Bogordaily.net – Duka mendalam menyelimuti insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026.
Kecelakaan besar yang mengguncang jalur perkeretaapian padat di wilayah Bekasi itu menyebabkan korban jiwa dan puluhan korban luka.
Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia tercatat 14 orang, sementara 84 korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Kota maupun Kabupaten Bekasi.
Proses evakuasi korban telah dilakukan petugas gabungan, sementara penanganan medis masih terus berlangsung.
Selain fokus pada penyelamatan dan penanganan korban, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga mengamankan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian.
Seluruh barang tersebut kini ditempatkan dalam layanan lost and found serta didata bersama kepolisian guna membantu proses identifikasi.
KAI Buka Posko Informasi untuk Keluarga Korban
Untuk membantu keluarga korban mendapatkan informasi, KAI juga membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di area stasiun.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkait penumpang dapat mengakses Contact Center KAI 121 atau mendatangi posko yang tersedia.
Langkah ini dilakukan untuk membantu keluarga korban memperoleh informasi resmi di tengah proses identifikasi yang masih berjalan.
Dari seluruh fasilitas kesehatan yang menangani korban, RSUD Kota Bekasi tercatat menerima korban paling banyak. Rumah sakit ini menampung total 50 korban, termasuk tiga korban meninggal dunia.
Pihak rumah sakit juga telah membuka posko informasi untuk memudahkan keluarga mencari data korban.
Korban Meninggal Dunia di RSUD Kota Bekasi:
- Nuryati
- Nurlaela
- Enggar Retno Krisjayanti
Korban Luka-Luka di RSUD Kota Bekasi:
Desvita, Ahmad Nur Syahril, Subur, Shofi Salsabila, Siti Maryam, Rifan Mandhara, Anggita R. Utami, Hari Septiansyah, Dwi Apriliana, Ratri Intan, Andi Saputra, Sausan Sarifah, Dinasti Kusumawardani, Yuliana, Ira Indira Putri, Hari Septiansyah, R. Rustiati, Amalia Khazanah Ulfa, Vira Oktaviani Putri, Yuliana Nur Pratama, Nuryati, Nuriyah Indah Rahmawati, Stefani Sofia, Iis Suendi, Fitria Husni, Dewi Sagita, Afna Regita, Anggita, Alfiana, Yunita Endang, Leni Julianti, Ricky, Purwanti, Laily, M. Anwar, Ester Rajagukguk, Eri Rustiati, Evy, Suryati, Mustika Ayu Pujiana, Dewi Suryani, Despita, Ayunda Rahmawati, Choirunnisa Rahmadhani, Rista Triana, Pamilang Rani Situmorang, Muchlis, Nurul, Mia Citra, Endang Kuswati.
Korban di Rumah Sakit Lain
RS Bella Bekasi
- Luka: Michele Chan, Suwanto, Ratna Purnama Sari, Ayu P
- Meninggal: Ristuti Tustirahato
RS Bhakti Kartini
- Luka: Nasyfa Juliani
RS Hermina Bekasi
- Luka: Alvala, Cinda Poppy
RS Mitra Keluarga Bekasi Timur
- Luka: Safira Anastasya (pulang), Emi (pulang), Satanti Puji Vestari, Sonia Artiela Pratiwi, Hendro Efendi
- Meninggal: Adelia Rifani
RS Mitra Plumbon
- Luka: Dofo Herwanto, Rini Hutani, Safia Mutiara, Jaenudin (pulang)
RS Primaya
- Luka: Ny. Qonita, Ny. Allana, Tn. Vebrian (pulang), Dinda Aulia, Sabrina, A. Siska Nur (pulang), Risky Mardiyanti (pulang), Adhe Jesica, Bayu Kurniawan (pulang), Elizabeth Rouli Artha
RS Siloam Bekasi Timur
- Luka: Imam Bukhori, Heni Fitrianj
RSUD Kabupaten Bekasi
- Luka: Siti Fatonah
RS Mitra Bekasi Barat
- Luka: Nadindravela Azzahra (pulang), M. Nauval Akbar Ramadhan
