Sosiolog :  Empat Tingkatan Dalam Menyikapi Kasus Covid-19

  • Whatsapp
Empat
Pemerintah di daerah diminta jangan membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan.(Ilustrasi/Bogordaily.net)

Bogordaily.netSosiolog Universitas Gadjah Mada, Sunyoto Usman mengatakan bahwa ada empat tingkatan dalam menyikapi kasus Covid-19.

Adapun ke empat hal tersebut yakni Pengetahuan, Kesadaran, Sikap dan Tindakan.

Masyarakat dinilai mesti membenahi sikap serta tindakannya agar upaya pencegahan pandemi Covid-19 bisa berjalan baik.

Menurut Sunyoto, pengetahuan mengenai Covid-19 sudah tersebar dan kesadaran masyarakat mulai timbul. Namun yang masih harus dibenahi berkaitan dengan sikap dan tindakan.

“Sikap dan tindakan itu level analisisnya sudah komunal. Kalau kesadaran, itu relatif masih individual atau kelompok kecil,” kata Sunyoto.

Sunyoto mencontohkan bagaimana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menurutnya, berhasil menciptakan sikap dan gerakan secara komunal di lintas kabupaten dan kota dalam menghadapi penyebaran Covid-19.

Baca Juga  Untuk Warga Terdampak Covid-19, Jabar Akan Salurkan Seribu Sembako

Misalkan salah satunya, kasus di Kudus tapi penanganannya melibatkan dokter dari wilayah lain.

Sikap dan tindakan itu melibatkan multistakeholder dan sudah pada ruang lingkup yang lebih luas.

“Kalau hanya bicara kesadaran, masih butuh sikap, dibutuhkan tindakan, dan itu sifatnya komunal,” ujarnya.

Sonyoto menilai apa yang telah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lakukan sudah tepat.

“Lintas daerah digerakkan, sudah betul. Jadi tidak hanya tahu saja, tidak hanya sadar saja tapi melakukan tindakan kerja sama, kolektif, multistakeholder, lintas daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan untuk pencegahan penularan Covid-19 bukan hanya urusan pemerintah pusat saja.

Baca Juga  Bill Gates, Indonesia dan Vaksin

Pemerintah pusat membuat kebijakan strategis, sedangkan pendekatan secara individual bisa dilakukan kelompok masyarakat karena operasional berada di tingkat bawah.

Sunyoto menilai para pemimpin maupun elite bangsa ini perlu memberikan keteladanan bagi masyarakat agar protokol kesehatan tetap dipatuhi.

“Elite dan tokoh-tokoh masyarakat harus memberikan keteladanan,” kata dia.

Dia mengatakan, Bupati dan Camat jangan membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

Sebaliknya, buatlah contoh baik yang bisa ditularkan pada masyarakat lain karena hukuman atau sanksi tidak akan efektif menekan kasus Covid-19.

“Harus ada gerakan komunal seperti apa, ada insentif dan disinsentif,” pungkasnya.***

Sumber : Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *