Home Blog Page 1044

Said Mohan Desak Penindakan Tegas terhadap Bangunan Liar dan Miras Ilegal di Bogor

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor baru-baru ini menertibkan 23 bangunan liar di Jalan Pancasan, Kecamatan Bogor Barat. Pembongkaran yang dilakukan pada Jum’at 28 Maret 2025 ini melibatkan alat berat dan berlangsung tanpa perlawanan dari pemilik bangunan.

Anggota DPRD Kota Bogor, Said Muhamad Mohan menyoroti bahwa beberapa bangunan liar tersebut diduga menjadi tempat penjualan minuman keras (miras) ilegal.

Mohan, yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bogor, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait kondisi ini.

“Kami mendapat laporan bahwa kawasan itu tidak hanya dipenuhi bangunan liar, tetapi juga menjadi tempat peredaran miras ilegal dan aksi premanisme,” ujar Mohan pada Minggu 30 Maret 2025.

Menurutnya, keberadaan miras ilegal ini telah memperparah masalah sosial di wilayah tersebut.

Dalam rapat kerja bersama Satpol-PP beberapa waktu lalu, ia menekankan pentingnya langkah tegas untuk menertibkan bangunan liar yang berpotensi melanggar hukum.

“Kami sudah meminta agar pembongkaran dilakukan tanpa kompromi, terutama bagi bangunan yang dijadikan tempat menjual miras ilegal,” tegas Mohan, politisi dari Fraksi Partai Gerindra.

Ia pun mengapresiasi langkah cepat Pemkot Bogor, khususnya Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin yang turun langsung dalam penertiban tersebut.

“Kami sangat menghargai tindakan cepat pemerintah. Ini bukti bahwa pemerintah serius menangani persoalan di masyarakat,” tambahnya.

Mohan menegaskan bahwa upaya ini bukan hanya tentang merobohkan bangunan, tetapi juga bagian dari penegakan hukum dan menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Ia juga mengingatkan bahwa sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 121 Tahun 2022 Pasal 29 tentang peredaran minuman beralkohol, razia menjadi langkah awal dalam penindakan.

Jika masih ditemukan pelanggaran, pemilik diberikan waktu 3×24 jam untuk membongkar bangunannya secara mandiri. Jika tidak, pembongkaran akan dilakukan secara paksa.

Ke depan, ia berharap setelah bulan Ramadan, Pemkot Bogor tetap konsisten dalam menindak peredaran miras ilegal.

“Miras ilegal kerap menjadi pemicu kriminalitas. Kami ingin Pemkot terus berkomitmen memberantasnya agar Kota Bogor tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.

Dengan adanya pembongkaran ini, diharapkan kawasan Jalan Pancasan terbebas dari bangunan liar dan peredaran miras ilegal yang meresahkan masyarakat.***

Ibnu Galansa

KBM IUQI Bogor Gelar Aksi Demonstrasi Menolak UU TNI dan RUU Polri, RUU Kejaksaan Agung, serta RUU KUHAP

Bogordaily.net – Keluarga Besar Mahasiswa Institut Ummul Quro Al Islami (KBM IUQI) Bogor menggelar aksi demonstrasi di gedung DPRD Kabupaten Bogor pada Kamis 27 Maret 2025.

Aksi yang dihadiri sekitar 250 massa dari KBM Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor, menyuarakan penolakan terhadap Undang-Undang TNI yang baru disahkan serta menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri, RUU Kejaksaan Agung, dan RUU KUHAP.

Aksi demonstrasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil konsolidasi yang dilakukan pada tanggal 26 Maret 2025, di mana KBM IUQI Bogor menyampaikan kekhawatiran mendalam terkait revisi UU TNI yang berpotensi membahayakan demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.

Alasan Penolakan UU TNI

Dalam aksinya, KBM IUQI Bogor menyoroti empat ancaman utama dari revisi UU TNI:

1. Potensi Kembalinya Dwifungsi ABRI

Revisi UU TNI yang memperluas jabatan sipil bagi prajurit aktif dikhawatirkan mengembalikan praktik dwifungsi ABRI seperti pada era Orde Baru. Koalisi Masyarakat Sipil menegaskan bahwa perubahan ini dapat memperluas penempatan TNI di kementerian dan lembaga, serta memperpanjang masa pensiun prajurit, yang berpotensi mengancam sistem demokrasi yang telah dibangun sejak Reformasi 1998.

2. Gangguan terhadap Karier Aparatur Sipil Negara (ASN)

Perluasan jabatan sipil yang dapat diduduki oleh prajurit TNI aktif dipandang berpotensi mengganggu pembinaan karier ASN. Penempatan perwira TNI aktif dalam jabatan sipil mengabaikan spesialisasi, kompetensi, dan pengalaman ASN di instansi terkait, yang dapat mengakibatkan demotivasi di kalangan ASN dalam konteks jenjang karier dan kepangkatan.

3. Risiko Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Perluasan peran TNI dalam jabatan sipil dianggap dapat membuka ruang bagi pengerahan tentara secara masif yang berisiko menimbulkan pelanggaran HAM. Selain itu, pengerahan pasukan dalam operasi militer selain perang telah terbukti menjadi salah satu faktor yang melanggengkan situasi kekerasan di beberapa wilayah.

4. Ancaman terhadap Supremasi Sipil

Penghapusan kewenangan Presiden dalam pengerahan dan penggunaan kekuatan TNI, sebagaimana diusulkan dalam revisi UU TNI, dapat menempatkan penggunaan TNI di luar persetujuan dan kontrol Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, yang melanggar prinsip supremasi sipil dalam negara demokrasi.

Dalam aksi demonstrasi tersebut, KBM IUQI Bogor berhasil jumpa dengan salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Achamd Yaudin Sogir.

Ia didesak oleh massa aksi untuk menyatakan sikap menolak UU TNI, Menolak RUU POLRI, RUU KEJAKSAAN AGUNG dan RUU KUHAP dan masa aksi meminta untuk menekankan kepada ketua DPRD beserta seluruh Anggota DPRD kabupaten Bogor untuk meminta dan mendesak DPR RI mencabut UU terkait yang telah disahkan.

Tidak cukup sampai hal tersebut masa aksi mendesak wakil ketua komisi 1 tersebut untuk menandatangani pernyataan sikap yang menekankan bahwa :

“DPRD Kabupaten Bogor akan segera menggelar rapat pasca libur Idul Fitri selambat-lambatnya 1 pekan pasca libur Idul Fitri terkait permohonan masa aksi yang menolak Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) oleh DPR RI serta pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri, RUU Kejaksaan Agung, dan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), yang meminta agar DPRD Kabupaten Bogor dengan tegas menolak dan meminta pembatalan UU TNI serta menolak pembahasan RUU terkait yang berpotensi mengancam demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.”

Ia berkenan menandatangani komitmen tersebut.

Pihak DPRD Kabupaten Bogor berjanji akan memberikan hasil tindak lanjut paling lama pada tanggal 15 April 2025.

Ryan Nasruddin, Presiden Mahasiswa BEM IUQI Bogor, menyampaikan pernyataan tegas mengenai langkah selanjutnya.

“Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor untuk kita kawal bersama. Apabila satu pekan kerja pasca libur Idul Fitri, pihak Ketua dan Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Bogor belum memberikan sikap dan mendesak DPR RI untuk mencabut UU TNI dan menolak RUU POLRI, RUU Kejaksaan Agung, dan RUU KUHAP, maka mari rapatkan barisan, kita buat eskalasi yang jauh lebih besar,” katanya.

“Untuk kita tuntut bersama mengenai komitmen hari ini yang telah di sepakati. Ryan juga menyampaikan Terima kasih atas perjuangan seluruh kawan-kawan yang turut menyuarakan perjuangan menjaga keutuhan demokrasi dan supremasi sipil ini. Panjang umur perjuangan,” tambahnya. ***

Peringati Hari Raya Nyepi, BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako Hingga Renovasi Pura

0

Bogordaily.net – Memperingati Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu, 29 Maret 2025, BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli menyalurkan bantuan 1.000 paket sembako bagi umat Hindu di Desa Adat Soka, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.

Setiap paket sembako yang diberikan terdiri dari 5 kg Beras, 2 liter Minyak Goreng, Gula Pasir dan lain lain, diberikan secara langsung bagi warga di Desa Adat Soka.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan sembako di Desa Adat Soka Tabanan, Bali sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dan kepedulian terhadap sesama khususnya dalam memaknai Hari Raya Nyepi (Tahun baru Saka 1947).

“Hal ini merupakan wujud kepedulian BRI bagi masyarakat yang menjalankan Hari Raya Nyepi khususnya bagi masyarakat di Desa Adat Soka Tabanan. Harapan kami bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-sebaiknya,” ungkap Hendy.

Di lain pihak, I Wayan Esawan selaku Pimpinan Tertinggi (Kelihan) di Desa Adat Soka mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi BRI Peduli yang telah menyalurkan bantuan sembako sehingga masyarakatnya dapat terbantu dalam pemenuhan kebutuhan pokok.

“Kami masyarakat di Desa Adat Soka merasa sangat terbantu dimana bantuan ini tentunya meringankan beban masyarakat kami. Semoga sinergi ini tetap terus terjalin antara warga Desa Adat Soka dan BRI” ungkap I Wayan Esawan.

Selain penyaluran sembako, BRI Peduli juga telah berperan aktif dalam membantu masyarakat Desa Adat Soka, salah satunya adalah bantuan renovasi Bale Piyasan dan Bale Piyadan di Pura Pucak Batu Lumbung yang terletak di desa tersebut. Diketahui, Pura Pucak Batu Lumbung yang berada di Desa Adat Soka sudah berdiri sejak abad ke XI dan saat ini dapat menampung lebih dari 1.000 Umat Hindu.

“Awal tahun 2024 kami mendapat bantuan renovasi Bale Piyasan dan Bale Pawedan dimana sebelumnya kondisi bangunan sudah rusak dan tidak memadai bagi Umat. Dengan adanya renovasi ini tentunya memberikan kenyamanan bagi umat yang beribadat”, imbuhnya.

Pura Pucak Batu Lumbung adalah salah satu pura yang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang mendalam di Bali, khususnya di Desa Adat Soka Senganan, Tabanan. Pura ini bukan hanya sekadar tempat sembahyang, tetapi juga merupakan simbol dari kearifan lokal, serta memiliki keterkaitan yang erat dengan kehidupan masyarakat sekitar.

Pura ini juga merupakan salah satu pura yang penting dalam sistem keagamaan Hindu di Bali. Pura Pucak Batu Lumbung diyakini sebagai tempat pemujaan bagi para dewa, terutama Dewa Siwa, yang dianggap sebagai sumber segala kehidupan. Seiring berjalannya waktu, pura ini menjadi pusat kegiatan spiritual dan ritual bagi masyarakat setempat. ***

Tak Semua Keluarga Harus Dapat THR! Begini Cara Menentukan Penerimanya

0

Bogordaily.net – Ternyata tidak semua anggota keluarga perlu diberi Tunjangan Hari Raya (THR) saat Lebaran. Meskipun pemberian THR sudah menjadi tradisi di banyak daerah, bukan berarti Anda harus membagikan uang ke seluruh keluarga besar.

Tanpa perencanaan yang matang, kebiasaan ini justru bisa membuat keuangan Anda boncos!

Siapa yang Sebaiknya Dapat THR?

Sebaiknya, THR diberikan kepada anggota keluarga yang memiliki hubungan dekat, seperti orang tua, saudara kandung, atau keponakan.

Pemberian ini juga bisa diprioritaskan kepada mereka yang membutuhkan bantuan finansial.

Oleh karena itu, penting untuk membuat daftar penerima THR agar lebih terarah dan tidak membebani keuangan Anda.

THR sendiri merupakan bentuk tali asih yang diberikan saat Idulfitri. Bentuknya bisa berupa uang, barang, atau hadiah lainnya dengan nominal yang berbeda-beda sesuai kemampuan pemberi.

Namun, mengingat sistem kekeluargaan di Indonesia yang luas, mustahil untuk memberikan THR kepada semua orang.

Lalu, bagaimana cara menentukan penerima THR dan nominal yang tepat?

Pemberian THR sebenarnya tidak wajib dilakukan, melainkan sekadar bentuk tali asih untuk menjaga silaturahmi dan bagian dari kultur budaya masyarakat.

Pemberian THR harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi keuangan masing-masing. Jangan sampai memaksakan diri memberikan THR ke banyak orang sementara anggaran kita terbatas. Harus disesuaikan dengan kemampuan finansial..

Tips Agar Pemberian THR Tetap Aman

Agar tidak berlebihan dalam membagikan THR, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Tentukan Anggaran THR

Buat perencanaan keuangan khusus untuk THR agar tidak mengganggu kebutuhan utama.

Buat Daftar Penerima

Prioritaskan keluarga terdekat dan yang lebih membutuhkan.

Sesuaikan Nominal THR

Berikan sesuai kemampuan, jangan sampai mengorbankan keuangan pribadi.

Gunakan Metode Non-Tunai

Jika memungkinkan, berikan dalam bentuk hadiah atau barang untuk mengurangi pengeluaran besar.

Jadi, sebelum membagikan THR Lebaran 2025, pastikan Anda sudah memiliki strategi yang tepat agar tetap bisa berbagi tanpa mengalami krisis finansial setelahnya!***

Tol Trans-Jawa Macet Parah di Puncak Mudik Lebaran 2025, Polisi Turun Tangan

0

Bogordaily.net – Pada puncak arus mudik Lebaran 2025, ruas tol Trans-Jawa mengalami kemacetan parah akibat lonjakan volume kendaraan.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Ahmad Dofiri, turun langsung melakukan pemantauan dari udara menggunakan helikopter.

Ia meninjau kondisi lalu lintas mulai dari Gerbang Tol Cikatama hingga Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah.

Dofiri mengungkapkan bahwa, kemacetan terjadi karena banyak pemudik menunggu pemberlakuan skema satu arah (one way) sebelum melanjutkan perjalanan.

“Ini terjadi karena banyaknya pemudik yang menunggu rekayasa one way diberlakukan,” ujarnya pada Jumat, 28 Maret 2025.

Ia pun mengimbau para pemudik agar tidak menunda perjalanan dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Jadi kami harap pemudik jangan sampai menunggu kapan one way dilakukan, tetap lanjutkan perjalanan sesuai aturan yang ada,” tegasnya.

Rekayasa Lalu Lintas untuk Atasi Kemacetan

Untuk mengurai kepadatan, skema one way telah diberlakukan di tol Trans-Jawa dari Kilometer 70 Gerbang Tol Cikatama hingga Kilometer 414 Gerbang Tol Kalikangkung.

Selain itu, rekayasa lalu lintas lain seperti ganjil-genap dan contraflow juga diterapkan guna memperlancar perjalanan pemudik.

“Insya Allah nanti, ganjil-genap sudah diberlakukan, contraflow sudah dilakukan, one way juga sudah dilakukan. Skema-skema seperti itu mudah-mudahan nanti akan memperlancar mudik kali ini,” tambah Dofiri.

Para pemudik diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan tetap aman dan lancar hingga sampai di kampung halaman.***

Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

0

Bogordaily.net – Pemerintah secara resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.

Keputusan ini diumumkan setelah sidang isbat yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, pada Sabtu 29 Maret 2025.

Apa Itu Sidang Isbat?

Sidang isbat adalah proses penetapan awal bulan dalam kalender Hijriah yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama.

Sidang ini menggunakan dua metode utama, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal) untuk menentukan awal bulan, termasuk tanggal 1 Syawal yang menandai Hari Raya Idul Fitri.

Sidang isbat melibatkan para ahli astronomi, ulama, serta perwakilan organisasi Islam guna memastikan keakuratan keputusan yang diambil.

Idul Fitri 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

Sidang isbat dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dan dihadiri oleh pimpinan Komisi VIII DPR, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dirjen Bimas Islam, serta perwakilan berbagai ormas Islam.

“Posisi hilal hari ini di seluruh Indonesia masih di bawah ufuk,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers usai sidang isbat.

Dengan hasil tersebut, disepakati bahwa 1 Syawal 1446 H atau Idul Fitri jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Penetapan ini sekaligus menggenapkan bulan Ramadan menjadi 30 hari.

Pemantauan hilal dilakukan di 33 lokasi di seluruh Indonesia, kecuali Bali yang sedang merayakan Hari Suci Nyepi.

Dengan keputusan ini, umat Muslim di Indonesia masih menjalankan ibadah puasa Ramadan hingga besok sebelum merayakan Idul Fitri.***

Alami Pecah Pembuluh Darah, Titiek Puspa Sempat Pingsan Saat Syuting Lapor Pak!

0

Bogordaily.net – Penyanyi legendaris Titiek Puspa baru saja menjalani operasi akibat pecahnya pembuluh darah. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama para penggemarnya.

Beruntung, usai operasi, kondisinya disebut mulai menunjukkan respons positif.

“Masih dibuat tidur dulu supaya lebih rileks, tapi hari ini sudah ada respons baik dari Eyang,” ujar manajernya, Mia, pada Sabtu 29 Maret 2025.

Saat ini, Titiek Puspa tengah dalam tahap pemulihan. Mia menyampaikan bahwa seluruh proses yang dijalani sang penyanyi berjalan dengan lancar.

“Kondisi Eyang dalam masa pemulihan, mohon doanya ya untuk Eyang,” tambahnya.

Insiden ini terjadi ketika Titiek Puspa tengah melakukan syuting program televisi Lapor Pak!. Ia tiba-tiba pingsan saat menjalani segmen terakhir dalam acara tersebut.

“Mohon doa terbaiknya buat Eyang Titiek Puspa. Kemarin beliau syuting bareng kita di Lapor Pak!,” ujar Wendi Cagur dan Ayu Ting Ting.

Keduanya menceritakan bahwa saat segmen terakhir, Titiek Puspa tiba-tiba collapse dan tak sadarkan diri.

Ia sempat siuman sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Kami menyampaikan kabar ini agar penonton di mana pun turut mendoakan yang terbaik untuk Eyang,” tutup Wendi.***

Ramalan Cuaca Kota Bogor Minggu 30 Maret 2025 Menurut BMKG, Cek!

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis ramalan cuaca untuk Minggu 30 Maret 2025.

Hal ini perlu Anda simak agar bisa beraktivitas dengan lancar. Seperti yang sudah sering terjadi, Kota Hujan ini berpotensi mengalami curah hujan di beberapa waktu dalam sehari.

Menurut informasi dari BMKG, kondisi cuaca di Bogor pada Jumat ini diprediksi akan hujan ringan.

Kmungkinan hujan ringan ini akan turun mulai pagi hari di beberapa wilayah.

Suhu udara diperkirakan berkisar antara 21°C hingga 30°C dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi.

Ramalan Cuaca 30 Maret 2025

Simak detail lengkap prakiraan cuaca BMKG untuk Kota Bogor pada 30 Maret 2025 di bawah ini agar Anda bisa mengantisipasi segala kemungkinan!

Berikut adalah prakiraan cuaca lengkap di masing-masing wilayah Kota Bogor:

Bogor Selatan

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–28°C
Kelembapan: 68–92%

Bogor Timur

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–29°C
Kelembapan: 68–91%

Bogor Tengah

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–30°C
Kelembapan: 68–91%

Bogor Barat

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 22–30°C
Kelembapan: 68–92%

Bogor Utara

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–30°C
Kelembapan: 68–91%

Tanah Sareal

Cuaca: Hujan Ringan
Suhu: 23–30°C
Kelembapan: 67–93%

Bagi Anda yang memiliki kegiatan di luar rumah, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan seperti jas hujan atau payung.

Jangan lupa mengenakan pakaian hangat untuk menjaga tubuh tetap nyaman di suhu yang relatif sejuk.

Selain itu, konsumsi vitamin dan cukup istirahat sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh Anda di tengah cuaca yang basah dan lembap.

BMKG secara rutin menyediakan pembaruan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Bogor.

Anda dapat memantau akun resmi media sosial BMKG di Instagram atau Twitter untuk mendapatkan informasi terkini tentang prakiraan cuaca, suhu, kecepatan angin, dan tingkat kelembapan udara.

Demikian ramalan cuaca Kota Bogor untuk Minggu, 30 Maret 2025. Semoga informasi ini membantu Anda dalam merencanakan aktivitas harian dengan lebih baik.***

Selama Ramadhan, 1.800 Botol Miras Disita Pemkot Bogor

0

Bogordaily.net – Sekitar 1.800 botol minuman keras (miras) berhasil disita oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selama Ramadhan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, usai melakukan inspeksi ke sejumlah penjual miras di warung sekitar Plaza Jambu Dua, Sabtu 29 Maret 2025 dini hari.

“Tadi kami cek di dua warung, dan ditemukan ada 507 botol miras. Warung tersebut bahkan memiliki gudang sendiri. Selain itu, ada dua pedagang kaki lima yang menjual miras, dan kami angkut. Satu warung juga kami tutup,” tegas Jenal Mutaqin.

Barang bukti ribuan botol miras yang telah disita Pemkot tersebut rencananya akan dimusnahkan sebelum Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, Jenal Mutaqin menegaskan, bahwa ke depan, persoalan miras akan terus menjadi perhatian Pemkot Bogor.

“Generasi muda kita di masa depan adalah pondasi yang kita harapkan menjadi generasi emas, dan hal itu bisa terwujud. Namun, apa yang terjadi jika konsumsi miras menjadi sesuatu yang mudah diperoleh dengan harga yang sangat murah? Maka, ini adalah salah satu tugas kami,” ujarnya.

Jenal Mutaqin menyoroti, bahwa permasalahan konsumsi minuman keras ini bukan hanya tanggung jawab Pemkot Bogor, melainkan juga membutuhkan pengawasan dari lingkungan terdekat.

“Pendampingan orang tua tetap yang paling utama. Ini adalah upaya kami untuk membantu mencerdaskan generasi muda dan menciptakan generasi emas di masa depan,” tegasnya.(Ibnu Galansa)

Daftar Harga Emas LM Antam per Gram 29 Maret 2025, Cek di Sini!

0

Bogordaily.net – Harga emas logam mulia (LM) Antam terkini yang dijual per gram oleh Pegadaian malam ini, Sabtu 29 Maret 2025.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam 29 Maret 2025

Segini harga emas yang dijual Pegadaian:

Harga emas 0,5 gram: Rp 953.000
Harga emas 1 gram: Rp 1.806.000
Harga emas 5 gram: Rp 8.805.000
Harga emas 10 gram: Rp 17.555.000
Harga emas 25 gram: Rp 43.762.000
Harga emas 50 gram: Rp 87.445.000
Harga emas 100 gram: Rp 174.812.000
Harga emas 250 gram: Rp 436.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 873.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 1.746.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian Sabtu 29 Maret 2025.***