Home Blog Page 1047

Gubernur Dedi Mulyadi Liburkan Sopir Angkot di Kawasan Puncak Saat Lebaran

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan kompensasi kepada para pengemudi sopir yang diliburkan beroperasi selama lebaran di kawasan Puncak.

Adapun, kompensasi yang diberikan yakni sejumlah uang tunai sebesar Rp 3 juta rupiah, dan disalurkan sebanyak dua kali, yakni Rp 1,5 juta setengah selama arus mudik dan sisanya seminggu setelah lebaran berlangsung.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan bekal agar supir angkot tetap dapat menikmati liburan bersama keluarga tanpa harus khawatir kehilangan pendapatan.

“Selama libur, para sopir angkot bisa menikmati liburan bersama keluarga dengan ada bekal yang akan kita berikan berupa sembako dan uang tunai, bagi mereka walaupun tetap berada dirumah ataupun yang ingin mudik dan juga berwisata bersama keluarganya dengan tenang dan tercukupi,” kata Dedi Mulyadi, Jum’at 28 Maret 2025.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meliburkan sejumlah sopir angkot untuk beroperasi di kawasan Puncak pada momen libur hari raya idul fitri 1446 H. Adapun, para sopir angkot tersebut akan diliburkan selama 7 hari.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk meminimalisir kemacetan horor yang terjadi di kawasan Puncak, khususnya pada hari H hingga H+7 lebaran.

“Jadi kalo setelah lebaran biasanya macet horor, sekarang mereka (supir angkot) kita liburkan,” jelasnya.

Ia mengatakan, kebijakan tersebut juga untuk meringankan kinerja dari aparat keamanan yang bertugas untuk mengurai kemacetan di kawasan Puncak.

“Biar tugasnya agak ringan kalo mereka tidak ngetem di jalan mereka libur minimal di jalan kosong macetnya tidak terlalu parah “ ungkap Dedi Mulyadi.***

Albin Pandita

Wisata Alam Cakrawala: Surga Tersembunyi di Sukabumi yang Wajib Dikunjungi

0

Bogordaily.net – Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu kabupaten terbesar di Pulau Jawa, yang menyimpan banyak keindahan alam menakjubkan. Tak heran jika sektor pariwisata menjadi salah satu unggulan di daerah ini. Dari sekian banyak destinasi wisata alam di Sukabumi, terdapat satu tempat yang dijuluki “Surga Tersembunyi” karena keindahannya yang masih alami dan belum banyak diketahui orang.

Keindahan Alam Cakrawala

Wisata Alam Cakrawala, yang berlokasi di Jl. Cipelang Leutik, Selabatu, Kec. Cikole, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merupakan destinasi yang wajib dikunjungi oleh para pecinta alam. Tempat ini menawarkan berbagai pesona alam, mulai dari sungai dengan air yang bersumber langsung dari Gunung Gede Pangrango, kolam alami, padang rumput luas, hingga hutan rindang yang menyejukkan mata. Suasananya yang tenang dan asri menjadikannya tempat sempurna bagi siapa saja yang mencari ketenangan dari hiruk- pikuk perkotaan.

Saat kami mengunjungi Wisata Alam Cakrawala, cuaca sedang cerah. Meski terik matahari cukup menyengat, semangat kami tidak surut untuk mengeksplorasi destinasi ini. Sepanjang perjalanan, kami disuguhkan pemandangan perkampungan dan udara sejuk khas daerah pegunungan Salabintana.

Semakin mendekati lokasi, jalan yang ditempuh semakin sempit dan berbatu, bahkan sesekali kami harus turun dari motor karena kondisi jalan yang sulit dilalui. Namun, hamparan kebun teh yang hijau dan udara yang menyegarkan menjadi hiburan tersendiri di tengah perjalanan yang menantang.

Setibanya di lokasi, kami membayar tiket masuk sebesar Rp15.000 per orang dan biaya parkir Rp5.000 untuk kendaraan roda dua. Begitu memasuki area wisata, hamparan padang rumput luas langsung menyambut kami. Pemandangan ini semakin indah dengan latar belakang hutan yang rimbun. Salah satu daya tarik utama adalah sungai dengan air yang jernih dan menyegarkan, mengalir langsung dari mata air Gunung Pangrango.

Fasilitas dan Aktivitas Menarik

Fasilitas di Wisata Alam Cakrawala cukup lengkap. Terdapat mushola, toilet, ayunan, serta gubug kecil yang bisa digunakan pengunjung untuk bersantai. Kami menghabiskan waktu dengan menikmati makanan sambil bercengkrama di gubug yang disediakan. Tak lupa, kami juga bermain ayunan dan merasakan kesegaran air sungai yang begitu dingin dan jernih. Suasana yang tenang benar-benar memberikan ketenangan bagi pikiran dan tubuh yang lelah.

Menariknya, pengunjung diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar serta bisa berkemah di area yang telah disediakan dengan biaya tambahan. Jika tidak membawa bekal, tersedia warung kecil yang menjual minuman instan dan camilan ringan. Dengan suasana yang tenang dan alami, tempat ini cocok bagi siapa saja yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, atau orang terkasih.

Tips Berkunjung ke Wisata Alam Cakrawala

1. Datanglah saat pagi atau sore hari untuk menikmati udara yang lebih sejuk.
2. Gunakan kendaraan yang kuat untuk medan berbatu atau siapkan fisik jika harus berjalan kaki.
3. Bawa makanan dan minuman sendiri untuk menghemat pengeluaran.
4. Jangan lupa membawa baju ganti jika ingin bermain air di sungai.
5. Tetap jaga kebersihan dan kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Jika kamu sedang berada di Sukabumi dan mencari tempat healing dengan harga terjangkau, Wisata Alam Cakrawala adalah pilihan yang tepat. Dengan keindahan alam yang masih asri dan fasilitas yang memadai, tempat ini siap memberikan pengalaman liburan yang menenangkan dan menyegarkan.***

Nabila Khairunnisa

Diskusi Ramadan “Tadarus Demokrasi” LS Vinus, Bahas Kembalinya Rezim Orde Baru 

0

Bogordaily.net – Lembaga Study Visi Nusantara (LS-Vinus) menggelar diskusi publik spesial bulan ramadan bertajuk “Tadarus Demokrasi”.

Dalam tadarus demokrasi tersebut, salah satunya turut membahas terkait dinamika politik yang terjadi ke arah kembalinya Rezim Orde Baru.

Adapun, Founder Lembaga Study Visi Nusantara Yusfitriadi megundang para aktivis sepertu Jeirry Sumampow (tePI Indonesia), Ray Rangkuti (Lima Indonesia), Arif Susanto (Exposit Strategic) Jojo Rohi (KIPP Indomesia), Rafih Sri Wulandari (Akademisi Universitas Langlang Buana Bandung) dan lainnya.

“Ada indikasi yang membuat kami khawatir, yaitu akan potensi kembalinya Rezim Orde Baru di masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, seperti Retret kepala daerah yang militeristik, pejabat publik diisi militer, revisi Undang-Undang TNI dan loncatnya pangkat militer Teddy Indra Wijaya dalam waktu yang singkat,” kata Yusfitriadi kepada wartawan, Kamis, 27 Maret 2025.

Ia menambahkan, para aktivis juga ada kekhawatiran Presiden Prabowo Subianto berada dibawah bayang-bayang Presiden sebelumnya yaitu Joko Widodo.

“Kami tentunya khawatir, kepemimpinan Prabowo Subianto tidak punya kedaulatan karena berada dibawah bayang-bayang Presiden sebelumnya, yaitu Joko Widodo,” jelasnya.

Kemudian, para aktivis juga melihat adanya petinggi Danantara yang merupakan mantan koruptor dan empat orang asing, sehingga menambah membuat kekhawatiran.

Ditambah ada kabar berita, bahwa Danantara tidak bisa diaudit oleh lrmbaga audit seperti Badan Pemeriksa Keuangan-Republik Indonesia (BPK-RI).

“Sangat beresiko kalau sebuah lembaga tidak bisa diaudit, apalagi lembaga tersebut diberikan anggaran yang sangat besar,” jelasnya.

Selain itu, Yusfitriadi turut menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena membuat anggaran pemerintah kembang kempis dan diobrak-abriknya hukum, hingga masyarakat ragu akan objektivitas hukum saat ini.

“Kita sebagai masyarakat sipil harus ambil sikap, kalau bisa mengkristal untuk berdaya. Maka kita bakal menyelamatkan demokrasi di negeri ini dari kemunduran dan ancaman-ancamannya,” ungkap Yusfitriadi.***

Albin Pandita

Ramai-ramai Geram Jamu Seduhan Beralkohol Dibagikan ke Pemudik, Ini Klarifikasi Pihak Orang Tua Kolesom

0

Bogordaily.net – Sebuah brand minuman beralkohol, Anggur Orang Tua atau OT Kolesom viral di media sosial lantaran membuat iklan di Posko Mudik Lebaran 2025.

Dengan branding Jamu Seduhan, minuman ini dibagikan secara gratis kepada sejumlah pemudik. Padahal diketahui jika minuman yang disebut beras kencur itu mengandung alkohol sekitar 14 persen.

Geram melihat hal ini, salah satu konten kreator bernama Anca membuat konten imbauan.

“Aku bikin konten ini dadakan banget karena melihat adanya iklan dari anggur orang tua Kolesum yang mereka membuat posko mudik dan menyediakan jamu di tempat posko mudik,” katanya.

Kreator digital yang dikenal sebagai Bang Anca ini mengatakan, Anggur Orang Tua Kolesum ini sudah identik dengan alkohol yang hukumnya haram dalam Islam. 

“Jadi tolong dong, untuk teman-teman ataupun untuk brand, jika memang brand itu fokusnya adalah minuman beralkohol, sebaiknya tidak membuat campaign untuk teman-teman muslim, karena teman-teman muslim itu haram untuk mengkonsumsi alkohol,” kata Bang Anca. 

Menurut Bang Anca, tidak selayaknya brand minuman haram tersebut membuat kampanye di bulan suci Ramadhan ini.

 “Apalagi ini adalah lagi Ramadhan dan mereka lagi mudik. Jadi tolong dong, kalau ada teman-teman yang aware dan kenal dengan brand ini, kasih tahu mereka ya,” jelas Bang Anca. 

Dalam deskripsi video yang diunggahnya, Food Influencer Halal ini juga menandai langsung akun Instagram brand minuman tersebut. Dia berharap, apa yang disampaikan dalam kontennya tersebut diketahui juga oleh mereka.  

“Semoga reels ini ternotice ya, ini campaignnya beneran untuk muslim kah? Ini aku shock karena Anggur orang tua sudah identik dengan khamr, khamr campaign dibulan muslim? Teman-teman, bisa bantu info ke brand ya supaya mereka aware sebaiknya bikin campaign jangan sampai bersentuhan dengan hal yang diharamkan oleh Islam. SEDIH asli,” tulis Bang Anca.

Konten kreator lain lewat akun Instagram @chelsyartaa juga menyuarakan kegeramannya. Ia mengecam aksi ‘salah kaprah’ brand tersebut yang menjajakan jamu yang diduga bercampur kadar alkohol tinggi.

“Marah gak sih udah capek-capek ibadah, puasa, tarawih, tapi dicekokin yang haram pas mudik. Saya mengecam perbuatan brand ini,” ujarnya dengan emosi.

Video yang diposting ulang di akun Instagram @Bogordailynews juga mendapat komentar beragam dari sejumlah netizen.

“Sudah puasa, tarawih, baca qur’an. Masa mudik nya konsumsi alkohol,” ungkap beberapa masyarakat Bogor yang masuk langsung ke meja redaksi dan admin Bogordaily.net.

Sementara itu setelah viral di media sosial, pihak Orang Tua memberikan klarifikasinya.

“Bahwa benar kami menjalankan kegiatan ‘Jamu Seduhan’ yang diselenggarakan di sejumlah titik. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu para pemudik menjaga stamina dan kesehatan selama perjalanan menuju kampung halaman dengan meminum jamu seduhan tradisional (Jamu Seduh Tolak Angin dan Jamu Seduh Pegal Linu),” tulis Koordinator Tim Marketing kegiatan ‘Jamu Seduhan’ Daniel dikutip 28 Maret 2025.

Daniel menerangkan bahwa bahan-bahan yang disajikan dalam jamu seduhan tersebut tidaklah mengandung alkohol atau minuman yang diharamkan oleh umat Islam.

“Seduhan jamu yang diberikan terdiri dari racikan jamu yang berkhasiat menolak angin, jamu pegal linu, beras kencur, madu serta jeruk nipis yang tidak mengandung alkohol,” tegasnya.

Daniel menuturkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga membagikan produk-produk makanan ringan, seperti wafer, biskuit, permen, minuman jamu, dan kopi.

“Berdasarkan poin-poin tersebut diatas, kami sampaikan bahwa pemberitaan yang saat ini beredar adalah tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ujarnya. ***

Teken Perbup Baru Soal Investasi, Bupati Bogor Rudy Susmanto Janji Lindung Para Investor

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto meneken Perbup baru untuk menjamin dan melindungi para investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Bogor.

Hal itu untuk memberikan kepastian berinvestasi di Kabupaten Bogor setelah insiden penyegelan beberapa tempat wisata oleh Kementerian Lingkungan Hidup atau Kementerian Lingkungan Hidup.

“Kami sampaikan kepada seluruh investor yang berinvestasi di Kabupaten Bogor jangan khawatir,” ujar Rudy pula.

Pemerintah Kabupaten Bogor siap mendukung sektor usaha yang bergerak di bidang apa pun, namun tetap mengedepankan keseimbangan alam.

Rudy mengajak para pengusaha yang berniat untuk berinvestasi di Kabupaten Bogor dan para wisatawan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan melakukan penghijauan dan normalisasi daerah aliran sungai (DAS).

“Jadi silakan datang ke Kabupaten Bogor, khususnya di Cisarua kita masih membuka dengan tangan terbuka siapa pun itu yang nanti di Hari Raya Idul Fitri seluruh masyarakat yang berwisata ke wilayah Puncak, Cisarua masih asri dan insya Allah Cisarua aman,” kata Rudy.

Saat ini, Rudy Susmanto juga dengan tegas telah mencabut kewenangan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkab Bogor, dalam memberikan izin.

Dia mengaku akan lebih selektif dalam mengeluarkan berbagai izin, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan di Kabupaten Bogor.

“Saya mengeluarkan peraturan bupati (perbup) yang baru, hari ini kita tanda tangani, yaitu menarik seluruh proses perizinan dikembalikan ke kepala daerah. Perizinan pendelegasian tugas ke masing-masing SKPD kami tarik kembali,” ujar Rudy.

Kini, tahapan pengurusan izin, setelah melalui mekanisme di SKPD masing-masing dengan Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (OSS), lalu perlu persetujuan kepala daerah.

Tak hanya itu, Rudy juga akan mengevaluasi berbagai izin yang sudah telanjur diterbitkan Pemerintah Kabupaten Bogor Bogor.

Baca juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto pantau penanganan lumpur Bojongkulur
Baca juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto inisiasi penghijauan di kawasan Puncak.***

Viral! Jamu Cap Orang Tua Diduga Mengandung Alkohol Dibagikan ke Pemudik, Netizen Bereaksi Keras

0

Bogordaily.net – Media sosial tengah diramaikan oleh perbincangan terkait salah satu merek jamu terkenal, Cap Orang Tua, yang diduga membagikan jamu berkadar alkohol kepada para pemudik di sepanjang jalur mudik Lebaran Idul Fitri 2025.

Kejadian ini pun viral dan menuai reaksi keras dari warganet dan pegiat sosial media.

Dalam berbagai unggahan yang beredar, banyak masyarakat menyoroti tindakan brand jamu tersebut yang dianggap tidak pantas, terutama di tengah momen sakral bulan Ramadan.

Beberapa netizen menyebut aksi ini sebagai bentuk kesalahpahaman dalam mempromosikan produk, terlebih jika benar jamu yang dibagikan mengandung kadar alkohol yang tinggi.

“Susah-susah puasa, tarawih, baca Qur’an, masa pas mudik malah dikasih konsumsi alkohol?,” ujar netizen dalam unggahannya.

Sejumlah pihak pun mendesak agar otoritas terkait segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan ini dan memberikan klarifikasi sebelum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H.

Masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan produk yang beredar di pasaran tetap sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku.

Menanggapi narasi jamu cap orang tua beralkohol yang dibagikan kepada para pemudik itu, perusahaan memberikan klarifikasinya bahwa tidak ada minuman beralkohol yang ditawarkan dalam kegiatannya di posko mudik.

“Bahwa benar kami menjalankan kegiatan ‘Jamu Seduhan’ yang diselenggarakan di sejumlah titik. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu para pemudik menjaga stamina dan kesehatan selama perjalanan menuju kampung halaman dengan meminum jamu seduhan tradisional (Jamu Seduh Tolak Angin dan Jamu Seduh Pegal Linu),” tulis Koordinator Tim Marketing kegiatan ‘Jamu Seduhan’ Daniel dalam keterangannya seperti dikutip dari Republika, Kamis (27/3/2025).

Daniel menerangkan bahwa bahan-bahan yang disajikan dalam jamu seduhan tersebut tidaklah mengandung alkohol atau minuman yang diharamkan oleh umat Islam.

“Seduhan jamu yang diberikan terdiri dari racikan jamu yang berkhasiat menolak angin, jamu pegal linu, beras kencur, madu serta jeruk nipis yang tidak mengandung alkohol,” tegasnya.

Daniel menuturkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga membagikan produk-produk makanan ringan, seperti wafer, biskuit, permen, minuman jamu, dan kopi.

“Berdasarkan poin-poin tersebut diatas, kami sampaikan bahwa pemberitaan yang saat ini beredar adalah tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ujarnya.***

Menkop: Kopdes Merah Putih Solusi Nyata Berantas Rentenir, Tengkulak dan Pinjol

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan, perintah Presiden Prabowo Subianto untuk mendirikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidaklah main-main.

Ia bersama Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono juga meyakini, kehadiran Kopdes Merah Putih mampu memberantas segala bentuk yang dapat menyengsarakan masyarakat pedesaan.

“Presiden jelas dan tegas memerintahkan pendirian Kopdes Merah Putih untuk memberantas rentenir, tengkulak dan pinjol- pinjol yang dapat menyengsarakan rakyat di desa,” ucapnya usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Maka itu, Menkop Budi Arie memastikan, saatnya negara hadir untuk melawan berbagai praktik ekonomi yang menghisap rakyat dan membuat rakyat terus-menerus miskin.

Ia mengungkapkan, dalam rapat tersebut juga Presiden meminta target 80.000 Kopdes Merah Putih harus bisa terealisasikan pada tahun ini.

Menurut Budi Arie, Presiden Prabowo sangat serius ingin memberantas kemiskinan ekstrem, tahun ini juga. Presiden sangat peduli pada nasib petani dan masyarakat di desa. “Karena itu, Kopdes Merah Putih adalah solusi nyata dan strategis,” tegasnya.

Ia mengatakan, antusiasme warga desa untuk mendirikan Kopdes Merah Putih sangat tinggi. Itu juga menjadi alasan mengapa Budi Arie optimistis, 80.000 Kopdes Merah Putih dapat terbentuk pada akhir Juni 2025.

“Pendirian Kopdes harus melalui mekanisme Musyawarah Desa. Kopdes Merah Putih adalah milik warga desa,” tuturnya.

Sebelumnya, Menkop Budi Arie menyebutkan, Kopdes Merah Putih jumlahnya akan bertambah dari rencana awal hanya 70.000 menjadi 80.000 unit.

Penambahan tersebut, mempertimbangkan untuk membangun Kopdes Merah Putih yang menjangkau hingga di tingkat kelurahan.

“Penduduknya banyak sekali, di Pulau Jawa itu banyak sekali. Bahkan ada desa yang penduduknya 40 ribu bisa saja ada dua Kopdes,” katanya. ***

Tersertifikasi Stroke Ready Hospitals, Siloam Hospitals Bogor Siap Berikan Penanganan Stroke Secara Komprehensif 

0

Bogordaily.net – Siloam Hospitals Bogor siap menangani dan memberikan penanganan stroke yang komprehensif. Adapun, Siloam Hospitals Bogor menjadi salah satu Rumah Sakit yang telah tersertifikasi Stroke Ready Hospital. Dilengkapi dengan tim medis yang siaga 24/7 dan kompeten di bidangnya serta fasilitas lengkap.

Mulai dari awal pengobatan hingga pada kelangsungan program rehabilitasi medis yang juga berperan penting. Sehingga tidak hanya dapat sembuh namun juga pulih seutuhnya dengan memastikan pasien dapat Kembali ke rutinitas dan aktifitas sehari-hari nya seperti normal.

Dokter Neurologi Siloam Hospitals Bogor dr. Ricky C. Kohar, Sp.N, FINA menjelaskan bahwa, serangan stroke dapat terjadi secara mendadak. Sehingga penanganan stroke yang cepat dan tepat menjadi kunci dalam pengobatan dan pemulihan stroke.

Menurutnya, stroke harus segera ditangani dalam 4,5 jam pertama (golden period) untuk memaksimalkan peluang kesembuhan. Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin berkurang risiko kerusakan otak yang lebih luas.

Meskipun demikian, masih ada yang belum mengetahui bahwa seiring berkembangnya teknologi Kesehatan, kini terdapat Teknik DSA untuk diagnose dan terapi stroke.

DSA (Digital Subtraction Angiography) adalah prosedur pemeriksaan diagnostic semi invasif yang dilakukan untuk memberikan gambaran penyumbatan, pendarahan, atau kelainan pembuluh darah otak.

Teknik DSA dapat diterapkan sebagai Tindakan kuratif pada pasien stroke sumbatan pada rentang waktu serangan yang baru terjadi dan stroke pendarahan akibat pecahnya pembuluh darah abnormal yang rapuh.

Metode DSA dilakukan dengan cara membuat sayatan kecil pangkal paja atau pembuluh darah tangan. Kemudian alat kateter dimasukan menuju ke target tempat yang dicurigai terdapat kelainan.

“Pemeriksaan dengan DSA ini biasanya membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam dimana pasien dalam kondisi sadar, hanya mendapatkan bius local di bawah pantauan dokter,” ujar dr. Ricky C. Kohar, Sp.N, FINA, Kamis 27 Maret 2025.

Meskipun dinilai minim risiko, namun Tindakan DSA ini tidak disarankan bagi pasien yang mengalami penurunan fungsi ginjal dan hipersensitif terhadap media kontras yang mengandung iodium
Teknik DSA ini dapat membantu mengevaluasi stroke dan mencegah serangan kedua pada para penderita stroke.

Selain pentingnya untuk rutin kontrol ke dokter, menjaga pola hidup, Kelola stress. Dan faktor lain yang menjadi pemicu stroke.

“Tidak perlu khawatir jika ada keluarga atau orang sekitar kita yang terkena serangan stroke, kuncinya adalah hubungi Rumah Sakit yang memang telah siap dalam penanganan stroke,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk penanganan dalam golden period dapat dimaksimalkan. Untuk kasus emergency hubungi ambulans Siloam Hospitals di 1-500-911.***

Albin Pandita

Pemkab Bogor Akan Bentuk Satgas Berantas Premanisme

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka persiapan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme di wilayah Kabupaten Bogor yang berlangsung di Ruang Serbaguna I Setda pada Kamis (27/3/25).

Pembentukan Satgas Pemberantas Premanisme ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi masyarakat Kabupaten Bogor, dengan menanggulangi segala bentuk gangguan yang ditimbulkan oleh aktivitas premanisme di ruang publik.

Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Zaenal Ashari, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara semua pihak dalam menangani masalah premanisme yang kerap mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Zaenal mengungkapkan bahwa dasar pembentukan Satgas Pemberantas Premanisme ini berawal dari komitmen bersama antara Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Jawa Barat, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

Ia menambahkan, pembentukan Satgas ini juga sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat yang meminta seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat untuk menanggulangi premanisme secara bersama-sama.

“Rakor ini bertujuan untuk membentuk Satgas Pemberantasan Premanisme dan memastikan bahwa Satgas ini memiliki tugas dan fungsi yang jelas. Tidak hanya membentuk, tapi juga memastikan adanya langkah konkret dan progres yang harus dilakukan,” ujar Zaenal Ashari.

Perlu diketahui, Satgas Pemberantas Premanisme ini nantinya akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Bupati Bogor, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, serta sejumlah kepala instansi dan lembaga lainnya. Dalam rakor ini, juga dibahas langkah-langkah yang akan diambil untuk memberantas premanisme di Kabupaten Bogor, termasuk penyusunan jadwal kegiatan dan program yang akan dijalankan setelah Lebaran.

Zaenal juga menekankan bahwa Satgas ini diharapkan dapat berjalan dengan efektif dan terkoordinasi dengan baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat.

“Kami berharap, dengan adanya Satgas ini, kita dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan praktik premanisme yang meresahkan masyarakat,” katanya.

Katanya, pembentukan satgas ini merupakan langkah awal dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban yang lebih baik di Kabupaten Bogor.

“Serta sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” imbuhnya.

Rakor ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Forkopimda Kabupaten Bogor, Polres Depok, serta sejumlah organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
***

Ngablueburit : Anggota DPRD PAN Rifki Alaydrus Bagikan 450 Paket Pangan Gratis untuk Warga

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PAN, Achmad Rifki Alaydrus, menggelar acara Ngablueburit di Posko Juara, Jalan Cemplang Utara, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, pada Rabu 26 Maret 2025.

Kegiatan ini mengusung tema “Juara Ramadan Berbagi Pangan untuk Rakyat”, dengan rangkaian acara santunan anak yatim serta pembagian ratusan paket pangan murah.

Acara ini merupakan bagian dari program yang dicanangkan oleh DPP PAN dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Ketua DPD PAN Kota Bogor Bedjo Santoso, tokoh masyarakat Bogor Barat Yasin Maskur serta tamu undangan lainnya.

Menurut Rifki Alaydrus, kegiatan ini adalah bentuk kewajiban bagi kader PAN untuk turun langsung ke masyarakat.

Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PAN, Achmad Rifki Alaydrus, menggelar acara Ngablueburit di Posko Juara, Jalan Cemplang Utara, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, pada Rabu 26 Maret 2025.(Ibnu/bogordaily.net).

“Ini salah satu program dari DPP PAN yang mewajibkan kadernya untuk turun ke masyarakat. Kebetulan bertepatan dengan malam ke-27 Ramadan, saya bersama relawan Juara menggelar Ngablueburit ini,” ujar Rifki.

Selain itu, Rifki mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program yang dicanangkan oleh Wamendagri Bima Arya dan pimpinan DPP PAN.

“Ini program dari Pak Wamendagri Bima Arya, saya hanya meneruskan dari pimpinan di atas. Jadi, kita turun tidak hanya saat kampanye saja, tetapi setelah menjadi wakil rakyat pun kita harus tetap hadir untuk masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 450 paket pangan murah dibagikan kepada warga, namun Rifki memutuskan untuk menggratiskan semuanya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Ini juga bagian dari program Presiden, yaitu Pangan Aman, Indonesia Aman. Insya Allah, Bogor juga beres,” ucap Rifki.

Selain pembagian pangan murah, dalam acara ini juga dilakukan pembekalan kepada kader PAN oleh Ketua DPD PAN Kota Bogor, Bedjo Santoso. Dikatakan Rifki ketua DPD PAN Kota Bogor memberikan semangat kepada para kader terkait target PAN pada Pemilu 2029.

“Kami menatap masa depan dengan optimisme. Di Dapil Bogor Barat, kami menargetkan 2 hingga 3 kursi pada 2029. Potensi suara PAN di sini cukup tinggi, karena dalam sejarahnya, Bogor Barat tidak pernah kosong kursi, minimal satu kursi selalu ada,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rifki, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turut memberikan apresiasi terhadap program yang dijalankan oleh PAN Kota Bogor. Menurutnya, persoalan pangan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.

“Saat ini, tidak semua masyarakat beruntung dalam hal pangan. Dengan adanya program ini, semoga bisa sedikit menutupi kesedihan mereka yang kurang beruntung,” pungkasnya.***

Ibnu Galansa