Friday, 3 April 2026
Home Blog

Nikah Tiga Bulan, Mantan Suami Bawa Kabur Uang Mantan Istri Puluhan Juta serta Motor Vario

0

Bogordaily.net – Seorang wanita di Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban penipuan dan penggelapan dana oleh seorang pria muda yang telah menjadi mantan suami. Kerugian akibat uang yang dogondol mantan suaminya mencapai Rp.80 juta serta satu unit motor Vario. di Desa Muktijaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tidak hanya itu, diduga dengan modus menikahi erempuan setengah baya merupakan modus penipuan yang dilancarkan tersangka.

“Setelah ditelusuri ternyata emang pria (pelaku), sering mendekati perempuan paruhbaya yang cukup tajir, lalu menjalin hubungan selanjutnya menikahinya,” ujar sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, Jum’at 2 April 2026, malam.

Sementara itu saat dikonfirmasi, korban E mengaku baru tiga bulan menjalani hubungan dengan mantan suaminya yang mengaku Bernama Andi Kurniawan selama tiga bulan.

Kemudian, saat menjalin rumah tangga pelaku dengan tega tanpa sepengetahuan istri dan anaknya, membawa kabur uang milik E di lemari senilai Rp.80 juta.

“Saya nikah sama dia (pelaku) tiga bulan, saya naro duit di lemari pas mau dipake anak saya uangnya udah ngga ada di lemari, nominalnya sangat besar Rp.80 jutaan,” kata korban E kepada bogordaily.net.

Menurut E, dirinya sudah berupaya untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan. Namun, keluarga pelaku menolak dan malah membentak korban.

“Jadi dia (pelaku) malah kabur, saya minta ke secara kekeluargaan ke keluarga nya malah ngga mau, mala galak ama saya,” jelasnya.

Selain kepada Korban E, pelaku juga turut melakukan tindakan serupa kepada korban lainnya yakni MS dengan membawa satu unit sepeda motor senilai Rp.20 juta.

Hal tersebut berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/07/1/2025/SPKT/Polsek Bogor Timur/Polresta Bogor Kota/Polda Jawa Barat tanggal 22 Januari 2025 pukul 15.54 WIB dengan pelapor MS.

Terkait dengan penipuan dan Penggelapan atau UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 junto 372 kuhp yang terjadi di Kp Palasari, RT 005, RW 005 l, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor oleh pelaku atas nama Andi Kurniawan.

E menambahkan, pelaku sudah sering melakukan penipuan terhadap sejumlah orang terutama kepada para janda yang sengaja dinikahinya untuk diambil harta bendanya.

Adapun, total korban yang telah ditipu oleh pelaku Andi Kurniawan sebanyak tiga orang dengan jumlah total kerugian mencapai Rp.100 juta.

Sementara itu, Andi Kurniawan diketahui telah kabur ke wilayah Cidahu, Sukabumi dengan sering aktif menggunakan Tiktok atas nama @andydekorasitaman.

Selain itu, korban mengaku sangat membutuhkan dana tersebut yang diambil oleh pelaku untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dan pelaku Andi Kurniawan segera ditangkap.

Albin Pandita

 

Akun Ig Tri Indah R Diserbu. Siapa Dia?

0

Bogordaily.net – Ig atau Instagram milik Tri Indah R mendadak diserbu. Nama itu tiba-tiba muncul. Meledak. Mengalir deras di linimasa. Orang-orang menyebutnya dengan nama lain: Keyndah.

Semua bermula dari pengakuan Clara Shinta. Ia membuka sesuatu yang selama ini mungkin disimpannya rapat. Dugaan perselingkuhan suaminya, Muhammad Alexander Assad. Bukan sekadar cerita. Ada tangkapan layar. Ada percakapan. Ada jejak digital yang sulit diabaikan.

Di situlah publik mulai masuk. Menilai. Menebak. Bahkan—menghakimi.

Clara tidak diam. Ia memilih menghadapi. Mengonfrontasi langsung suaminya. Itu momen penting. Karena sejak itu, isu tidak lagi kecil. Ia membesar. Viral.

Lalu, nama lain ikut terseret.

Kemudian akun Ig Tri Indah R mulai dicari dan disebut-sebut. Pelan di awal. Lalu semakin keras. Warganet mengaitkan akun Keyndah sebagai sosok perempuan yang diduga ada dalam komunikasi tersebut. Dugaan itu menyebar cepat. Terlalu cepat.

Padahal—belum ada klarifikasi. Belum ada pernyataan resmi. Namun publik kadung percaya pada potongan-potongan cerita.

Di tengah panasnya isu, hal lain terjadi.

Akun Instagram @keyndah_ tiba-tiba tak bisa diakses. Hilang. Ketika dibuka, hanya muncul kalimat sederhana: “Maaf, halaman ini tidak tersedia.”

Kalimat yang justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan. Apakah dinonaktifkan sendiri? Atau terkena laporan massal?

Tidak ada yang benar-benar tahu. Spekulasi pun berkembang liar.

Menariknya, Clara Shinta justru memilih jalan berbeda. Ia tidak memperpanjang konflik. Tidak mencari. Tidak mendatangi.

“Aku gak akan cari dan labrak juga… aku sudah DM mau bicara baik-baik,” tulisnya.

Sikap yang jarang terlihat di tengah badai seperti ini. Tenang. Tapi tetap tegas.

Ia juga sempat menanggapi warganet dengan santai. Seolah ingin mengatakan: setiap orang bertanggung jawab atas pilihannya sendiri.

Sementara itu, sosok yang disebut-sebut—Keyndah—sebenarnya bukan nama asing di media sosial.

Di akun Ig Tri Indah R dikenal sebagai konten kreator. Aktif. Konsisten. Pengikutnya tidak sedikit. Sekitar 290 ribu di Instagram sebelum akunnya hilang. Di TikTok, sekitar 59 ribu.

Kontennya ringan. Gaya hidup. Fashion. Sesekali promosi produk kecantikan. Hal-hal yang biasa. Tidak ada tanda-tanda akan terseret dalam pusaran isu seperti ini.

Aktivitas terakhirnya pun terbilang normal.

Ia masih mengunggah konten di TikTok hingga 28 Maret 2026. Setelah itu, kolom komentar berubah. Ramai. Dipenuhi pertanyaan. Bahkan tudingan.

Beberapa konten lama disebut-sebut menghilang. Apakah itu kebetulan?

Atau bagian dari upaya meredam situasi Kita tidak tahu. Yang jelas, isu ini belum selesai. Masih bergulir. Masih menjadi bahan pembicaraan.

Namun satu hal yang pasti: sampai hari ini, belum ada klarifikasi langsung dari Tri Indah R.

Dan selama itu belum terjadi—semua yang beredar tetaplah dugaan. Bukan kebenaran yang utuh.***

Buat Kota Bogor Bangga! Yuana Mutiara Zahra Raih Beasiswa Penuh ke Rusia Hingga Diterima di 13 Kampus Luar Negeri

0

Bogordaily.net – Kabar membanggakan datang dari Kota Bogor Seorang siswi berprestasi asal Bogor Utara, Yuana Mutiara Zahra, Lahir di Bogor pada 16 November 2007, Yuana tinggal di Villa Bogor Indah 3, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Ia mulai menempuh pendidikannya pertamanya di TK Negeri Pembina Cibinong, dilanjutkan ke SDN Sasanawiyata 01, kemudian MTs Sahid Bogor, hingga akhirnya menempuh pendidikan di MAN Insan Cendekia Serpong.

Yuana kini merupakan siswi dari MAN Insan Cendekia Serpong yang dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Indonesia.

Buat Kota Bogor Bangga! Yuana Mutiara Zahra Raih Beasiswa Penuh ke Rusia Hingga Diterima di 13 Kampus Luar Negeri
Juara 1 Sebelas Maret Business Plan Competition, skala nasional

Kemudian Ia berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan diterima di 13 perguruan tinggi luar negeri sekaligus meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Rusia.

Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Kota Bogor dan juga Indonesia

Di tengah banyaknya siswa yang masih menantikan pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Yuana justru telah memastikan langkahnya ke kancah pendidikan internasional dengan prestasi yang luar biasa.

Ia bahkan tercatat sebagai salah satu dari empat besar siswa asal Bogor Utara yang berhasil menembus perguruan tinggi luar negeri.

Selama masa sekolah, Yuana dikenal aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan kepemimpinan, Ia tercatat memegang sekitar 30 posisi organisasi selama SMA, di antaranya :

  • Sebagai Ketua Angkatan 18 MTs Sahid,
  • Sekretaris OSIS MAN Insan Cendekia Serpong periode 2024/2025,
  • Sekretaris IFUN 1445 dalam ajang National Islamic Competition.

Pengalaman organisasi ini menjadi bekal penting dalam membentuk karakter kepemimpinan dan kemampuan manajerialnya.

Tak hanya aktif berorganisasi, Yuana juga menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional.

Buat Kota Bogor Bangga! Yuana Mutiara Zahra Raih Beasiswa Penuh ke Rusia Hingga Diterima di 13 Kampus Luar Negeri

Ia mengikuti Workshop Moderasi Beragama Lintas Negara MABIMS 2024 yang diselenggarakan Kementerian Agama RI, berpartisipasi dalam kegiatan Perwira 2024 Saka Wanabakti se-DKI Jakarta, serta Pertikawan Nasional 2024 oleh KLHK RI.

Selain itu, Yuana juga berhasil meraih Juara 1 dalam National Business Plan Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret.

Buat Kota Bogor Bangga! Yuana Mutiara Zahra Raih Beasiswa Penuh ke Rusia Hingga Diterima di 13 Kampus Luar Negeri

Prestasi yang diraih Yuana diharapkan dapat menjadi inspirasi dan juga dorongan bagi generasi muda, khususnya di Kota Bogor, untuk terus berprestasi dan berani bersaing di tingkat internasional

Dengan kerja keras, dedikasi, serta semangat belajar yang tinggi, peluang untuk meraih pendidikan di luar negeri terbuka lebar bagi siapa saja yang selalu berusaha untuk masa depan.***

Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) yang sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono memberikan apresiasi tinggi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penyelenggaraan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026. Acara tersebut dinilai menjadi momentum yang sangat strategis dan penting dalam upaya penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa MES siap mendukung secara konsisten dalam pelaksanaan program GERAK Syariah di tahun-tahun mendatang. Sinergi yang terjalin selama ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya ekosistem keuangan syariah yang semakin solid dalam upaya pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional.

“Setiap tahun memperlihatkan perkembangan kegiatan yang meningkat signifikan (GERAK Syariah). MES terus mendukung program ini dan semoga tahun depan bisa terlibat secara lebih aktif,” ujar Menkop Ferry dalam acara Penutupan GERAK Syariah 2026 di Kantor OJK, Kamis (2/4).

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen (PEPK) OJK Dicky Kartikoyono, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis serta seluruh Kepala Kantor OJK Daerah di seluruh Indonesia secara virtual.

Menkop Ferry menekankan bahwa penguatan keuangan syariah tidak bisa dilepaskan dari sektor riil. Untuk itu OJK bersama MES perlu mulai memperkuat sinergi dengan masuk ke sektor riil salah satunya melalui Koperasi-Koperasi di Pondok Pesantren (Kopontren) hingga Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Keberadaan koperasi tersebut dinilai sebagai lembaga ekonomi dan keuangan yang paling dekat dengan masyarakat. Terlebih saat ini pemerintah tengah mengakselerasi pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih untuk segera dioperasikan. Hal ini menjadi lembaga strategis untuk mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat khususnya syariah.

“Penguatan keuangan syariah harus tumbuh berdampingan dengan aktivitas ekonomi riil, baik itu UMKM, industri halal, maupun usaha produktif masyarakat. Dalam konteks ini, koperasi desa Merah Putih memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat berbasis gotong royong dan prinsip syariah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan termasuk syariah menghadapi berbagai tantangan. Berdasarkan arahan Tokoh Senior Ekonomi Syariah, K.H. Ma’ruf Amin, ia menekankan bahwa saat ini Indonesia memasuki fase kedua dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu fase perluasan pangsa pasar.

Artinya, tantangan saat ini bukan lagi sekadar membangun awareness dari masyarakat terkait keuangan syariah, tetapi bagaimana memastikan masyarakat benar-benar menjadi pengguna aktif ekosistem keuangan syariah. Oleh karena itu diperlukan sinergi dan kerja sama yang erat antar pemangku kepentingan untuk mewujudkan target tersebut.

“Ke depan, kita perlu terus bersama – sama untuk mengembangkan dan memperkuat sistem ekonomi syariah agar semakin inklusif termasuk masuk ke sektor riil agar semakin memperkokoh daya saing, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan Kopdes/Kel Merah Putih, Menkop Ferry memastikan bahwa gerai-gerai dan toko ritel yang ada di Kopdes Merah Putih dipastikan siap untuk menampung seluruh produk dari masyarakat agar mampu menciptakan multiplayer effect yang lebih luas. Namun sebelumnya akan dilakukan proses kurasi dan dan inkubasi agar produk yang dipasarkan layak dan sesuai pangsa pasar.

Kopdes/Kel Merah Putih juga dipastikan akan siap memberikan dukungan pembiayaan mikro kepada masyarakat dalam rangka mendukung usahanya. Dengan perluasan akses pendanaan diharapkan ekonomi masyarakat di desa/ kelurahan dapat tumbuh bersama dengan pengembangan usaha koperasi.

“Kopdes Merah Putih yang sudah terbangun diharapkan bisa menjadi bagian pengembangan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Dengan pendekatan yang terintegrasi kami optimis bahwa ini akan menjadi pusat pertumbuhan baru ekonomi syariah yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan bahwa saat ini Indeks literasi keuangan nasional 2025 sebesar 66,46 persen dimana syariah baru mencapai 43,42 persen. Untuk inklusi keuangan nasional 80,51 persen, sedangkan syariah baru 13,41 persen.

Dari aspek keuangan syariah, Indonesia berada di peringkat 6 dari posisi 10 besar. Kemudian ditingkat nasional, kinerja sektor jasa keuangan syariah juga mengalami pertumbuhan yang stabil, bahkan di tengah isu dinamika geopolitik.

“Ini masih menjadi tantangan bahwa inklusi keuangan syariah masih rendah, dengan literasi yang baik tentu menjadi modal bagi kita di dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah,” katanya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono menegaskan pentingnya literasi keuangan sebagai modal utama untuk mendorong inklusi. Melalui Program GERAK Syariah 2026 tercatat mampu mendorong peningkatan tingkat inklusi dan literasi keuangan syariah.

Menurutnya, GERAK Syariah 2026 berhasil mencatat 2.632 kegiatan, terdiri dari 1.283 kegiatan literasi, 459 kegiatan inklusi, dan 890 kegiatan sosial. Total penghimpunan dana mencapai Rp6,83 triliun dengan penyaluran Rp6,86 triliun, serta manfaat sosial senilai Rp86,2 miliar.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah dan melalui GERAK Syariah 2026 saat ini kita berhasil menempati level yang lebih tinggi,” katanya.***

Rektorat Universitas Islam Bogor Bersilaturahmi dengan Kasubdit Kelembagaan Direktorat Diktis Kemenag RI

0

Bogordaily.net – Rektorat Universitas Islam Bogor (UIB) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kementerian Agama Republik Indonesia pada Kamis (2/4/2026). Kunjungan ini diterima langsung oleh Kasubdit Kelembagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Dr. Asro’i, M.Pd, di gedung Kementerian Agama RI.

Rombongan Rektorat UIB tiba pada pukul 08.15 WIB dan disambut dengan hangat oleh Dr. Asro’i, M.Pd. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif.

Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas upaya peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Islam Bogor. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai penguatan tata kelola institusi, pengembangan akademik, serta peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Universitas Islam Bogor dapat terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.***

LKPJ 2025 Wali Kota Bogor: Pendapatan Tembus Rp3,23 T, Ekonomi Tumbuh 5,45%

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Selasa (31/3/2026).

LKPJ tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2025.

Pada tahun pertama ini, seluruh pemerintah daerah, termasuk Kota Bogor, dihadapkan pada kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa pada Tahun Anggaran (TA) 2025, pendapatan daerah meningkat dari Rp2,93 triliun menjadi Rp3,31 triliun atau naik 13,06 persen, dengan realisasi mencapai Rp3,23 triliun atau sebesar 97,41 persen.

Sementara itu, realisasi belanja daerah Tahun 2025 mencapai Rp3,22 triliun atau 95,43 persen dari rencana belanja daerah sebesar Rp3,38 triliun, yang difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Capaian kinerja makro Kota Bogor Tahun 2025 menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 79,75, persentase penduduk miskin menurun menjadi 5,89 persen, dan tingkat pengangguran menurun menjadi 7,95 persen.

Pertumbuhan ekonomi Kota Bogor mencapai 5,45 persen, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 5,15 persen. Dengan demikian, laju pertumbuhan ekonomi Kota Bogor mengalami peningkatan sebesar 5,83 persen pada tahun 2025.

“Dari indikator yang ada, baik mikro maupun makro, alhamdulillah capaiannya tidak mengecewakan. Namun, ini menjadi PR bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas masyarakat Kota Bogor, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan,” ujarnya.

Peningkatan capaian tersebut didukung oleh pelaksanaan berbagai program prioritas, yakni Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera, dan Bogor Lancar.

Pendapatan per kapita Kota Bogor meningkat menjadi Rp60,7 juta atau naik 7,21 persen dari tahun 2024 sebesar Rp56,6 juta. Angka tersebut melampaui rata-rata Jawa Barat sebesar Rp59,8 juta.

Sementara itu, ketimpangan pendapatan (rasio gini) Kota Bogor menurun menjadi 0,435 dari tahun sebelumnya 0,477 atau turun 8,81 persen.

Di samping capaian tersebut, sepanjang 2025 Pemerintah Kota Bogor meraih 83 penghargaan di tingkat nasional, provinsi, dan kota. Penghargaan tersebut menjadi bukti kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Bogor atas saran dan rekomendasinya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan ke depan,” ujarnya.

Dedie Rachim berharap sinergi dan kemitraan antara Pemerintah Kota Bogor dan DPRD dapat terus terjaga dan semakin ditingkatkan demi kemajuan Kota Bogor.

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengatakan bahwa LKPJ kepala daerah merupakan bagian dari mekanisme dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pemerintahan daerah, baik tugas umum pemerintahan, pembangunan, maupun pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan selama kurun waktu satu tahun,” ucapnya.

Ia menambahkan, secara teknis LKPJ kepala daerah disusun sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.***

Walikota Bogor Buka Bimbingan Manasik Haji, Ingatkan Kesehatan

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi membuka bimbingan manasik haji bagi jamaah asal Kota Bogor yang dilaksanakan di Masjid Agung Kota Bogor, Kamis (2/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan bagi para jamaah, mengingat waktu keberangkatan yang tinggal beberapa minggu lagi.

“Yang pasti siapkan kesehatan. Jaga kesehatan, jangan sampai mengorbankan kesehatan untuk kegiatan yang tidak produktif, karena persiapan dan proses pelaksanaan haji ini harus dimulai dari sekarang,” ujarnya.

Pada tahun ini, terdapat 774 jamaah asal Kota Bogor yang dipastikan berangkat menunaikan ibadah haji. Sementara itu, jumlah pendaftar haji hingga tahun 2026 telah mencapai 26.000 orang.

“Sehingga manasik haji ini hanya dilaksanakan satu kali. Harapannya ke depan, kuota haji dapat terus bertambah agar waktu tunggunya tidak terlalu lama bagi para jamaah,” ucap Dedie Rachim.

Dirinya juga mengingatkan agar para jamaah haji disiplin, tertib, dan menjaga kebersihan selama melaksanakan ibadah, serta fokus beribadah tanpa terlalu memikirkan hal lain.
Selain itu, ia juga mendoakan agar seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor, Indra Hermawan, mengatakan bahwa terdapat hal yang berbeda dalam pelaksanaan haji tahun ini, yakni setiap jamaah wajib memiliki BPJS Kesehatan yang aktif. Sehingga, dalam manasik ini salah satu narasumber yang mengisi materi berasal dari BPJS Kesehatan untuk penguatan aspek kesehatan haji tahun 2026.

Ia pun berharap para jamaah haji dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, mengingat peluang untuk berangkat haji saat ini sangat terbatas.

Ia juga berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan, mengingat Pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan ketat terkait kesehatan.

“Nantinya di Bandara Madinah dan Jeddah akan ada petugas Kementerian Kesehatan Arab Saudi yang melakukan pemeriksaan secara sampel terhadap jamaah haji Indonesia, seperti penyakit jantung, ginjal, saraf, dan lainnya,” kata Indra.***

Dukung Penguatan Pasar Keuangan Domestik, BRI Raih 3 Penghargaan Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik dari Kemenkeu

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan capaian positif dengan meraih tiga penghargaan Dealer Utama Kinerja Terbaik pada Tahun 2025 dari Kementerian Keuangan RI.

Pengakuan ini memperlihatkan konsistensi BRI dalam mengambil bagian pada upaya pendalaman pasar keuangan domestik sekaligus mendukung pembiayaan APBN secara berkelanjutan.

Dalam penghargaan yang diterima langsung oleh Direktur Treasury and International Banking BRI Farida Thamrin di Kementerian Keuangan pada Rabu (1/04), BRI memperoleh predikat Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik 2025, Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik di Pasar Perdana 2025, serta Dealer Utama Surat Utang Negara dengan Kinerja Terbaik di Pasar Sekunder 2025.

Pengakuan ini menjadi refleksi atas peran aktif BRI sebagai salah satu Dealer Utama mitra strategis Kementerian Keuangan dalam mendukung penerbitan Surat Berharga Negara atau SBN, baik melalui partisipasi pada pasar perdana maupun kontribusi dalam menjaga likuiditas perdagangan di pasar sekunder.

Farida Thamrin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi BRI dalam menjalankan peran intermediasi di pasar surat berharga negara.

“Di tengah dinamika pasar keuangan sepanjang 2025 yang ditandai dengan pergerakan yield dan volatilitas global, pencapaian ini mencerminkan peran aktif BRI dalam mendukung efektivitas penerbitan SBN, baik melalui partisipasi di pasar primer maupun dalam menjaga likuiditas dan aktivitas perdagangan yang sehat di pasar sekunder. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat kapabilitas Treasury, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pasar keuangan Indonesia,” ujarnya.

Terkait peran sebagai Dealer Utama, BRI tidak hanya berpartisipasi dalam lelang SBN, tetapi juga mencakup kontribusi dalam mendukung pembiayaan negara, menjaga likuiditas pasar, serta memperkuat kepercayaan investor terhadap pasar SBN domestik.

Sebagai institusi yang aktif di pasar surat berharga negara,  BRI senantiasa memperkuat kapabilitas Treasury untuk menjaga kehadiran yang konsisten dalam lelang SBN, pembentukan harga yang sehat, serta aktivitas transaksi di pasar sekunder.

Pasalnya, peran tersebut menjadi penting dalam mendukung efektivitas strategi pembiayaan pemerintah, sekaligus memperluas basis investor dan menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap instrumen SBN domestik.

Dengan fungsi itu, BRI tidak hanya hadir sebagai peserta pasar, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembiayaan negara yang berperan dalam menjaga kedalaman dan efisiensi pasar.

Hal ini terlihat dari kinerja volume transaksi surat berharga BRI sepanjang 2025 yang meningkat sebesar 24,40% YoY.
Ke depan, BRI juga akan terus melakukan penguatan bisnis Treasury, tata kelola yang prudent, serta disiplin manajemen risiko.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Perseroan untuk terus mendukung pengembangan pasar surat berharga nasional yang semakin dalam, efisien, dan berdaya tahan, sekaligus memperkuat kontribusi BRI dalam mendukung agenda pembiayaan pembangunan nasional.

Ungkit Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan, BRI Berhasil Salurkan KUR Senilai Rp31,42 Triliun hingga Februari 2026 

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bagian dari implementasi Asta Cita dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Hingga akhir Februari 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp31,42 triliun atau setara 17,46% dari total alokasi BRI tahun 2026 sebesar Rp180 triliun yang ditetapkan Pemerintah. Penyaluran tersebut telah menjangkau 643 ribu debitur UMKM di seluruh Indonesia.

Tidak hanya dari sisi volume penyaluran, BRI juga memastikan KUR disalurkan secara produktif ke sektor-sektor strategis yang berperan dalam memperkuat sektor riil.

Berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran KUR BRI didominasi oleh sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan, industri pengolahan, serta jasa lainnya dengan porsi mencapai 64,13% dari total penyaluran.

Adapun, di antara sektor tersebut, pertanian menjadi kontributor terbesar dengan nilai pembiayaan mencapai Rp13,25 triliun atau setara 42,18% dari total KUR yang telah disalurkan BRI, mencerminkan dukungan perseroan terhadap ketahanan pangan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa BRI secara konsisten mengambil peran dalam mendukung agenda prioritas pemerintah, khususnya dalam mendorong penguatan sektor UMKM yang berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“BRI akan terus berjalan beriringan dengan UMKM sebagai fondasi utama perekonomian nasional. Oleh karena itu, penyaluran KUR tidak hanya difokuskan pada pembiayaan semata, tetapi juga diiringi dengan pendampingan dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitasnya, memperluas skala bisnis, dan pada akhirnya memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hery.

Adapun, komitmen tersebut tercermin dari capaian debitur KUR BRI yang berhasil naik kelas sebanyak 213 ribu debitur KUR atau setara 22,23% dari total sasaran tahun 2026 sebesar 962 ribu debitur.

Lebih lanjut, Hery menuturkan sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI pun memastikan pemberian KUR dilakukan secara prudent, transparan dan akuntabel, sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini dikarenakan KUR merupakan kredit yang 100% bersumber dari dana bank, atau menggunakan dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kreditnya harus terjaga dengan baik.

Diketahui, penyaluran KUR BRI terhadap sebaran rumah tangga juga secara konsisten meningkat dari tahun ke tahun. Hingga Februari 2026, sekitar 19 dari setiap 100 rumah tangga tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI.

Capaian ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana pada 2025 jangkauan KUR BRI tercatat sebesar 18 rumah tangga per 100 rumah tangga, dan pada 2024 sebesar 17 rumah tangga per 100 rumah tangga.

Perumda PPJ Kota Bogor Apresiasi PKL yang Ikut Kebijakan Relokasi

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor mengapresiasi para pedagang kaki lima (pkl) di Pasar Bogor yang mengikuti kebijakan relokasi ke Pasar Jambu Dua.

Direktur Utama Perumda PPJ Jenal Abidin, mengatakan bahwa, pihaknya akan mempersiapkan segala kebutuhan PKL di Pasar Jambu Dua dan membantu mereka untuk mendongkrak daya beli.

Menurutnya saat ini ada sekitar 254 PKL dari Pasar Bogor yang sudah ikut relokasi ke Pasar Jambu Dua.

“Sampai hari ini tadi komunikasi jumlah yang sudah menempati losnya ada 8 pedagang,” jelas Jenal.

Para pedagang didominasi oleh penjual sayur dan buah. Mereka biasa berjualan saat malam haru dari mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

Jenal mengatakan ada beberapa apresiasi yang disampaikan pedagang kepadanya. Pertama mereka meminta agar penertiban lapak PKL di kawasn Pasar Bogor terus masif dilakukan.

Kemudian pedagang meminta agar akses angkot bisa masuk ke dalam pasar. Jenal menjelaskan apresiasi tersebut telah disampaikan kepada Dishub Kota Bogor.

PPJ sendiri disebut Jenal terus berupaya untuk membuat pedagang nyaman saat berjualan. Misalnya memperbaiki fasilitas penerangan yang ada di dalam pasar.

“Kemudian gate parking sudah kami buka untuk pedagang yang baru masuk, PJU Pemrintah Kota Bogor juga sudah membantu melakukan proses penerangan,” jelasnya.

Hingga saat ini, Pasar Jambu Dua masih membuka pintu bagi para PKL yang hendak mengadu nasib. Ada 1.000 kios dan los yang disiapkan untuk mereka.

“Disini kurang lebih daya tampung 1.000 sampai 1.200 pedagang. Terdiri dari kios dan los lokasinya di lantai dasar dan dilantai atas,” ujar Jenal.

Para PKL turut diberi layanan khusus. Mereka diberi kelonggaran untuk tidak membayar sewa selama tiga bulan, hingga diskon sebanyak 20 persen.

“Yang sudah booking dan belum mengisi itu karena masih liburan dan masih mudik. Mudah-mudahan kedepan sudah bisa berpindah kesini, segera,” tutup Jenal

(Muhammad Irfan Ramadan)