HomeOpiniMahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer Sekolah Vokasi IPB University Ciptakan “T-Cow°”,...

Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer Sekolah Vokasi IPB University Ciptakan “T-Cow°”, Inovasi Eartag Pintar Berbasis IoT untuk Monitor Kesehatan Sapi

Bogordaily.net – Sekelompok mahasiswa Sekolah Vokasi (SV) IPB University berhasil menciptakan sebuah inovasi teknologi peternakan modern bernama T-Cow° (Temperature Cow Celsius). Produk berupa eartag (anting telinga) pintar berbasis Internet of Things (IoT) ini dirancang khusus untuk memantau kondisi kesehatan sapi secara digital dan real-time.

Figure 1. Dokumentasi Milik Pribadi

Kandang Sapi Sekolah Vokasi IPB University.

Alat ini dikembangkan oleh Mahasiswa Dimas Dzikra Pratama selaku ketua kelompok dan dilengkapi oleh anggota tim nya yaitu Alicia Maharani, Febriliana Putri, Hadyani Alya Safirah, Senthelee Vannessa Lai, Inas Samara Taqia, Kinanti Ananda Putri, dan Steven Imanuel.

Tim juga mendapat pendampingan dari Fariz Am Kurniawan, S.Pt., M.Si. selaku Mitra Program Studi dari Teknologi Manajemen Ternak dan Biksa Sebagai Koordinator Kandang Sapi Sekolah Vokasi IPB University. Selama kurang lebih enam bulan, tim melakukan perancangan, pembuatan alat, hingga pengujian langsung di lokasi mitra yaitu Kandang Sapi Sekolah Vokasi IPB University. Serta dalam proses pengembangannya, tim juga didampingi oleh Faldiena Marcelita, S.T., M.Kom. dan Dr. Shelvie Nidya Neyman, S.Kom, M.Si. selaku dosen pembimbing Tim dari Program Studi TRK.

Merespons keberhasilan inovasi ini, Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer Sekolah Vokasi IPB, Dr. Inna Novianty, M.Si., menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian Tim T-Cow°. Menurutnya, proyek ini merupakan cerminan dari kurikulum vokasi yang adaptif dan berdampak langsung pada sektor industri, dalam hal ini peternakan modern (smart farming).
Dalam kolaborasi antara Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer dan Teknologi Manajemen Ternak, integrasi lintas program studi ini menyatukan kesiapan teknologi digital dengan pemahaman mendalam mengenai kebutuhan nyata di sektor peternakan khususnya Sapi.

Figure 2. Dokumentasi Milik Pribadi

Eartag T-Cow

Secara teknis, T-Cow° dirancang sebagai alat pendeteksi parameter vital pada hewan ternak secara konstan. Mengenai mekanisme operasionalnya, alat ini bekerja dengan sistem yang terstruktur untuk memastikan data yang diambil akurat.

Cara Kerja Alat

  • Pasangkan eartag pada telinga sapi, pastikan eartag telah dalam kondisi menyala dan terhubung ke jaringan Wi-Fi.
  • Diamkan dan Sensor membaca data suhu tubuh sapi secara berkala.
  • Transmisi data dari sensor menuju database dan akan ditampilkan melalui Dashboard Website T-Cow°. Sistem akan mengupdate data secara real-time setiap 6 detik sekali.

Dilengkapi Website Monitoring

Tampilan Dashboard Website T-Cow

Figure 3. Dokumentasi Milik Pribadi
Seluruh data yang berhasil direkam oleh perangkat T-Cow° kini telah terintegrasi penuh dengan platform web khusus. Melalui integrasi ini, peternak maupun pengelola peternakan dapat melakukan monitoring atau pengawasan kondisi sapi dari jarak jauh kapan saja secara mudah, cukup dengan mengakses laman web tersebut melalui laptop maupun ponsel mereka.

Kesimpulan
Kehadiran T-Cow° diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi industri peternakan khususnya sapi, seperti efisiensi tenaga kerja, pencegahan penyebaran penyakit menular pada ternak sapi melalui deteksi dini, hingga peningkatan produktivitas hasil ternak sapi. Ke depannya, produk ini memiliki potensi pengembangan yang besar, mulai dari penyematan fitur pelacak lokasi (GPS tracking) hingga implementasi kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi masa subur atau masa birahi sapi secara otomatis.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antardisiplin ilmu di Sekolah Vokasi IPB University mampu menghasilkan solusi teknologi tepat guna. Melalui T-Cow°, modernisasi peternakan konvensional menuju era smart farming di Indonesia kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah realitas yang siap diimplementasikan secara luas.

Penulis: Febriliana Putri, Sekolah Vokasi IPB University, Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Semester 6.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here