
  BOGORDAILY - Kasus kejahatan narkoba mulai menunjukkan peningkatan pada pekan kedua Januari 2019. Hal itu terungkap dari jumlah kasus yang ditangani Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dalam sepekan terakhir. Padahal, di awal pekan Januari 2019, kejahatan narkoba sempat menurun. Hal itu tak lepas dari operasi yang gencar dilakukan kepolisian untuk menekan pasokan barang haram itu jelang pesta tahun baru. "Jumlah tindak pidana narkoba pada minggu II Januari 2019 dibandingkan periode minggu ke I Januari 2019 menunjukkan kenaikan dari 368 kasus menjadi 787 Kasus (naik 113,86 persen)," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto dalam keterangan tertulis, Minggu (13/1/2019). Seirama, jumlah tersangka kasus narkoba yang diringkus