Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 113

Respon Gerakan Indonesia ASRI, Adityawarman: Kota Bogor dari Dulu Terkenal Indah dan Nyaman

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil merespon positif Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Kota Bogor dan Bogor Raya dari dulu terkenal dengan keindahan dan kenyamanannya. Kita bisa tindaklanjuti arahan beliau terkait dengan estetika dengan menata kembali ruang informasi publik dari spanduk, baliho maupun bilboard”, papar Adityawarman kepada wartawan di Kantor DPRD Kota Bogor, Rabu (4/2/2026).

Gerakan Indonesia ASRI dikenalkan Prabowo dalam acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Prabowo mengatakan spanduk iklan berukuran besar hampir selalu dilihatnya terlalu banyak di daerah-daerah. Ia meminta Pemerintah Daerah agar menertibkannya.

“Apa yang disampaikan bapak presiden menjadi perhatian kita bersama”, ucap Adityawarman.

Adityawarman bertekad mengembalikan Kota Bogor sebagai kota yang nyaman untuk beristirahat. “Kita bisa menata dengan baik Kota Bogor sehingga bisa mengembalikan statusnya sebagai kota tempat peristirahatan yang nyaman”, pungkas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini.***

Walid Lombok Divonis 16 Tahun Penjara atas Kasus Kekerasan Seksual

0

Bogordaily.net – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mataram menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 16 tahun kepada Ahmad Faisal alias Walid Lombok.

Pimpinan yayasan salah satu pondok pesantren di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pencabulan serta persetubuhan terhadap sejumlah santriwati.

“Iya benar, terdakwa divonis pidana penjara selama 16 tahun,” ujar Humas PN Mataram, Kelik Trimargo, Jumat 6 Februari 2026.

Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Mataram, putusan tersebut merupakan akumulasi dari dua perkara terpisah yang ditangani majelis hakim, masing-masing tercatat dengan nomor 643/Pid.Sus/2025/PN Mtr dan 631/Pid.Sus/2025/PN Mtr.

Dalam perkara nomor 643/Pid.Sus/2025/PN Mtr terkait tindak pidana pencabulan, majelis hakim menyatakan Ahmad Faisal terbukti melakukan perbuatan cabul terhadap lebih dari satu korban.

Atas perbuatan tersebut, terdakwa dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara serta denda sebesar Rp10 juta subsider tiga bulan kurungan.

Selain pidana pokok, terdakwa juga diwajibkan membayar restitusi kepada empat korban dengan nominal yang berbeda-beda, yakni Rp9,85 juta, Rp10,77 juta, Rp9 juta, dan Rp5,37 juta.

Apabila kewajiban restitusi tersebut tidak dipenuhi, maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan.

Sementara itu, dalam perkara nomor 631/Pid.Sus/2025/PN Mtr yang berkaitan dengan tindak pidana persetubuhan, Ahmad Faisal dinyatakan terbukti menggunakan tipu muslihat dan bujuk rayu terhadap anak untuk melakukan persetubuhan, dengan jumlah korban lebih dari satu orang.

Dalam perkara ini, majelis hakim menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara serta denda Rp10 juta subsider 10 hari kurungan.

Tak hanya itu, terdakwa juga dibebankan kewajiban membayar restitusi kepada lima korban sebagaimana perhitungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) tertanggal 7 Oktober 2025.

Rinciannya masing-masing sebesar Rp120,6 juta, Rp120,65 juta, Rp120,38 juta, Rp120,33 juta, dan Rp123 juta.

Jika tidak dibayarkan, kewajiban tersebut diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan.

Fakta persidangan mengungkap, perbuatan keji yang dilakukan Walid Lombok berlangsung dalam rentang waktu panjang, yakni sejak 2016 hingga 2023.

Pelaku memanfaatkan posisinya sebagai tokoh agama yang disegani di lingkungan pondok pesantren untuk melancarkan aksinya.

Berbagai modus digunakan, mulai dari mendatangi korban saat berada di kamar tidur, melakukan sentuhan pada bagian tubuh sensitif, hingga menggunakan dalih mistis dengan mengaku melihat “bayangan putih” di tubuh korban.

Sejumlah korban juga mengaku dipaksa meminum ludah pelaku dengan alasan agar kelak memiliki keturunan yang membawa penerangan bagi lingkungan tempat tinggal mereka.

Sebelumnya, perwakilan Koalisi Stop Kekerasan Seksual, Joko Jumadi, mengungkapkan bahwa jumlah korban dalam kasus ini diduga mencapai puluhan orang dan sebagian besar merupakan alumni pondok pesantren tersebut.

Menurutnya, keberanian para korban untuk mengungkapkan pengalaman mereka muncul setelah menonton serial asal Malaysia berjudul Bidah.***

Eva Rudy Susmanto Tekankan Pentingnya Peran PKK di Era Digital dan Sinergi Sukseskan Program PKK

0

Bogordaily.net – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto menekankan kepada seluruh jajarannya agar bijak menghadapi era digital, serta berperan aktif menciptakan sinergi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya pada Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Pengurus serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Bogor yang digelar di Cibinong, Senin 9 Februari 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Ketua TP PKK Kecamatan, pengurus, serta perwakilan PKK dari seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Hadir Ketua IKIAD Kabupaten Bogor, Ketua Kadin Kabupaten Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, dan perwakilan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor.

Kegiatan diisi materi dari narasumber, Dr. Yane Ardian Bima Arya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan serta manajemen pengurus PKK di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bogor

Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto menekankan bahwa di era digital saat ini, para pengurus PKK harus semakin bijak dalam menyikapi arus informasi yang begitu terbuka.

Ia mengingatkan pentingnya memilah dan memilih konten yang layak dibagikan kepada publik, agar tidak menimbulkan dampak negatif dan tetap sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung PKK.

“Keberhasilan pelaksanaan program-program PKK tidak hanya ditentukan oleh ketua atau pengurus inti saja, tetapi oleh seluruh unsur, mulai dari pengurus, kader, hingga para penyuluh di lapangan,” ujar Eva.

Eva juga menegaskan bahwa gerakan PKK membutuhkan pribadi-pribadi yang memiliki jiwa kerelawanan dan bekerja dengan tulus untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor tanpa pamrih.

Menurutnya, apa yang ditanam hari ini dalam bentuk kebaikan, kelak akan kembali sebagai kebaikan pula.

“Saya mengajak seluruh pengurus untuk terus berjalan bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tandas Eva.

Eva berharap kegiatan tidak berhenti sebagai seremonial semata, melainkan mampu memberikan dampak nyata.

Para peserta diminta untuk menularkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh kepada PKK di tingkat desa, sehingga sinergi antara desa, kecamatan, dan kabupaten dapat terus terjaga dengan baik.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan pengurus PKK di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa yang terus konsisten mendukung program-program PKK,” ungkap Eva.

Ia menambahkan, Ketua TP PKK Kecamatan harus mampu mengayomi, menenangkan, dan menghadirkan solusi bagi anggotanya.

Komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program-program PKK.***

Kecelakaan Maut di Chinatown Singapura, Bocah WNI Tewas, Polisi Amankan Pengemudi

0

Bogordaily.net – Kepolisian Singapura mengamankan seorang perempuan berusia 38 tahun terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Chinatown, Singapura, pada 6 Februari 2026.

Insiden tersebut menewaskan seorang anak perempuan berusia enam tahun yang diketahui merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Informasi penangkapan disampaikan Kepolisian Singapura dalam pembaruan resmi pada Minggu, 8 Februari 2026.

Perempuan tersebut diamankan pada hari kejadian atas dugaan mengemudi tanpa kehati-hatian yang wajar hingga menyebabkan kematian. Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berlangsung.

Mengutip laporan The Straits Times, kecelakaan terjadi di South Bridge Road dan melibatkan seorang ibu dan anaknya.

Keduanya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Sang anak kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit akibat cedera serius yang dialaminya.

Disebutkan, korban ibu dan anak merupakan WNI. Insiden itu terjadi di area parkir yang berada di sebelah Buddha Tooth Relic Temple, salah satu kawasan yang ramai dikunjungi wisatawan di Chinatown.

Foto-foto pascakecelakaan sempat beredar di media sosial setelah diunggah oleh laman Facebook SG Road Vigilante.

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa kecelakaan terjadi saat pengemudi kendaraan hendak keluar dari area parkir.***

Kebijakan LPG 3 Kg Satu Harga Ditargetkan Berlaku 2026, Pembelian Wajib KTP Terdaftar

0

Bogordaily.net – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan rencana penerapan kebijakan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) satu harga akan mulai diberlakukan pada 2026.

Kebijakan ini berjalan seiring dengan pengetatan mekanisme pembelian LPG 3 kg yang mewajibkan konsumen terdaftar menggunakan KTP.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyampaikan bahwa kebijakan LPG satu harga dirancang beriringan dengan sistem pendataan masyarakat penerima subsidi.

Pendataan tersebut bertujuan memastikan LPG bersubsidi benar-benar diterima oleh kelompok yang berhak.

Rencana pengetatan ini dilakukan agar subsidi LPG 3 kg yang dialokasikan negara dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Pemerintah saat ini masih mempersiapkan basis data masyarakat penerima LPG bersubsidi hingga akhir tahun.

Sementara itu, mulai 2026 mendatang, masyarakat yang ingin membeli LPG 3 kg diwajibkan telah terdaftar dalam sistem tersebut. Dalam proses pendataan, Kementerian ESDM juga menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS).

“Ya terus, (tahun 2025) kerjasama sama BPS,” tandasnya.

Terkait kebijakan LPG 3 kg satu harga, sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah tengah menyiapkan revisi regulasi sebagai dasar hukum penerapannya.

Revisi tersebut mencakup Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 104 Tahun 2007 dan Perpres Nomor 38 Tahun 2019 yang mengatur penyediaan, pendistribusian, serta penetapan harga LPG tertentu.

Perubahan aturan ini ditujukan untuk mendorong terwujudnya keadilan energi, memperbaiki tata kelola subsidi, serta meningkatkan jaminan ketersediaan dan distribusi LPG 3 kg di dalam negeri.

Sasaran utama kebijakan ini meliputi rumah tangga sasaran, usaha mikro sasaran, nelayan sasaran, serta petani sasaran.***

Viral Video Lama, Eca Aura Klarifikasi Isu Tabung Whip Pink di Rumahnya

0

Bogordaily.net – Selebgram Eca Aura belakangan menjadi perhatian publik setelah beredarnya kembali sebuah video lama saat dirinya pindah rumah. Video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial karena menampilkan keberadaan tabung Whip Pink yang terlihat tersimpan di salah satu sudut rumah.

Spekulasi pun bermunculan, hingga akhirnya Eca Aura yang memiliki nama asli Elsa Novi Bani Japasal angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.

Ia menegaskan tidak pernah memiliki maupun menggunakan tabung tersebut untuk kepentingan apa pun.

“Di sini aku mau menyampaikan dengan jelas dan jujur, aku gak pernah memiliki, menggunakan, atau melakukan aktivitas apapun terkait dengan tabung pink,” kata Eca Aura.

Eca menjelaskan, video yang kembali viral tersebut diambil sekitar dua bulan lalu dan tersebar tanpa konteks yang utuh.

Menurutnya, potongan video tersebut kemudian disalahartikan setelah beredar luas di media sosial.

“Video itu diambil sekitar dua bulan yang lalu tanpa konteks yang utuh dan kemudian disalahartikan. Aku paham kenapa bisa muncul banyak spekulasi, karena sebuah potongan momen itu bisa memiliki arti berbeda ketika sudah di-share di media sosial,” tambahnya.

Meski telah membantah tudingan tersebut, Eca mengaku mengambil hikmah dari kejadian yang menimpanya.

Ia menyadari pentingnya bersikap lebih hati-hati dalam membagikan konten di ruang publik.

“Kejadian ini menjadi pelajaran yang berharga banget buat aku untuk ke depannya lebih berhati-hati dan bertanggung jawab, dengan apapun yang aku bagikan,” pungkasnya.***

Agar Tetap Aman Berkendara Saat Puasa, Perhatikan Sahur hingga Pola Istirahat

0

Bogordaily.net – Keamanan berkendara selama bulan puasa tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik pengemudi. Persiapan tubuh sejak waktu sahur menjadi faktor penting untuk menjaga konsentrasi dan stamina saat berada di jalan.

Sahur bukan sekadar rutinitas makan sebelum fajar, melainkan momen penting untuk mengisi energi agar tubuh tetap bugar hingga waktu berbuka.

Kualitas asupan saat sahur berperan besar dalam menjaga fokus dan menghindari kelelahan selama berkendara.

Berikut sejumlah tips yang dapat diterapkan pengendara mobil agar tetap aman dan nyaman saat mengemudi di bulan puasa.

Makanan tinggi serat seperti sayur dan buah dianjurkan karena mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Selain itu, konsumsi air putih yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi, yang kerap menjadi penyebab menurunnya konsentrasi saat berkendara.

Karbohidrat seperti nasi atau kentang berfungsi sebagai sumber tenaga utama yang dilepaskan secara perlahan oleh tubuh. Asupan ini membantu menjaga energi tetap stabil selama perjalanan.

Bagi pengendara yang akan menempuh perjalanan jauh, pola makan dengan komposisi gizi seimbang sangat disarankan.

Asupan protein berkualitas seperti daging, telur, dan susu berperan penting dalam menjaga kekuatan otot serta mendukung metabolisme agar tubuh tidak mudah lelah.

Saat berpuasa, tubuh cenderung lebih cepat mengantuk karena penyesuaian pola makan dan aktivitas.

Kurang tidur dapat berdampak pada menurunnya fokus saat mengemudi. Oleh karena itu, istirahat yang cukup menjadi kunci agar pengendara tetap prima dan waspada di jalan raya.

Dengan memperhatikan asupan sahur, pola makan, serta waktu istirahat, pengendara diharapkan dapat tetap aman dan nyaman berkendara selama menjalankan ibadah puasa.***

Viral Rekaman Pria Bawa Karung di Tambora, Dikira Mayat Ternyata Biawak

0

Bogordaily.net – Warga Kelurahan Krendang Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, sempat dihebohkan oleh beredarnya potongan rekaman kamera pengawas (CCTV) seorang pria bawa karung sejak Sabtu malam, 7 Februari 2026. Video tersebut ramai dibagikan melalui media sosial dan grup WhatsApp warga.

Dalam rekaman CCTV itu, terlihat seorang pria berjalan melintasi Gang 2 RT 012/06 sekitar pukul 18.58 WIB sambil memanggul sebuah karung berukuran besar.

Bentuk karung yang dinilai menyerupai tubuh manusia memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Narasi dugaan pembuangan mayat pun dengan cepat menyebar dan menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.

Merespons situasi tersebut, Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat bersama jajaran Polsek Tambora langsung bergerak melakukan penelusuran.

Petugas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan lanjutan, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lingkungan serta mengidentifikasi pria yang terekam dalam video viral tersebut.

Dalam waktu singkat, polisi berhasil menemukan dan menghubungi pria yang bersangkutan. Klarifikasi dilakukan secara langsung melalui panggilan video oleh pihak kepolisian.

Hasilnya, polisi memastikan bahwa isi karung yang dibawa pria tersebut bukanlah jenazah manusia.

Berdasarkan bukti yang ditunjukkan, karung tersebut diketahui berisi seekor biawak, bukan mayat seperti yang ramai diperbincangkan sebelumnya.

Dengan klarifikasi tersebut, polisi menegaskan bahwa informasi dugaan pembuangan mayat yang beredar di masyarakat tidak benar dan meminta warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.***

Harga Emas Antam Terbaru Senin 9 Februari 2026, Cek di Sini!

0

Bogordaily.net – Bagi Anda yang ingin investasi, ketahui dulu harga emas logam mulia (LM) Antam terbaru yang dijual per gram Senin 9 Februari 2026.

Antam tetap menyediakan berbagai ukuran berat emas lm mulai dari yang terkecil, yaitu 0,5 gram, hingga yang terbesar, 1.000 gram.

Harga Emas Antam Senin 9 Februari 2026

Segini harga emas produksi Antam :

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.520.000
Harga emas 1 gram: Rp 2.940.000
Harga emas 5 gram: Rp 14.475.000
Harga emas 10 gram: Rp 28.895.000
Harga emas 25 gram: Rp 72.112.000
Harga emas 50 gram: Rp 144.145.000
Harga emas 100 gram: Rp 288.212.000
Harga emas 250 gram: Rp 720.265.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.440.320.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.880.600.000

Manfaat Beli Emas Logam Mulia

1. Nilainya Stabil

Salah satu hal yang membuat banyak orang berminat menabung emas yaitu karena nilai emas stabil.

Walaupun terkadang mengalami penurunan nilai, namun nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Harga yang stabil membuat banyak investor emas bisa mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

2. Modal Awal Relatif Kecil

Sejauh ini mungkin banyak di antara kita yang mengira bahwa tabungan emas memerlukan modal awal yang besar. Padahal, menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil.

Anda dapat menabung emas Antam mulai dari 0,01 gram dengan biaya fasilitas penitipan emas per tahun sebesar Rp30.000.

3. Likuiditas Tinggi

Keunggulan tabungan emas Antam lainnya yaitu likuiditasnya tinggi atau mudah dicairkan.

Anda dapat mencairkan tabungan emas dalam bentuk emas batangan atau uang tunai sesuai saldo gram emas yang dimiliki.

Lembaga penyedia tabungan emas ini biasanya menyediakan fasilitas buyback atau beli kembali emas.

Misalnya, saat Anda memiliki tabungan emas, Anda dapat menjualnya kembali dengan nominal minimal sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Bisa Menjadi Jaminan Gadai

Ketika Anda membutuhkan uang dalam waktu cepat, namun tidak ingin menjual emas yang dimiliki.

Maka Anda bisa menjadikan emas tersebut sebagai jaminan. Hal ini dikarenakan, emas memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat dijadikan sebagai jaminan.

Tak hanya itu, nilai gadai emas juga lebih tinggi dibandingkan barang lain karena harganya sudah diketahui pasti.

Dengan memilih gadai, emas yang dijadikan sebagai jaminan tidak akan berpindah kepemilikannya.

Emas tersebut tetap menjadi milik Anda dan saat ada uang lagi, Anda dapat menebus emas tersebut kembali.

Demikian update harga emas LM Antam per gram hari ini yang dijual Pegadaian, Senin 9 Februari 2026***

Dedie Rachim Soroti Judi dan Pinjaman Online serta Bullying di Lingkungan Pelajar

0

Bogordaily.net – Judi online, pinjaman online, serta perilaku perundungan di kalangan pelajar menjadi perhatian serius Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Menurutnya, kemudahan akses melalui gawai dapat mempengaruhi pola pikir dan berpotensi menjerumuskan pada perilaku negatif, seperti perundungan (bullying), pemalakan, tawuran, dan tindakan menyimpang lainnya.

“Ikut judi adalah sebuah kebodohan, walaupun menang sesekali, setelah itu pasti jatuh,” ucapnya saat bertindak sebagai inspektur upacara bendera di SMA Negeri 3 Kota Bogor, Senin (9/2/2026).

Tak hanya itu, dalam amanatnya, Dedie Rachim mengingatkan pentingnya membangun karakter sejak dini sebagai bekal meraih cita-cita dan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Jika di sekolah ada korban perundungan, laporkan. Jika ada anak yang suka memalak, laporkan. Kota Bogor sudah memiliki Tim SIGAP bersama Polresta Bogor Kota yang akan memproses secara hukum pelaku pemalakan maupun perundungan. Tidak boleh ada anak-anak yang melakukan bullying atau memalak,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Dedie Rachim mengajak para siswa untuk meraih masa depan secara kolektif dengan menjaga dan melestarikan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pada usia produktif harus didukung oleh kondisi alam yang terjaga agar masa depan dapat diraih dengan penuh optimisme.

Menjaga dan melestarikan lingkungan, menurutnya, menjadi tantangan bersama mengingat saat ini kerap terjadi bencana akibat perubahan iklim dan bencana iklim (climate change dan climate disaster). Salah satu faktor penyebabnya adalah pengelolaan sampah yang belum optimal sehingga mempercepat peningkatan suhu bumi.

“Kepada para tenaga pendidik, saya mengingatkan agar kebiasaan membuang sampah harus diperbaiki dengan kebiasaan mengolah dan memilah sampah. Tanpa disadari, climate change dan climate disaster terjadi akibat pengelolaan sampah yang buruk yang kemudian menutup sebagian permukaan bumi dan menimbulkan panas yang lebih cepat,” ucap Dedie Rachim.***