Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 1002

Sambut Tahun Baru Imlek, Cibinong City Mall Gelar “Lunar New Year Festivity”, Catat Tanggalnya!

0

Bogordaily.net – Cibinong City Mall menggelar acara bertajuk “Lunar New Year Festivity” yang berlangsung mulai tanggal 13 Januari hingga 28 Februari 2025.

Adapun, Cibinong City Mall menghadirkan berbagai rangkaian acara Lunar New Year Festivity diantaranya atraksi spektakuler Liong Show, Barongsai Tonggak dan Parade Barongsai yang akan menggetarkan para pengunjung setia Cibinong City Mall.

Serta penampilan Sun Go Kong Cabaret Show pada tanggal 28 & 29 Januari 2025 di Atrium Cibinong City Mall 2 di lantai LG.

Selain itu ada pula kegiatan menarik hasil kerjasama management Cibinong City Mall dan Toys Kingdom yaitu Kids Beauty Class yang disponsori oleh Amara pada 1 Februari 2025.

Kemudian lomba Fashion Show Anak bertema Oriental Fashion Competition yang akan diselenggarakan pada tanggal
Februari 2025 dan tak ketinggalan juga acara Baby Got Talent yang akan memeriahkan tahun baru Imlek lebih seru lagi pada tanggal 23 Februari 2025 mendatang.

Tidak hanya pertunjukan atraksi yang menarik, Cibinong City Mall juga menghadirkan program belanja “Busy Ball” yang dikhususkan bagi pengunjung setia Cibinong City Mall yang berbelanja minimum Rp 1.000.000, – setiap hari Senin – Jumat mulai 13 Januari – 28 Februari
2025.

Adapun, program belanja ini dikhususkan bagi pengunjung yang sudah terdaftar menjadi bagian dari member Cibinong City Mall dan bisa menikmati hadiah langsung di dalam bola keberuntungan yang didapatkan di dalam mesin blower.

Tentunya dengan beragam hadiah menarik mulai dari Exclusive Merchandise, Dining Voucher, Home Appliance hingga Logam
Mulia, yang berlokasi di customer service desk di lobby Utama CCM 1.

Dalam melengkapi kemeriahan Chinese New Year, Cibinong City Mall juga menghadirkan Gong Xi Culinary Festival mulai 20 Januari – 9 Februari 2025 yang berlokasi di Atrium Carnival Cibinong City Mall lantai GF.

Selain itu para pengunjung juga bisa menemukan berbagai macam pilihan makanan yang menggugah.***

Albin Pandita

DPRD Kota Bogor Bahas Raperda BPR Bank Kota Bogor, Rozi Putra Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Kesejahteraan Masyarakat

0

Bogordaily.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Kota Bogor.

Anggota DPRD Kota Bogor, Rozi Putra, menegaskan bahwa Raperda ini harus menjadi landasan yang kuat untuk meningkatkan tata kelola perbankan daerah serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Rozi Putra menyampaikan bahwa keberadaan BPR Bank Kota Bogor memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Oleh karena itu, regulasi yang dibahas harus memastikan bahwa BPR dapat beroperasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Raperda ini harus memperkuat fungsi BPR dalam memberikan akses keuangan bagi masyarakat kecil dan UMKM di Kota Bogor. Selain itu, kita juga harus memastikan bahwa tata kelola perbankan daerah ini berjalan dengan baik, akuntabel, dan tidak menimbulkan risiko bagi keuangan daerah,” kata Rozi Putra, Senin 20 Januari 2025.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan modal dan daya saing BPR agar bisa berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi lokal. Selain itu, aspek pengawasan dan perlindungan terhadap nasabah juga menjadi salah satu poin yang harus diperhatikan dalam pembahasan Raperda ini.

“Kami ingin memastikan goal besar dari perubahan Raperda ini untuk menjawab keresahan masyarakat, penyedia modal bagi masyarakat kecil yang mudah serta aksestif, juga adaptif terhadap iklim keuangan kita, serta mampu bersaing di era digitalisasi perbankan. Peraturan yang akan disusun harus bisa menyesuaikan dengan dinamika ekonomi saat ini,” tambahnya.

Pembahasan Raperda BPR Bank Kota Bogor ini masih terus berlangsung di DPRD Kota Bogor dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Ia.berharap, peraturan ini dapat segera disahkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bogor.

“Serta dapat menjawab tantangan & fenomena saat ini yg merugikan di tengah tengah masyarakat seperti bank emok, Pinjol, judi online yang masih marak di Kota Bogor,” ungkap Rozi Putra.***

Albin Pandita

Pemkab Bogor bakal Gelar Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menggelar pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) kepada masyarakat.

Hal tersebut dikatakan oleh Pj Bupati Bogor Bachril Bakri usai mengikuti rapat koordinasi nasional sosialisasi program PKG dan pengendalian inflasi, secara virtual di Ruang Rapat I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Senin 20 Januari 2025.

Menurut Bachril, Pemkab Bogor akan sejalan terkait dengan sosialisasi pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang merupakan program asta cita Presiden Prabowo Subianto.

“Segera kita tindaklanjuti program tersebut, dengan memberikan arahan dan membuat surat edaran kepada seluruh jajaran perangkat daerah di Kabupaten Bogor untuk pelaksanaannya,” kata Bachril, Senin 20 Januari 2025.

Kemudian, pihaknya juga akan melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh kepala Puskesmas, dan Camat se-Kabupaten Bogor untuk membahas pelaksanaan program tersebut di lapangan.

“Berikutnya, kami juga menerima arahan Menteri Dalam Negeri untuk mengendalikan inflasi di daerah, diantaranya melakukan sidak ke pasar untuk mengendalikan harga-harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa, program terbesar yang menjadi bagian Asta Cita Presiden Prabowo, program ini menyentuh sekitar 280 juta rakyat, mulai bayi dari lahir hingga usia lansia.

“Sebagian besar kasus kematian akibat penyakit yang terjadi di Indonesia merupakan kasus yang dapat dicegah,” ungkap Budi.***

Albin Pandita

Didemo Pegawai Kemendikti Saintek, Ini Profil dan Kekayaan Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro

0

Bogordaily.net – Sejak didemo pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) nama Satryo Soemantri Brodjonegoro jadi perhatian publik.

Para pegawai Kemendikti Saintek mendemo Satryo Soemantri Brodjonegoro lantaran kecewa dengan sikap sang menteri yang dinilainya sebagai pemimpin pemarah.

Mereka juga  meminta agar Presiden Prabowo dapat segera menyelamatkan mereka dari menteri yang disebutnya telah membuat kebijakan yang mereka anggap sewenang-wenang.

Termasuk tindakan pemecatan yang tidak jelas alasan dan prosesnya.

Berikut ini adalah profil dan rincian kekayaan dari Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Satryo Soemantri Brodjonegoro lahir di Delft, Belanda pada 5 Januari 1956, yang berarti usianya kini 69 tahun.

Ia merupakan anak dari Soemantri Brodjonegoro, seorang tokoh yang pernah menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada periode 1967-1973, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada tahun 1973.

Ayahnya meninggal dunia pada tahun pertama menjabat sebagai Mendikbud. Soemantri Brodjonegoro juga dikenal sebagai Rektor Universitas Indonesia pada masa sebelumnya.

Adik Satryo, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, juga dikenal luas di dunia politik dan pemerintahan.

Ia pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan (2014-2016), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (2016-2019), dan Menteri Riset dan Teknologi (2019-2021).

Satryo Soemantri Brodjonegoro adalah alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas California, Berkeley, di bidang Teknik Mesin.

Ia menikah dengan Silvia Ratnawati, dan mereka dikaruniai dua anak, salah satunya adalah Diantha Soemantri yang kini menjabat sebagai guru besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

LHKPN Satryo Soemantri Brodjonegoro

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 7 Desember 2024, Satryo Soemantri Brodjonegoro tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp46,05 miliar.

Sebagian besar kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa lokasi, dengan nilai mencapai Rp33,65 miliar.

Satryo memiliki beberapa properti di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Buleleng Bali, dan Tangerang, dengan nilai terbesar adalah tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp12 miliar, sementara yang terkecil berada di Tangerang dengan nilai Rp1,4 miliar.

Selain properti, Satryo juga tercatat memiliki empat unit mobil senilai total Rp1,4 miliar.

Beberapa mobil yang dimiliki di antaranya adalah BMW X3 (2016) senilai Rp400 juta, BYD Seal (2024) seharga Rp700 juta, Toyota Innova Reborn (2020) senilai Rp200 juta, dan Ford Escape (2011) senilai Rp100 juta.

Satryo Soemantri Brodjonegoro tidak tercatat memiliki utang, dan pada akhir tahun 2024 ia memiliki kas dan setara kas sebesar Rp11 miliar. ***

Polisi Inspiratif, Bripka Shandy Sambangi Mushola Jadi Marbot Keliling di Bogor

0

Bogordaily.net – Kehadiran seorang polisi ditengah masyarakat tentu merupakan hal biasa. Tapi kebiasaan yang dilakukan Bripka Shandy Darmendra SH, menyambangi sejumlah mushola sebagai Marbot keliling bisa menjadikannya sebagai polisi inspiratif.

Kegiatan sebagai marbot keliling dilakukan Shandy sejak enam Bulan lalu.

Ia bersama 4 temannya melangkahkan kakinya mendatangi sejumlah mushola secara bergilir yang memang tidak memiliki marbot.

Berbekal sabun diterjen maupun pembersih WC, Shandy bersama temannya langsung membersihkan tempat wudhu maupun kamar mandi dan WC di mushola tersebut.

“Tidak ada kata terlambat untuk berbuat kebaikan,” itulah ucapan singkat yang diungkap Bripka Shandy.

Sepulang lepas piket, Bripka Shandy yang sehari-harinya sebagai penyidik di Reskrim Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota itu, meluangkan waktunya membagi tugas bersama 3 temannya Ardani, Choerul ,Hendra dan Diki warga setempat, untuk membersihkan Mushola secara bergiliran.

“Ya, Kalau ada waktu luang, selepas piket saya pun ikut bersama-sama membersihkan tempat Wudhu maupun kamar mandi mushola. Tapi setiap hari kami selalu sambangi mushola secara bergilir untuk membersihkannya,” ujarnya.

Bripka Shandy bertekad setiap mushola ataupun masjid, kondisinya harus tetap bersih dan terawat.

“Kebersihan yang baik tidak hanya menyangkut keindahan fisik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai iman dan keislaman,” ungkapnya

Bripka Shandy yang sudah malang melintang di dunia reserse ini, mengaku kegiatan sosial yang dilakukannya berawal dari kegiatan pengajian di Majelis Taklim Hidayatul Idrussiah, di Mekar Wangi, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Dari pertemuan itulah, dirinya mulai merasa terpanggil untuk menjadi bagian dari marbot sebuah majelis Taklim.

Sebagai polisi, Shandy pun hadir ditengah tengah masyarakat untuk memberi perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sudah menjadi komitmennya sebagai anggota Polri.

Namun dibalik itu Shandy pun sebagai mahluk sosial, ingin memberikan yang terbaik melalui kegiatan Marbot keliling di wilayah hukum Polsek Tanah Sareal.

Ketika disinggung tentang peralatan dan pembelian sabun dan sebagainya, Shandy pun enggan membeberkannya ketika dirinya melakukan marbot keliling

“Insya Allah, ada aja rejeki om. Yang pasti, disisihkan dari uang remon,” ujarnya.

Kegiatan sebagai Marbot keliling yang dilakukan Bripka Shandy tentunya jadi kebanggaan sebagai anggota Polri termasuk Majelis Taklim Hidayatul Idrussiah, tempat dirinya menempa ilmu agama Islam sekaligus bersosialisasi bersama warga sekitar.

“Alhamdulillah, kehadiran Pak Shandy sebagai marbot keliling tentu ini menginspirasi warga di sini untuk bersama – sama membersihkan Mushola ataupun masjid yang tidak memiliki marbot khususnya yang bersihin tempat wudhu dan Kamar mandi mushola,” ucap ustad Alfian Sofian alias Ustad Apih Pimpinan Majelis Taklim tersebut.

Menurutnya, kegiatan marbot keliling yang dilakukan Bripka Shandy diharapkan menjadi kebiasaan jamaah untuk tetap menjaga kebersihan tempat wudhu maupun kamar mandi yang ada di setiap mushola maupun masjid.

“Tugas membersihkan tempat wudhu, insya Allah merupakan ibadah bagi yang melakukannya seperti Bripka Shandy bersama temannya,” kata Ustad Apih.

Kegiatan Marbot Keliling yang dilakukan Bripka Shandy anggota Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota, sebagai contoh kecil sebagai cerminan kepedulian kebersihan dari seorang Anggota Polri yang meluangkan waktunya dilingkungan tempat bekerja dan bisa menginspirasi kita semua untuk melakukan kebaikan.***

Ibnu Galansa

GEE Indonesia Gelar Kopdar UMKM Bertajuk “UMKM Naik Kelas dengan Akses Pasar”

0

Bogordaily.net – Komunitas pengusaha UMKM GEE Indonesia kembali menggelar kegiatan tahunan yakni Kopdar bertajuk ‘UMKM Naik Kelas dengan Akses Pasar’ yang digelar di Gedung DPRD Kota Bogor, pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Founder GEE Indonesia Noer Devi Rasita mengatakan, bahwa acara ini merupakan kegiatan seminar yang membahas mengenai persoalan bisnis tanpa riba bagi para pelaku UMKM.

“GEE Indonesia menghadirkan ahli di bidang bisnis tanpa riba untuk membahas strategi membuka pasar untuk UMKM di Bogor yang kerap terkendala dengan broker besar,” tutur Noer.

Selain menghadirkan pembicara ahli bisnis, seminar ini juga dihadiri pakar fiqh muamalah yang membahas soal aturan bisnis dalam Islam. Sehingga diharapkan, pelaku usaha tidak terjerat pada perilaku riba.

Selain seminar kegiatan ini juga menyuguhkan bazar produk-produk UMKM.

“Kami memfasilitasi para peserta untuk curhat terkait persoalan bisnis yang dihadapi oleh mereka,” imbuh Noer.

Bahkan, peserta bazar ini juga diikuti oleh para pengusaha muda dari Anak Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan Wanita Tangguh Ojek Wanita (OJEWA).

Hingga saat ini ada 360 pengusaha se-Indonesia yang sudah bergabung dalam komunitas tersebut.

“Kami memiliki tagline ngeriba itu dosa, usaha tanpa ngeriba pun bisa. Harapannya kami bisa membantu para anggota untuk bisa berbisnis namun dengan tetap menaati aturan agama,” ungkapnya.***

Ibnu Galansa

Dewan Pers Resmi Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2025-2028

0

Bogordaily.net – Dewan Pers resmi membuka pendaftaran calon anggota Dewan Pers untuk periode 2025-2028 mulai 20 Januari hingga 11 Februari 2025.

Ketua Dewan Pers periode 2022-2025, Ninik Rahayu, mengumumkan dimulainya proses pendaftaran calon anggota Dewan Pers untuk periode 2025-2028.

“Pendaftaran dimulai hari ini dan akan berakhir pada 11 Februari 2025. Kami menekankan pentingnya partisipasi aktif dari berbagai pihak, terutama konstituen, untuk memikirkan perwakilan yang kompeten dan peduli terhadap ekosistem pers,” ujarnya dalam jumpa pers, Senin (20/1/2025).

Pendaftaran ini mencakup tiga unsur calon anggota, yaitu wartawan, pimpinan perusahaan pers, dan tokoh masyarakat.

Ketua Badan Pekerja Pemilihan Anggota (BPPA), Bambang Santoso, menyebutkan bahwa setiap calon wajib memenuhi syarat umum dan administrasi yang telah dirilis melalui laman resmi Dewan Pers.

“Kami berharap asosiasi wartawan, perusahaan pers, dan tokoh masyarakat memanfaatkan waktu yang tersedia secara maksimal. Dewan Pers harus menjadi motor yang bermanfaat bagi ekosistem pers,” tutur Bambang.

Bambang juga menanggapi pertanyaan terkait status calon anggota yang bekerja di luar bidang pers.

“Calon dari unsur wartawan harus melampirkan bukti bahwa ia bekerja di perusahaan pers. Jika bekerja di perusahaan sipil di luar ekosistem pers, itu tidak diizinkan karena terkait profesionalitas,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pers, Totok Suryanto, menambahkan bahwa meskipun tidak ada larangan bagi anggota Dewan Pers untuk bekerja di tempat lain, mereka tetap harus menjaga komitmen terhadap tugas di Dewan Pers.

“Dewan Pers ini adalah organisasi sosial. Tidak ada aturan yang melarang anggota bekerja di luar, tetapi penting untuk memastikan komunikasi dan tugas di Dewan Pers berjalan lancar,” jelas Totok.

Menjelang akhir masa jabatan Dewan Pers periode 2022-2025, totok mengingatkan bahwa menjaga kemerdekaan pers bukan hanya soal jurnalistik yang bebas, tetapi juga memastikan pers dapat hidup secara layak.

“Pers adalah salah satu pilar demokrasi. Apa yang kami lakukan semoga menjadi landasan kuat bagi pengurus Dewan Pers selanjutnya,” ungkapnya.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, Dewan Pers berharap mampu melahirkan kepengurusan yang siap menghadapi tantangan baru, termasuk dinamika kemerdekaan pers dan keberlangsungan ekosistem media di Indonesia.***

IUQI Rayakan Harlah Ke-9 dengan Semangat Road To University

0

Bogordaily.net – Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) memperingati hari lahir yang ke-9 dengan tema “Transformasi Berkelanjutan: Mengokohkan Tradisi, Merajut Inovasi”.

Acara perayaan hari lahir yang berlangsung di Taman Aswaja IUQI ini menjadi ajang refleksi perjalanan institusi sekaligus momen penting menyongsong perubahan status menjadi Universitas Islam Bogor.

Ketua Pelaksana Harlah, Ryan Nasruddin, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran universitas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan revolusi intelektual.

“Universitas bukan sekadar bangunan atau pencetak tenaga kerja. Ia adalah tempat memperluas ilmu pengetahuan dan menjadi pusat revolusi intelektual,” ujar Ryan.

IUQI memperingati hari lahirnya yang ke-9

Ryan juga menekankan bahwa transformasi IUQI menjadi universitas diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan bagi Kabupaten Bogor khususnya bahkan Jawa Barat.

“Jika IUQI bertransformasi menjadi universitas, nilai-nilai tradisi yang baik harus tetap dijaga, sementara inovasi dan gagasan baru harus terus dirawat agar kampus ini mampu menjadi yang terkemuka di Jawa Barat pada tahun 2030,” jelasnya.

Dalam perayaan kali ini, IUQI mengusung sembilan agenda utama yang mencerminkan keistimewaan angka sembilan. Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung sampai dengan Sabtu (26/1/2025), meliputi:

1. Seminar Nasional.
2. Book Bazaar, menghadirkan lebih dari 100.000 buku, menjadikannya bazar buku terbesar di Bogor Barat.
3. Pameran UMKM, diikuti lebih dari 50 pelaku usaha lokal.
4. Kampus Expo Bogor, menampilkan informasi dan inovasi dari berbagai kampus di wilayah Bogor.
5. Pertunjukan UKM Indonesia, menampilkan kreativitas mahasiswa.
6. Reuni Akbar Alumni IUQI.
7. Pesta Rakyat, merayakan kebersamaan seluruh elemen kampus dan masyarakat sekitar.
8. Launching Buku, 9 Titik karya Dr. Saiful Falah.
9. Perlombaan, termasuk lomba mewarnai yang diikuti 451 siswa dari 54 sekolah, lomba futsal, lomba menulis, lomba cerdas cermat (LCC), dan lomba kreasi musik.

Rektor IUQI, Dr. K.H. Saiful Falah, turut mengapresiasi semangat dan perjuangan yang telah membawa IUQI menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi yang diperhitungkan.

“Mahasiswa-mahasiswa kita pada awalnya mungkin ragu apakah bisa melanjutkan kuliah dan menjadi sarjana. Namun, dengan tekad yang kuat, mereka berhasil mendaftarkan diri di IUQI meskipun harus menghadapi berbagai tantangan,” ungkap Rektor.

Rektor juga menjelaskan peran besar program beasiswa yang mendukung mahasiswa, di antaranya:

– Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).
– Beasiswa Pemerintah Kabupaten Bogor (Pancakarsa).
– Beasiswa Aswaja, yang disalurkan Yayasan Pendidikan Tinggi untuk lebih dari 230 mahasiswa dengan total nilai lebih dari satu miliar rupiah per tahun.

“Kami bersyukur atas dukungan semua pihak yang memungkinkan mahasiswa kami terus belajar dan mengejar cita-cita,” tambahnya.

Rektor IUQI menutup sambutannya dengan harapan besar terhadap masa depan IUQI.

“Transformasi menjadi Universitas Islam Bogor akan menjadi babak baru yang membawa kampus ini ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya. ***

Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro dan Istri Didemo Pegawai Kemendikti Saintek

0

Bogordaily.net – Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro dan istri didemo pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek)

Aksi puluhan pegawai ASN ini berlangsung di depan kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) di Jalan Pintu Senayan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2025) pagi.

Menteri Satryo disebut kerap bertindak arogan bahkan bersikap kasar kepada pegawai yang bekerja di Kemendikti Saintek.

Puluhan pegawai tersebut yang kebanyakan menggunakan kemeja hitam. Mereka membawa dua spanduk berukuran besar.

“Institusi negara bukan perusaan pribadi Satryo dan istri.” tulis dalam spanduk berwarna hitam dengan tulisan ptih tersebut.

Kemudian pegawai di depannya juga membawa spanduk berwarna putih dengan tulisan hitam bertuliskan. ‘Kami ASN dibayar oleh negara, bekerja untuk negara, bukan untuk babu keluarga’.

Sebelum menyampaikan orasinya, para peserta aksi yang terdiri dari para pegawai ini lebih dulu menyanyikan lagu Indonesia Raya hingga Maju Tak Gentar.

Selain itu di depan pagar gedung Kemendikti Saintek nampak terpasang spanduk hitam berukuran besar bertuliskan: ‘Pak Presiden, selamatkan kami dari Menteri pemarah, suka main tampar dan main pecat’.

Duduk Perkara Masalah

Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro, dikabarkan memecat sejumlah anak buahnya secara sepihak. Salah satu pegawai yang dipecat adalah Neni Herlina, Pranata Humas Ahli Muda dan Pj. Rumah Tangga.

Neni mengungkap kronologi awal pemecatan itu terjadi pada Jumat, 17 Januari 2024 lalu. Ketika itu, Menteri Satryo datang langsung ke ruangannya seraya mengusirnya. Selama 24 tahun menjadi PNS, Neni menyebut kalau pengusiran itu baru pertama kali dia alami.

“Pimpinan tertinggi kami masuk ke ruangan kami dan dihadapan semua orang, beliau mengusir saya keluar dan memerintahkan untuk pindah ke Kemendikdasmen,” ungkap Neni dalam keterangannya saat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kementerian Diktisaintek di Jakarta, Senin (20/1/2025).

Dia mengungkap alasan Menteri Satryo marah hingga mengusirnya lantaran meja dan kursi di ruangannya belum diganti. Diketahui, ruangan yang digunakan oleh Satryo dulunya dutemoat oleh Deputi Diktisaintek, ketika masih bergabung dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Neni mencoba intropeksi terkait pekerjaannya sebagai Pj. Rumah Tangga di Kementerian tersebut. Menurutnya, dia hanya bertanggungjawab mengenai urusan-urusan rumah tangga kantor, bukan mengenai bidang substantif pendidikan tinggi.

“Penyebab pengusiran saya kemarin itu berawal dari sebuah meja di ruang tertinggi lantai 18, yang mungkin perlu diganti karena dianggap “tidak menghormati” dan lain-lain. Lalu semua masalah urusan rumah tangga yang terjadi di lapangan, bermuara kepada saya, sampai saya harus keluar dari institusi ini,” ungkapnya.

Melalui keterangan tersebut, Neni menyampaikan permohonan maaf kepada para pimpinan definitif Kementerian Diktisaintek bila ada kekeliruan dalam pekerjaannya. Namun dia merasa kalau dirinya sudah diperlakukan dengan tidak adil.

“Saya menitipkan teman-teman pegawai Diktiristek, jangan sampai ada lagi yang diperlakukan tidak adil seperti saya. Sungguh ini sangat di luar perikemanusiaan dan melanggar Hak Asasi Manusia dan Undang-Undang yang ada,” pungkasnya.***

Tersangka Pembunuh Satpam di Lawanggintung Bogor Diancam Penjara Seumur Hidup

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap kasus pembunuh sadis terhadap seorang satpam di Lawanggintung, Bogor Selatan.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo mengatakan, pihaknya telah menetapkan tersangka tunggal yaitu AM dalam kasus pembunuhan S (37) yang bekerja di rental mobil.

“Pelaku merupakan anak dari pemilik rental mobil tersebut,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo saat menggelar konferensi pers, Senin 20 Januari 2025.

Motif Tersangka

Kombes Eko menambahkan, pembunuhan ini bermula dari perselisihan antara AM dan S, yang kerap melaporkan perilaku pelaku kepada orangtuanya, khususnya ibunya, mengenai kebiasaan AM yang sering pulang malam.

“Motifnya untuk sementara karena sakit hati, karena korban ini sering melaporkan tersangka ke ibunya tentang kebiasaannya yang sering pulang malam,” jelas Eko.

Konflik ini memuncak pada sebuah cekcok hebat antara pelaku dan korban, yang berujung pada pembunuhan.

Kejadian tersebut sempat disaksikan oleh beberapa karyawan lain di lokasi, yang langsung melaporkan insiden itu ke pihak kepolisian.

S ditemukan tewas dengan luka tusuk di bagian perut. Setelah kejadian tersebut, AM langsung dibawa ke Mapolresta Bogor Kota untuk diperiksa lebih lanjut.

Tersangka kini dijerat dengan Pasal 338 tentang pembunuhan, atau Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.**”

(Muhammad Irfan Ramadan)