Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 108

Suara.com dan PLN Dorong Transisi Energi Hijau di Bandung, Kupas Tuntas Ekosistem EV Jelang Mudik 2026

0

Bogordaily.net – Suara.com berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) menggelar Workshop Konferensi Media Lokal & New Media Jawa Barat 2026 bertema “Percepatan Transisi Energi Menuju Ekonomi Hijau”. Kegiatan ini berlangsung di Harris Hotel Bandung, Kota Bandung, Rabu 11 Februari 2026.

Workshop yang mengupas ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mempercepat transisi energi sekaligus memperkuat peran media mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di Jawa Barat.

Edukasi Infrastruktur Listrik dan Ekosistem EV

Dalam forum itu, Suara.com dan PLN memaparkan kesiapan pasokan listrik, sebaran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga dukungan fasilitas home charging.

Seluruh materi disampaikan berbasis data lokal dan kondisi riil di lapangan untuk menjawab keraguan masyarakat terhadap keandalan listrik serta infrastruktur EV di Jawa Barat.

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menegaskan kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian agenda Suara.com sepanjang 2026.

“Kita mendorong energi berkelanjutan, terutama dengan kehadiran kendaraan listrik yang mungkin belum dikenal secara masif,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang ragu beralih ke kendaraan listrik. “Banyak yang khawatir soal keamanan, infrastruktur, dan kecukupan SPKLU. Lewat diskusi ini, kami ingin menjawab keraguan tersebut,” jelasnya.

PLN Tambah SPKLU Jelang Mudik Lebaran 2026

Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, menegaskan komitmen PLN dalam mempercepat pembangunan infrastruktur EV, terutama menjelang mudik Lebaran 2026.

“Banyak tantangan menuju kemandirian energi, tetapi PLN terus bertumbuh untuk memastikan ekosistem ini bermanfaat bagi pengguna EV,” katanya dalam diskusi bertajuk “Kenyamanan Tanpa Batas: Kesiapan Infrastruktur PLN Mendukung Ekosistem EV dan Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat.”

Donna menjelaskan, PLN mempercepat pembangunan SPKLU di sejumlah rest area serta menambah fasilitas pengisian daya untuk mengantisipasi pemudik yang kehabisan daya secara mendadak.

“Kami mempercepat pembangunan SPKLU di rest area dan menambahkan SPKLU mobil untuk mengantisipasi pemudik yang kehabisan energi secara mendadak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Arifin Arifin, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pengembangan kendaraan listrik.

“Kami harus mendukung 100 persen agar Jawa Barat menjadi provinsi yang ramah lingkungan,” tegasnya.

Kupas Mitos dan Fakta Kendaraan Listrik

Pada sesi lanjutan, peserta membahas tema Mitos vs Fakta EV (Technical View) yang menghadirkan Ketua Bidang Regulasi APPKLI, Benhur Lumbantobing, serta Permadi Mohamad Nurhikmah dari Dinas ESDM Jabar.

Diskusi mengulas beragam isu, mulai dari keamanan baterai dengan standar IP Rating saat banjir atau hujan, perbandingan biaya operasional bensin dan listrik per kilometer, hingga tren home charging yang kini menjadi gaya hidup utama dengan 80 persen pengisian dilakukan di rumah.

Benhur memaparkan perkembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB/KLBB) yang dinilai semakin kompetitif.

“Teknologi baterai makin efisien, waktu pengisian lebih cepat, dan harga semakin variatif,” ujarnya.

Berdasarkan data Gaikindo, saat ini terdapat sekitar 330.000 unit KLBB di Indonesia, termasuk 103.931 unit mobil listrik. “Persentasenya memang masih kecil, tetapi pertumbuhannya tinggi,” katanya.

Ia juga menyebut tren home charging terus meningkat, dari 32.215 unit pada 2024 menjadi 70.250 unit di 2025. Terkait usia baterai, Benhur menjelaskan rata-rata masa pakai mencapai 8–10 tahun atau 160.000–300.000 kilometer.

“Penurunan performa sekitar 3 persen setelah dua tahun, lalu stabil. Setelah delapan tahun performa 70–80 persen,” jelasnya.

Salah seorang pengguna mobil listrik, Asep, turut membagikan pengalamannya. Ia menilai EV lebih hemat dan ramah lingkungan.

“Akselerasi responsif, ada regeneratif braking, smart ecosystem, dan silent cabin. Menggunakan EV bukan lagi eksperimen, tapi kebutuhan,” ujarnya.

“Hemat biaya, bertenaga, dan saya ikut menjaga udara Parahyangan tetap bersih,” tambahnya.

Uji Coba Langsung dan Penguatan Konten Media

Usai diskusi, peserta dari kalangan media diajak menjajal mobil listrik menuju SPKLU Suropati.

Di lokasi tersebut, peserta menyaksikan langsung proses pengisian daya serta mendapatkan penjelasan teknis penggunaan aplikasi PLN Mobile dan Charge.IN dari perwakilan PLN Bandung Utara.

Menutup rangkaian kegiatan, Social Media Team Suara.com, Ria Rizki, memberikan materi mengenai strategi mengemas isu teknis menjadi bahasa yang mudah dipahami publik, menentukan sudut pandang liputan yang humanis, serta optimalisasi konten video pendek.

Workshop ini diharapkan memperkuat pemahaman media terhadap isu transisi energi dan kendaraan listrik, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat menjadi lebih akurat, relevan, dan mudah dipahami.***

Stadion Pakansari Diterjang Badai, Bangunan Rusak Warga Panik!

0

Bogordaily.net – Tidak ada aba-aba. Langit di atas Stadion Gelora Pakansari, Cibinong, Kamis (12/2/2026), sebenarnya tidak tampak terlalu mengancam.

Tidak ada sirene. Tidak ada peringatan panjang. Lalu angin itu datang. Kencang. Menggulung.

Orang-orang di sekitar kawasan Laga Tangkas mendadak berhamburan. Sebagian berlari mencari tempat berlindung. Sebagian lagi terpaku. Debu beterbangan. Atap bergetar. Beberapa bagian bangunan tak mampu bertahan.

Angin itu tidak lama. Tapi cukup untuk membuat panik.

Terjangan angin dilaporkan merusak sejumlah bagian bangunan di sekitar kawasan stadion. Material ringan terangkat. Beberapa properti bergeser. Warga yang sedang beraktivitas siang itu memilih menjauh.

Kondisi terkini atap Stadion Pakansari ikut rusak setelah diterjang badai dahsyat itu.

Pakansari memang lapang. Terbuka. Bila angin datang dengan kecepatan tinggi, tak banyak yang bisa menghalangi lajunya. Ia seperti menemukan jalur bebas.

Cuaca belakangan ini memang sulit ditebak. Siang bisa terasa tenang. Sore berubah ganas. Bogor yang identik dengan hujan kini juga akrab dengan embusan angin ekstrem.

Apakah ini sekadar angin lewat? Ataukah pertanda musim yang makin tidak ramah?

Yang jelas, Kamis itu, warga Laga Tangkas tahu satu hal: alam selalu punya cara untuk mengingatkan manusia agar tidak merasa terlalu aman.***

Kecelakaan di Jalan Raya Bogor,  Pengendara Motor Terseret Bus Sejauh 27 Meter, Satu Tewas

0

Bogordaily.net – Seorang pemotor MFAA (17) tewas usai terseret bus di Jalan Raya Jakarta Bogor KM 44 tepatnya di Traffic Light Simpang Daralon, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis 12 Februari 2026.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Melibatkan antara kendaraan sepeda motor Honda Vario dengan Bus Mercedes-Benz PO Haryanto.

Awalnya, pengendara motor MFA bergerak dari arah Cibinong menuju Bogor mendahului Kendaraan Bus Mercedes-benz PO Haryanto No. Pol. B-7423-VGA dari arah kiri.

Kemudian, pengendara motor tersebut hilang kendali lalu bergerak ke kanan dan setang kanannya menabrak bodi samping kiri Bus yang didahuluinya.

“Pengendara terjatuh ke kiri jalan. Sedangkan penumpangnya terjatuh ke kanan membentur ban belakang kiri bus yang didahuluinya tersebut,” kata Ipda Ares, Kamis 12 Februari 2026.

Menurut Ares, pengendara MFA dan penumpangnya yakni MFAA jatuh dan terseret sepanjang 27 meter.

“Pengendara beserta penumpangnya MFAA terseret sepanjang 27 meter sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Sementara itu, penumpang MFAA tewas di lokasi kejadian sedangkan pengendara motor luka ringan dan telah dilarikan ke rumah sakit.

“Penumpang MFAA tewas di lokasi, pengendara motor MFA warga bogor luka ringan dibawa ke RSUD Bakti Pajajaran Cibinong,” ungkap Ipda Ares.***

Albin

Penuhi Kebutuhan Jelang Ramadan dengan Program Kredit di Bank Supra Bogor, Prosesnya Mudah, Cepat dan Praktis

0

Bogordaily.net – BPR Bank Supra Bogor mengajak masyarakat untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadan dengan program kredit atau pinjaman secara mudah, cepat dan praktis.

Pimpinan Cabang BPR Bank Supra Bogor, Hardian Wiracahya mengungkapkan bahwa, pihaknya memberikan kemudahan kepada nasabah untuk melakukan kredit atau pinjaman mulai Rp.1 jutaan.

Hanya dengan jaminan BPKB kendaraan ataupun sertifikat tanah ruko dll. Prosesnya pun dijamin cepat, aman dan terpercaya dan tanpa ribet.

“Yang pasti untuk saat ini karena momen nya mau ramadhan dan lebaran, tentunya kita berharap masyarakat di kota maupun kabupaten Bogor bisa ngajuin kredit ke Bank Supra cabang Bogor dengan mudah, proses cepat, layanan memuaskan bisa jemput bola,” kata Hardian, Kamis 12 Februari 2026.

Menurutnya, jelang momen bulan suci ramadan ini, tentu banyak masyarakat yang membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhanya sehari hari.

“Karena momen bertepatan mau puasa dan lebaran masyarakat lebih banyak membutuhkan dana di momen seperti Ramadan dan Lebaran,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat kota maupun Kabupaten Bogor untuk datang langsung ataupun bisa menghubungi customer service untuk dapat melakukan kredit atau pinjaman.

Kemudian, BPR Supra Bogor turut memberikan kemudahan bertransaksi kepada nasabah dengan menghadirkan kartu ATM dan juga aplikasi Supra Mobile, bebas biaya admin.

“Kita mengedepankan pelayanan yang lebih cepat, simple, praktis, tinggal hubungi saja nanti layanan customer service kami atau ke wa busines kami juga ada atau ke marketing kami itu bisa kami layani langsung,” ungkap Hardian

Sebagai informasi, BPR Bank Supra Bogor sudah berizin dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BPR Supra Bogor juga merupakan peserta penjamin LPS.

Yuk tunggu apalagi, ajukan sekarang juga, tentunya prosesnya mudah, cepat, dan aman.

Untuk informasi selengkapnya bisa mengunjungi website www.bprsupra.com atau, bisa menguhubungi langsung nomor 082261817076 atau 0266237070.***

Albin

73 Rumah Warga Rusak Terdampak Banjir di Dekat Kediaman Presiden Prabowo

0

Bogordaily.net – Sebanyak 73 rumah terdampak banjir di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Tepatnya di dekat kediaman Presiden Prabowo.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menjelaskan bahwa, peristiwa itu terjadi pada Rabu 11 Februari 2026 sekitar pukul 17.25 WIB.

Menurut Adam, peristiwa banjir itu terjadi dikarenakan hujan deras yang berintensitas tinggi dengan waktu yang cukup lama.

Sehingga mengakibatkan aliran kali cijayanti meluap dan merendam pemukiman warga sekitar di wilayah tersebut dengan ketinggian air yang bervariasi mulai dari ± 50 cm hingga 160 cm.

“Ada 73 rumah rusak terdampak banjir,  4 unit rumah rusak sedang, 1 unit rumah rusak ringan dan 68 unit rumah rusak berat terdampak banjir,” kata Adam, Kamis 12 Februari 2026.

Kemudian, kata Adam, sebanyak 279 jiwa terdampak banjir bandang. Adapun pihak BPBD telah melakukan evakuasi dilokasi kejadian.

“Petugas telah melakukan evakuasi pembersihan material lumpur pasca banjir di lokasi,” jelasnya.

Selain itu, untuk saat ini kondisi banjir berlangsung surut dan material pasca banjir telah dibersihkan.

“Saat ini banjir sudah berangsur surut material lumpur sedang dibersihkan oleh warga bersama tim yang tergabung,” ungkap Adam.

(Albin)

Ratchaburi Fc Vs Persib Bandung 3-0 di ACL 2, Bojan Hodak Punya PR Besar di Leg Kedua

0

Bogordaily.net – Ratchaburi Fc Vs Persib Bandung bukan sekadar pertandingan. Ia seperti tamparan keras di awal babak gugur. Skor 3-0. Angka yang terasa panjang. Terlalu panjang untuk ukuran laga 90 menit.

Leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026 itu digelar di Stadion Dragon Solar Park, Thailand, Rabu (11/2/2026) malam WIB. Persib datang dengan harapan. Pulang membawa beban.

Gol pertama lahir cepat. Baru lima menit. Tana menyambar umpan Denilson Jr dengan tembakan mendatar. Teja Paku Alam tak sempat bereaksi. Stadion bergemuruh. Persib tersentak.

Sejak awal laga Ratchaburi Fc Vs Persib Bandung memang berjalan dalam tempo tinggi. Tuan rumah sabar. Mengalirkan bola dari kaki ke kaki. Persib lebih hati-hati. Tidak menekan terlalu tinggi. Seperti menunggu. Tapi justru kebobolan lebih dulu.

Tertinggal satu gol, Maung Bandung mencoba bangkit. Uilliam Barros memberi umpan matang kepada Frans Putros. Peluang emas. Tapi gagal. Barros sendiri sempat menanduk bola keras. Kiper Kampon Phatomakkakul tampil sigap.

Menjelang turun minum, Denilson Jr hampir menggandakan skor. Beruntung ada Federico Barba. Bek Italia itu menyelamatkan peluang di garis genting. Skor 1-0 bertahan sampai jeda.

Masuk babak kedua, Persib lebih terbuka. Risiko diambil. Tapi risiko selalu punya harga.

Menit ke-53. Umpan Jakkaphan Kaewprom melayang ke kotak penalti. Gabriel Mutombo menyambut dengan sundulan tajam. Gol kedua. Stadion kembali bersorak. Persib makin tertekan.

Bojan Hodak bereaksi. Saddil Ramdani, Adam Alis, dan Sergio Castel masuk. Layvin Kurzawa akhirnya menjalani debutnya. Nama besar. Pengalaman Eropa. Tapi sepak bola Asia Tenggara tidak selalu bisa ditaklukkan hanya dengan reputasi.

Laga Ratchaburi Fc Vs Persib Bandung semakin berat ketika Tana mencetak gol keduanya pada menit ke-84. Situasi satu lawan satu. Teja kembali tak berdaya. Skor berubah 3-0. Seperti palu terakhir.

Tidak ada gol balasan. Tidak ada keajaiban malam itu.

Kini pekerjaan rumah ada di Bandung. Leg kedua akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) pukul 19.15 WIB. Persib harus menang dengan selisih lebih dari tiga gol jika ingin lolos langsung ke perempat final. Tugas yang tidak ringan. Tapi juga bukan mustahil.

Sepak bola selalu menyediakan ruang untuk kejutan. Namun untuk membalikkan defisit tiga gol, Persib harus tampil sempurna. Tanpa cela. Tanpa ragu.

Karena setelah Ratchaburi Fc Vs Persib Bandung berakhir 3-0 di Thailand, yang tersisa bukan hanya skor. Tapi juga harga diri.***

Banjir Bandang Sentul Seret Mobil hingga Pecah Kaca, 131 Rumah di Bogor Terdampak

0

Bogordaily.net – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Rabu, 11 Februari 2026 sore hingga malam memicu banjir bandang di sejumlah titik, termasuk Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang.

Derasnya arus air tak hanya merendam akses jalan dan permukiman warga, tetapi juga menyeret satu unit mobil yang terparkir di jalur utama menuju kawasan Taman Budaya Sentul.

Peristiwa dramatis tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat mobil terseret arus bercampur lumpur dan batu.

Kaca bagian belakang kendaraan pecah akibat hantaman batu besar yang terbawa banjir. Bagian bodi mobil pun tampak penyok akibat benturan keras material yang ikut hanyut.

Salah satu akun media sosial yang mengunggah video tersebut adalah @bogordailynews. Dalam keterangannya disebutkan banjir terjadi di kawasan Cluster Sentul Green Mountain dan Spring Valley Sentul City.

Tak hanya di Bojong Koneng, banjir bandang juga dilaporkan menerjang Jalan Bali Raya Bojong Koneng, Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Madang, hingga Kampung Sawah, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Luapan air membawa material lumpur tebal yang menutup akses jalan dan masuk ke permukiman warga.

Pranata Humas Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Hadi Rahmat, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu utama kejadian tersebut.

“Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama sehingga mengakibatkan air dari anak kali perumahan membawa material lumpur dan batu,” ucap Pranata Humas Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Hadi Rahmat.

Akibat kejadian ini, sedikitnya 131 rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak sedang. Sejumlah akses jalan juga sempat terendam dan sulit dilalui kendaraan.

Hadi mengatakan petugas BPBD di lapangan masih melakukan kajian dan asesmen. Selain itu, memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana.

Kondisi banjir saat ini dilaporkan mulai berangsur surut. Namun, sisa lumpur dan material batu masih memenuhi sejumlah ruas jalan dan tengah dalam proses pembersihan.

“Banjir berangsur surut. Material lumpur di jalan sedang dibersihkan oleh pengembang,” ungkap dia.

Terkait kendaraan yang terseret arus, BPBD memastikan mobil tersebut telah berhasil dievakuasi dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Ia melanjutkan satu unit kendaraan roda empat terbawa arus. Akan tetapi, sudah berhasil dievakuasi. Masing-masing rumah sudah dibersihkan oleh pemiliknya.”

“Satu mobil ikut terbawa arus,” kata dia.

Dedie Rachim Resmikan PLTS Atap Pertama dan Terbesar di Bogor Raya, Tekan Emisi Hingga 1,2 Juta Kg CO₂ per Tahun

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap Mall Botani Square dan Hotel Santika Bogor, Rabu (11/2/2026).

Ia menyebut proyek tersebut sebagai langkah luar biasa dalam implementasi energi baru dan terbarukan yang patut mendapatkan apresiasi.

Proyek PLTS Atap Mall Botani Square merupakan yang pertama dan terbesar di kawasan Bogor Raya. PLTS ini memiliki kapasitas 1,27 Mega Watt Peak (MWp) dengan jumlah panel surya sebanyak 2.056 unit (PV modul 620 Wp).

Keberadaannya mampu mengurangi emisi karbon hingga 1.213.322 kilogram CO₂ per tahun atau setara dengan penanaman 48.533 pohon per tahun.

Sementara itu, Proyek PLTS Hotel Santika Bogor memiliki kapasitas 37,2 kilo Watt Peak (kWp) dengan jumlah panel sebanyak 60 unit dan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 35.735 kilogram CO₂ per tahun atau setara dengan penanaman 1.429 pohon per tahun, sebagaimana dijelaskan Komisaris PT Arga Surya Energy, Liana Setiawan.

Dengan kapasitas gabungan sebesar 1,3 MWp, Dedie Rachim menyampaikan bahwa proyek ini dapat mengurangi beban pasokan listrik dari PLN, terutama yang masih bersumber dari pembangkit berbahan bakar fosil yang menghasilkan emisi karbon pencemar udara.

“Melalui konsep ini, harapannya ke depan dapat segera terwujud Bogor sebagai green city. Ini merupakan langkah bersama antara Pemerintah Kota Bogor dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai kota hijau,” ucap Dedie di Mall Botani Square, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Dirinya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya PLTS atap pertama di Kota Bogor dengan daya yang cukup besar.

Lebih lanjut, Dedie Rachim berharap penerapan PLTS di Mall Botani Square dapat menjadi contoh dan diikuti oleh pemerintah maupun pusat perbelanjaan lainnya di Kota Bogor.

Ia juga menegaskan pentingnya sosialisasi dan edukasi dari PLN untuk mendorong pemanfaatan energi surya secara lebih luas.
Menurutnya, PLTS merupakan alternatif energi yang paling memungkinkan diterapkan mengingat Indonesia memiliki paparan sinar matahari sepanjang tahun.

Jika seluruh pihak memiliki kesadaran akan hal tersebut, maka ketergantungan terhadap energi fosil dan bahan bakar impor dapat dikurangi secara signifikan.

Dedie Rachim juga menilai bahwa penerapan PLTS di Mall Botani Square akan semakin optimal apabila diimbangi dengan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, sehingga menjadikannya sebagai salah satu green corporation.

“Ini menjadi tantangan bersama. Pengangkutan sampah Kota Bogor ke Galuga masih didominasi oleh sisa makanan. Jika dapat diurai sejak dari sumbernya atau hulu, maka suplai sampah ke hilir bisa dikurangi. Jika Mall Botani Square mampu menerapkannya, maka akan menjadi lengkap sebagai green building sekaligus korporasi yang mendukung Indonesia hijau,” tutup Dedie Rachim.***

Viral Penumpang Commuter Line Gunakan PIN Hamil Kedaluwarsa, KAI Commuter Buka Suara

0

Bogordaily.net – Media sosial kembali diramaikan dengan video yang memperlihatkan seorang penumpang Commuter Line duduk di bangku prioritas sambil mengenakan PIN khusus ibu hamil.

Namun, yang menjadi sorotan bukan sekadar penggunaan fasilitas prioritas, melainkan dugaan bahwa PIN tersebut telah melewati batas Hari Prediksi Lahir (HPL).

Dalam video yang beredar di TikTok, terlihat seorang perempuan mengenakan kemeja garis-garis hitam putih duduk di kursi prioritas dengan PIN Hamil terpasang di pakaiannya.

Seorang penumpang lain yang merasa ada kejanggalan kemudian merekam momen tersebut dan mengunggahnya ke media sosial.

Unggahan itu disertai kritik terhadap sistem penggunaan PIN Hamil yang dinilai berpotensi disalahgunakan.

“Tolong dikaji lagi dong penggunaan pin ibu hamil supaya tidak disalahgunakan. Harus ada triggered yg buat orang mau balikin pinnya. Misal pake deposit kek, atau apa kek. Ini pin udah exp knp masih dipake terus?” tulis kepsyen unggahan akun TikTok tersebut.

Video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu perdebatan di kalangan warganet. Banyak yang mempertanyakan mekanisme pengawasan dan pengembalian PIN setelah masa berlaku berakhir.

Aturan PIN Hamil dan Masa Berlaku

PIN Hamil merupakan fasilitas yang diberikan oleh KAI Commuter kepada penumpang ibu hamil agar lebih mudah mendapatkan tempat duduk prioritas selama perjalanan.

PIN ini biasanya diberikan berdasarkan data kehamilan dengan mencantumkan Hari Prediksi Lahir (HPL).

Namun dalam kasus yang viral tersebut, diduga PIN yang digunakan sudah melewati masa HPL. Hal inilah yang memicu pertanyaan publik mengenai efektivitas sistem pengawasan.

Sebagian netizen mengusulkan agar ada sistem deposit atau mekanisme tertentu yang mendorong pengguna mengembalikan PIN setelah tidak lagi berhak memakainya.

Penjelasan Resmi dari KAI Commuter

Menanggapi viralnya video tersebut, Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, memberikan keterangan resmi.

“Petugas melakukan konfirmasi H+1 bulan HPL untuk pengembalian PIN melalui email. Jadi kami memberikan batas waktu selama satu bulan untuk mengembalikan PIN tersebut,” terang Leza.

Artinya, pihak KAI Commuter memang memberikan toleransi waktu satu bulan setelah HPL sebelum PIN wajib dikembalikan. Proses konfirmasi dilakukan melalui email kepada pemegang PIN.

Meski demikian, pihaknya menyatakan masih melakukan investigasi terkait dugaan pelanggaran dalam kasus yang viral tersebut.

Hingga saat ini, KAI Commuter masih melakukan investigasi untuk memastikan apakah benar terjadi pelanggaran dalam kasus tersebut.

Publik pun menunggu langkah lanjutan yang akan diambil, termasuk kemungkinan evaluasi sistem distribusi dan pengembalian PIN Hamil agar tidak disalahgunakan di kemudian hari.

Suara.com dan PLN Dorong Percepatan Transisi Energi Lewat Konferensi Media Jabar 2026

0

Bogordaily.net – Suara.com berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) menggelar Workshop Konferensi Media Lokal & New Media Jawa Barat 2026 bertema “Percepatan Transisi Energi Menuju Ekonomi Hijau”.

Kegiatan yang mengupas ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) ini berlangsung di Harris Hotel, Kota Bandung, Rabu (11/2/2026).

Acara tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mendorong percepatan transisi energi sekaligus memperkuat peran media dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

Fokus Edukasi: Infrastruktur Listrik dan Ekosistem EV

Dalam workshop, Suara.com dan PLN memaparkan kesiapan pasokan listrik, sebaran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga dukungan Home Charging.

Seluruh pembahasan disajikan berbasis data lokal dan kondisi lapangan, guna menjawab keraguan publik terhadap keandalan listrik dan infrastruktur EV di Jawa Barat.

Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menegaskan kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian event tahun 2026.

“Kita mendorong energi berkelanjutan, terutama dengan kehadiran kendaraan listrik yang mungkin belum dikenal secara masif,” ujarnya.

Ia mengakui masih banyak masyarakat yang ragu menggunakan EV.

“Banyak yang khawatir soal keamanan, infrastruktur, dan kecukupan SPKLU. Lewat diskusi ini, kami ingin menjawab keraguan tersebut,” jelasnya.

PLN Pastikan Layanan dan Tambah SPKLU Jelang Mudik

Manager PLN UP3 Bandung Donna Sinatra menegaskan komitmen PLN dalam mempercepat pembangunan infrastruktur EV jelang mudik Lebaran 2026.

“Banyak tantangan menuju kemandirian energi, tetapi PLN terus bertumbuh untuk memastikan ekosistem ini bermanfaat bagi pengguna EV,” katanya di diskusi bertajuk “Kenyamanan Tanpa Batas: Kesiapan Infrastruktur PLN Mendukung Ekosistem EV dan Mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat”

PLN juga bersiap menghadapi mudik Lebaran 2026 dengan menambah fasilitas pengisian daya.

“Kami mempercepat pembangunan SPKLU di rest area dan menambahkan SPKLU mobil untuk mengantisipasi pemudik yang kehabisan energi secara mendadak,” jelas Donna.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Arifin Arifin menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendukung penuh pengembangan EV.

“Kami harus mendukung 100 persen agar Jawa Barat menjadi provinsi yang ramah lingkungan,” tegasnya.

Mitos vs Fakta EV: Bahas Baterai hingga Biaya Operasional

Dalam sesi lanjutan diskusi ini, peserta workshop membahas tema Mitos vs Fakta EV (Technical View).

Dalam diskusi tersebut dibahas sejumlah hal mulai dari Keamanan baterai (IP Rating) saat banjir/hujan, perbandingan biaya bensin vs listrik (Rp/km) hingga home Charging sebagai gaya hidup utama (80% pengisian di rumah).

Dalam diksusi ini menghadirkan Ketua Bidang Regulasi APPKLI, Benhur Lumbantobing dan Permadi Mohamad Nurhikmah (Dinas ESDM Jabar).

Benhur memaparkan perkembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB/KLBB).

“Teknologi baterai makin efisien, waktu pengisian lebih cepat, dan harga semakin variatif,” ujarnya.

Berdasarkan data Gaikindo, saat ini terdapat, 330.000 unit KLBB di Indonesia dan 103.931 unit mobil listrik.

“Persentasenya memang masih kecil, tetapi pertumbuhannya tinggi,” katanya.

Benhur juga mengungkap tren Home Charging terus meningkat. Dari 2024 di angka 32.215 unit lalu di 2025 menjadi 70.250 unit.

“Rata-rata 8–10 tahun atau 160.000–300.000 km. Penurunan performa sekitar 3 persen setelah dua tahun, lalu stabil. Setelah delapan tahun performa 70–80 persen,” jelasnya terkait umur baterai.

Sementara salah satu pengguna mobil EV mengatakan bahwa EV lebih hemat sekaligus berkontribusi terhadap lingkungan.

“Akselerasi responsif, ada regeneratif braking, smart ecosystem, dan silent cabin. Menggunakan EV bukan lagi eksperimen, tapi kebutuhan,” ujar Asep.

“Hemat biaya, bertenaga, dan saya ikut menjaga udara Parahyangan tetap bersih,” katanya.

Usai diskusi, peserta media diajak menjajal mobil listrik menuju SPKLU Suropati.

Di lokasi, peserta menyaksikan langsung proses pengisian daya.

Perwakilan PLN Bandung Utara menjelaskan teknis penggunaan aplikasi PLN Mobile dan Charge.IN untuk mengakses layanan SPKLU.

Menutup rangkaian acara, Social Media Team Suara.com, Ria Rizki, memberikan materi tentang, mengubah bahasa teknis menjadi bahasa publik, menentukan angle liputan humanis serta optimalisasi konten video pendek

Workshop ini diharapkan memperkuat pemahaman media terhadap isu transisi energi dan EV, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih akurat, mudah dipahami, dan relevan.***